Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel saya pada edisi yang terdahulu yaitu Membangun FTP server dengan Windows 7. Sebagai pengingat, FTP server adalah sebuah server yang menjalankan aplikasi untuk memberikan layanan download dan upload file antar jaringan (TCP/IP) yang memanfaatkan File Tranfers Protocol (FTP). FTP merupakan protocol standar untuk melakukan tukar menukar file dalam jaringan yang berjalan pada lapisan aplikasi dari 7 lapisan OSI Network (http://id.wikipedia.org/wiki/Model_OSI). Untuk dapat mengakses FTP server dibutuhkan sebuah aplikasi FTP Client seperti FileZilla, WS_FTP, Cute_FTP dll atau paling sederhana dengan menggunakan Browser.
Keamanan data sangat penting, apalagi ketika kita menggunakan jaringan internet. Tak dipungkiri masih banyak orang yang mengganggap masalah kemanan data itu sepele. Hal ini tidak lain karena kesadaran (awareness) keamanan data yang kurang atau juga mereka belum mempunyai pengalaman kehilangan data atau pencurian data. Sebagai seorang system administrator lebih baik mencegah kehilangan data dari pada harus mengembalikan dan memperbaiki data. Belum lagi jika data-data tersebut merupakan data rahasia perusahaan yang bisa berdampak pada untung ruginya sebuah perusahaan. Jika hal itu terjadi bersiap-siaplah anda untuk melamar di perusahaan lain, tentu hal itu tidak diinginkan. Penulis berharap kita semua selalu sadar mengenai masalah keamanan data ini.
Seperti kita tahu bahwa untuk melakukan upload dan download data dengan menggunakan FTP bukan merupakan cara yang aman. Tetapi kita tetap dapat menggunakan FTP untuk melakukan download dan upload dengan menumpangkannya pada sebuah protocol SSL atau yang disebut dengan FTP Over SSL. FTP Over SSL juga sering di sebut dengan FTPS, dengan menggunakan FTPS maka data yang di transfer pada jaringan akan di enkripsi dengan begitu data tidak akan mudah di baca oleh program-program pengintai (sniff).
Untuk melakukan pengaturan FTP over SSL ikuti langkah-langkah berikut :D
1. Sebelum anda membuat FTP server lebih baik membuat certificate terlebih dahulu, Buka Internet Information Services Manager, klik Start kemudian ketikan IIS lalu pilih Internet Information Services (IIS) Manager.

2. Pada root IIS manager Pilih Server Certificates.

3. Kemudian pada panel Action pilih Create Self-Signed Certificates.
Pada contoh ini penulis menciptakan Certificate dengan memanfaatkan fitur yang ada pada IIS Manager, selain itu anda juga menggunakan Certificate dari pihak ketiga seperti dari VeriSign, DigiCert, GoDaddy, comodo dll.

4. Muncul jendela Specify Friendly Name ketikan nama certificate sebagai contoh MugiCert.

5. Setelah membuat certificate langkah selanjutnya yaitu membuat FTP server. Pada panel Connection klik kanan pada Site pilih Add FTP Site… lalu klik tombol OK.

6. Muncul jendela Site Information, tentukan nama dan Directory dari FTP server misal Ftp site name: MugiOverSSL dan pada Content Directiry d:\FTP-DATA lalu klim tombol Next.

7. Muncul jendela Binding and SSl Settings, tentukan IP address dan port yang akan di gunakan misal IP Adress: 10.10.10.10 dan port: 21 selain itu jangan lupa Centang pilihan Start FTP site automatically dan pilih opsi Allow SSL lalu klik tombol Next.

8. Muncul jendela Authentication and Authorization Informations, pada Authentication pilih Basic dan pada Authorization pilih user yang akan di berikan akses pada contoh penulis memberikan akses kepada user Chelsea lalu klik tombol Finish.
Jika anda ingin mengalokasikan kepada beberapa user, lebih baik anda membuat sebuah Group user kemudian masukan user-user tersebut ke dalannya. kemudian pada Allow access to: pilih opsi Specified roles or user groups kemudian ketikan nama user groups-nya.

9. FTP Site (FTP Server) telah berhasil di buat, langkah selanjutnya yaitu melakukan pengaturan FTP Over SSL. Klik pada FTP server kemudian pilih FTP SSL Settings.

10. Muncul jendela FTP SSL Settings pada SSL certificate pilih sertificate yang telah kita buat sebelumnya MugiCert, kemudian pada SSL Policy pilih opsi Custome lalu klik tombol Advance.

11. Muncul jendela Advanced SSL Policy, pada Control Chanel pilih opsi Require only for credentials dan pada Data Chanel pilih opsi Allow lalu klik tombol OK.

12. Setelah selesai melakukan pengaturan klik Apply pada panel Actions.

13. Setelah selesai coba buka melalui Browser, ternyata muncul error, browser tidak mendukung FTP Over SSL.

14. Selanjutnya penulis menggunakan FTP client FileZilla, agar dapat membuka FTP Site (FTP server) anda harus melakukan beberapa pengaturan. Klik pada Open the Site Manager.

15. Kemudian klik tombol New Site pada Tab General isikan sesuai dengan pengaturan yang telah kita lakukan sebelumnya.
Host : 10.10.10.10 port : 21
Server Type : FTPES – FTP Over explicit TLS/SSL
Logon Type : Normal
User : Chelsea
Passowrd : password
Kemudian klik tombol Connect

16. Muncul jendela Unknown certificate klik tombol OK.

17. FileZilla telah berhasil login, selanjutnya anda dapat melakukan transfer data
