90 pesen penyebaran virus yang terjadi di indonesia melalui sebuah media penyimpanan yaitu Removable storage. Semakin murah dan banyaknya pengguna Removable storage (flash disk, memmory card, hd external dll) dimanfaatkan pembuat virus untuk membuat sebuah virus yang dapat menyebar dengan cepat melalui media penyimpanan yaitu Removable storage. Pembuat virus berlomba-lomba membuat virus agar bisa mengelabuhi anti virus.
Ketika satu virus sudah terdeteksi maka pembuat virus sudah menyipakan cara yang lain untuk lolos dari antivirus. Dampaknya sangat signifikan pada lingkungan Warnet, Rental komputer dan perkantoran khusunya untuk UKM. Untuk warnet dan rental komputer mereka tidak bia memonitor siapa saja yang menancapkan flash disk ke dalam komputer mereka dan untuk UKM harga anti virus yang mahal dan tidak mampu membeli server untuk menerapkan policy perusahaan.
Karena alasan di atas sebagai sysadmin perlu untuk membatasi pengguna atau penyewa komputer agar tidak menggunakan removable storage. Bukanya di larang penuh! Demi keamanan seorang sysadmin bisa menerapkan transfer data yang memalui Removable storage di lakukan pada sebuah PC, dengan begitu sysadmin dapat memonitor penggunaan dari Removable Storage.
Pada artikel ini saya akan mencontohkan bagaimana ‘melarang’ penggunaaan Removable Storage (Flash disk, Memmory Card, HD External dll) pada Windows 7. Untuk menonaktifkan Removable Storage pada Windows 7 :
1. Buka MMC, ketikan MMC pada Instant search kemudian Enter
2. Setelah MMC terbuka selanjutkan menambahkan Group Policy snap-ins, pada menu file pilih Add/Remove Snap-in….
3. Muncul Jendela Add or Remove Snap-ins, Pilih Group Policy Object pada kolom sebelah kiri kemudian klik tombol Add >.
4. Muncul jendela Welcome to the Group Policy Wizzard, kemudian beri nama pada Group Policy Object lalu Finish.
5. Sehingga tampilan seperti terlihat pada gambar di bawah kemudian OK.
6. Muncul halaman Local Computer Policy, klik Local Computer Policy – User Configuration – All Setting – kemudian cari rules yang bernama All Removable Storage calsses: Deny all Acces klik 2 kali.
7. Muncul halaman All Removable Storage calsses: Deny all Acces editor, pilih Enable dan pada comment anda bisa mengetikan keterangan dari configurasi dari rules tersebut kemudian OK.
8. Agar melihat efeknya update GPO anda dengan membuka command prompt ketikan CMD pada Instant Search lalu Enter dan kemudian ketikan gpupdate.
9. Untuk mengetesnya, colokan flash disk anda pada jack USB yang terdapat pada komputer, buka WIndows Explorer klik drive flash disk anda akan Muncul peringatan Access is denied.
Oke berhasil, mungkin untuk artikel selanjutnya saya akan menggunakan Windows Server 2008 untuk membatasi user yang join domain agar tidak bisa menggunakan Removable Storage.