Membatasi pengunaan aplikasi.

Pada kesempatan kali ini penulis ingin membahas application restriction yang sesuai dengan tema pada edisi ini tentang Internet Sehat atau Parental Control. Application restriction adalah membatasi aplikasi yang bisa di jalankan dan tidak oleh pengguna komputer. Membatasi beberapa aplikasi yang dapat di gunakan dan tidak juga merupakan salah satu cara tindakan keamanan komputer. Teknik ini biasa dipakai pada komputer ‘bersama’ yang artinya satu komputer digunakan oleh beberapa orang contohnya komputer yang berada dalam ruangan keluarga.

Tidak semua orang tua dapat mendampingi anak-anak atau serorang kakak dapat mendapingi adik-adik mereka ketika menggunakan komputer. Tak ingin mereka menjalankan aplikasi-aplikasi penting milik ayah, ibu atau kakak yang bisa berakibat berubahnya data atau rusaknya pengaturan aplikasi terebut, dan tak ingin mereka membuka situ-situs internet yang tidak sesuai dengan umur dan keadaan mental mereka. Dengan mengaplikasikan application restriction tersebut dapat mencegah anak-anak melakukan hal-hal tersebut.

Mungkin ada pertanyaan “Benarkan hanya dengan application restriction dapat membatasi anak-anak untuk mengakses situs-situs dewasa dan sejenis?” jawabnya bisa “ya” dan “tidak”. “Tidak” jika anda menggunakan browser regular seperti Internet Explorer, Firefox dan Chrome (tanpa add-on parental control), “Ya” jika anda menggunakan browser khusus anak-anak yang memang sudah dirancang khusus untuk anak-anak. Seperti Kidzui, Zac Browser, KidCD browser dan lain-lain, kebanyakan browser-browser tersebut juga gratis, jadi cukup memberikan banyak pilihan kepada para orang tua untuk memilih browser yang tepat untuk anak mereka.

Untuk membatasi sebuah program atau aplikasi agar tidak bisa di jalankan oleh seorang user dalam windows 7 anda bisa menggunakan parental control. Sebelum melakukan pengaturan sebaiknya anda menyediakan 2 user pada komputer, satu untuk orang tua dengan hak akses Administrator dan satu lagi untuk user anak tentunya dengan hak akses hanya sebagai standar user agar sang anak tiak dapat melakukan perubahan pengarutan yang di lakukan oleh orang tua

1. Logon sebagai orang tua (Administrator)

2. Buka parental control dari Start Control panel kemudian klik Set up parental control for any user.

Gambar1

3. Muncul jendela Parental Control langkah selanjutnya adalah memilih user anak, sebagai contoh saya menggunakan Chelsea dengan hak akses sebagai Standar User.

Gambar2

4. Pada jendela User Control pertama aktifkan Parental Control untuk user tersebut dengan memilih opsi On, enforce current settings kemudian pada Windows Settings pilih Allow and block specific programs.

Gambar3

5. Selanjutnya muncul jendela Application Restriction, di sini anda bisa memilih aplikasi apa saja yang boleh di jalankan dengan memberikan tanda centang, sebagai contoh penulis hanya membolehkan user menjalankan aplikasi Internet Explorer. Centang pada iexplorer.exe kemudian klik tombol OK.

Gambar4

6. Pengaturan parental control sudah selesai selanjutnya logout komputer, untuk mengetest pengaturan yang telah kita lakukan.

7. Logon dengan user anak, misal Chelsea.

8. Coba buka Firefox, dari menu StartAll Programs pilih Firefox.

Gambar5

9. Muncul Windows Parental control pop-up dengan keterangan Parental Controls has blocked this program. Yang artinya bahwa aplikasi tersebut tidak dapat di jalankan karena di blok oleh Parental Control.

Gambar6

10. Selanjutnya buka Internet explorer, dari menu StartAll Programs pilih Internet Explorer. Ternyata Internet Explorer bisa di buka dan bisa untuk melakukan browsing. Berarti pengaturan yang penulis lakukan telah berhasil, sangat mudah sekali bukan? J Pada contoh ini penulis menggunakan Internet Explorer hanya sebagai contoh, yang mana anda dapat menginstal browser-broswser yang khusus untuk anak-anak seperti yang telah penulis sebutkan di atas.

Gambar7

Di ambil dari Tabloid PC Plus

Published Monday, December 12, 2011 10:25 AM by Andik susilo
Powered by Community Server (Commercial Edition), by Telligent Systems