Merubah ukuran Virtual Hardisk (.VHD) pada Hyper-V

Seperti kita tahu bahwa virtualisasi adalah sebuah solusi untuk melakukan pengoptimalisasian resource. Resource di sini tidak hanya sebatas hardware tetapi juga dari sisi biaya, daya dan manajemen. Dengan menggunakan virtuliasasi kita juga akan jauh lebih mudah dalam melakukan manajemen. Masih banyak ditemui pada perusahaan-perusahaan atau organisasi penggunaan resourse tidak seuai dengan yang kebutuhan, sebagai contoh untuk mesin yang beroperasi sebagai sebuah DNS server mempunyai spesifikasi hardware processor 4 core, memory 8 Gb dan hard disk 500 GB, tentu hal ini sebuah pemborosan, dengan spesifikasi seperti diatas seharusnya bisa di gunakan untuk menginstall 2 sampai 3 role server (tergantung besar kecilnya perusahaan) misal role untuk Domain Controller dan DNS server.

Memang, tidak semua role server bisa di tempatkan pada satu mesin yang sama tentunya kita dapat memilah-milah role mana saja yang bisa divirtualisasi dan ditempatkan pada mesih fisik yang sama. Meskipun begitu dengan adanya virtualisasi kita dapat mengoptimalkan penggunaan hardware secara maksimal.

Oke, pada kesempatan kali ini penulis ingin membahas bagaimana merubah ukuran hardisk pada sebuah virtual mesin. Tentu hal ini tidak akan seribet pada komputer fisik, dimana kita harus membuka cashing komputer dan menggantinya dengan hardisk yang berkapasitas lebih besar atau lebih kecil. Kebetulan penulis bekerja pada salah satu perusahaan penyedia layanan cloud computing dimana sehari-hari selalu berhadapan dengan virtual mesin, dari berbagai masalah yang penulis hadapi salah satunya yaitu, dimana penulis harus melakukan perubahan kapasitas hardisk pada virtual mesin baik perubahan ke lebih besar atau lebih kecil.

Pada tutorial kali ini penulis hanya akan membahas bagaimana untuk mengecilkan kapasitas hardisk (VHD) pada Hyper-V, dan untuk memperbesar kapasitas hardisk akan penulis bahas pada artikel selanjutnya. Untuk mengecilkan hardisk virtual mesin pada Hyper-V langkah pertama yang harus di lakukan adalah mengecilkan partisi hardisk pada sistem operasi kemudian shutdown virtual mesin, langkah kedua mengecilkan hardsik dengan tool VHDResizer yang dapat di download di sini http://vmtoolkit.com/files/ secara gratis, setiga, setelah proses pengecilan selesai remove virtual hardisk yang lama dan dan ganti dengan virtual hardisk yang baru. Berikut langkah-langlah detailnya :

1. Masuk ke dalam virtual mesin yang dimaksud, kemudian buka Disk management, Dari menu Start klik kanan pada Computer pilih Manage.

Gambar1

Gambar1

2. Selanjutnya masuk ke menu StorageDisk Management klik kanan pada hardisk yang ingin di kecilkan lalu pilih Shrink volume….

Gambar2

Gambar2

3. Pada halaman Shrink, masukan seberapa besar hardisk akan di kurangin, pada contoh di bawah penulis ingin mengurangi kapasitas hard disk sebesar 5 GB, pada Enter the amount of space to shring in MB : 5000 kemudian klik tombol Shrink. Proses ini akan memakan beberapa waktu, tunggu sampai selesai.

Gambar3

Gambar3

4. Berikut tampilan hard disk setelah di kecilkan

Gambar4

Gambar4

5. Selanjutnya shutdown virtual mesin.

6. Buka VHD resizer, pastikan VHDResizer telah terinstall, dari StartAll Programs lalu klik VHD Resizer.

Gambar5

Gambar5

7. Langsung muncul jendela Select Virtual Hard Drive to Resize kemudian cari dimana hardisk yang akan dikecilkan kemudian klik tombol Open.

Gambar6

Gambar6

8. Selanjutnya menentukan dimana file hasil resize akan di simpan, klik tombol Save as kemudian berikan nama baru pada hard disk tersebut Windows7_New.vhd, dan tentukan besaran hardisk yang baru New size: 16 GB, pastikan lebih besar dari nilai minimal Min: 15 GB, lalu klik tombol resize, tunggu proses sampai selesai, lamanya tergantung dari besar kecilnya hardisk yang akan di resize.

Gambar7

Gambar7

9. Jika sudah selesai hasilnya seperti pada gambar berikut, perhatikan pada kolom Size, Windows7.vhd adalah hardisk sebelum dikecilkan dan Windows7_New.vhd hardisk setelah di kecilkan.

Gambar8

Gambar8

10. Setelah itu langkah selanjutnya mengganti hardisk yang lama dengan hardisk hasil resize.

11. Klik kanan pada virtual mesin kemudian pilih Settings….

Gambar9

Gambar9

12. Masuk menu IDE Cntroller 0 pilih Hard Drive, untuk mencopot hardisk yang lama klik tombol Remove.

Gambar10

Gambar10

13. Setelah mencopot hardisk yang lama langkah selanjutnya yaitu memasang hardisk yang baru, masih pada menu IDE Controller 0 pilih Hard Drive kemudian klik tombol Add.

Gambar11

Gambar11

14. Muncul halaman Hard Drive klik tombol Browse, kemudian cari dimana lokasi hardisk baru Windows7_New.vhd kemudian klik tombol OK.

Gambar12

Gambar12

15. Selanjutnya kamu dapat menyalakan virtual mesin kembali J

Published Wednesday, February 22, 2012 12:09 PM by Andik susilo

Comments

# Panduan Hyper-V untuk pemula

Thursday, May 31, 2012 11:23 AM by Andik Susilo Blog's

Arikel ini di tujukan kepada yang masih awam tentang Hyper-V atau ingin belajar Hyper-V. Pada arikel

# Panduan Hyper-V untuk pemula

Thursday, May 31, 2012 11:23 AM by Andik Susilo Blog's

Arikel ini di tujukan kepada yang masih awam tentang Hyper-V atau ingin belajar Hyper-V. Pada arikel

# Panduan Hyper-V untuk pemula | HDR03086

Thursday, October 25, 2012 5:48 PM by Panduan Hyper-V untuk pemula | HDR03086

Pingback from  Panduan Hyper-V untuk pemula | HDR03086

Powered by Community Server (Commercial Edition), by Telligent Systems