March 2009 - Posts
Sore tadi, seorang teman mengeluhkan Word 2007 pada laptopnya yang tidak bisa mencetak warna pada halaman. Padahal dia baru saja membeli sebuah printer inkjet baru untuk keperluan pembuatan beberapa flyer. Jika dokumen dia buka, warna berikut gambar latar belakang halaman yang dia buat terlihat dengan jelas dan indah, namun saat dicetak, Word 2007 tetap enggan untuk menampilkannya pada kertas.
Repair Office 2007 sudah dilakukan, bahkan di-install ulang. Dan terakhir dia bahkan melakukan format dan install ulang Windows. Namun masalahnya tetap muncul.
Jadi apa yang bermasalah disini ? Sebetulnya tidak ada masalah apapun, karena secara default Word 2007 memang tidak akan mencetak variasi apapun yang kita tambahkan sebagai latar belakang halaman. Hal ini mungkin dibuat Microsoft untuk mencegah pemborosan tinta :D
Jika kita memang ingin mencetaknya, tinggal aktifkan seting agar Word 2007 mau mencetak variasi tersebut. Caranya sangat sederhana, tinggal klik Office Button di sudut kiri atas bidang aplikasi Word 2007 lalu klik Word Options.
Pilih Display lalu cari bagian Printing Options. Disini kita tinggal mengaktifkan seting Print background colors and images.
Akhiri dengan menekan tombol Ok.
Dan sekarang teman saya bisa tertawa gembira karena semua flyer bikinannya akhirnya bisa tercetak dengan sempurna. :-)
Word 2007 menyediakan cara cepat untuk membuat garis horisontal pada dokumen kita dibandingkan dengan menggunakan fasilitas border. Caranya juga sangat sederhana, cukup ketikan 3 karakter tertentu berturut-turut diikuti dengan tombol Enter, dan secara otomatis Word akan membuatkan sebuah garis horisontal pada dokumen kita.
Karakter yang dapat digunakan untuk membuat garis horisontal ini adalah:
- Minus (-)
- Bintang (*)
- Garis bawah (_)
- Sama dengan (=)
- Pagar (#)
- Tilde (~)
Contoh tipe garis horisontal yang akan kita dapatkan bisa dilihat pada gambar berikut ini.
Demikian dan mudah-mudahan tips singkat ini ada gunanya.
Pada Word 2007, selain memilih obyek teks dalam arah horisontal seperti yang biasa kita lakukan, kita pun dapat memilih obyek teks secara vertikal. Fasilitas ini lumayan berguna jika kita sedang bekerja dengan dokumen yang isinya relatif statis dan kita membutuhkan koreksi pada beberapa teks yang sama dalam arah vertikal.
Agar lebih jelas, perhatikan contoh dokumen berikut ini.
Bagaimana caranya untuk merubah format semua kata “Kota” menjadi Bold (tebal) ?
Dengan memanfaatkan fasilitas Replace kita dapat dengan mudah melakukan hal tersebut. Namun bagaimana jika kata yang akan dibuat Bold adalah Bandung, Jakarta, Surabaya dan Medan ?
Cara yang paling cepat untuk melakukan hal tersebut tentunya dengan memilih kata Bandung hingga Medan. Namun berbeda dengan cara memilih teks yang biasa kita gunakan, kali ini kita pilih bagian dokumen dengan arah vertikal. Caranya cukup tekan dan tahan tombol Alt pada keyboard lalu dengan menggunakan mouse pilih kata Bandung hingga Medan. Contohnya seperti gambar berikut ini.
Dan setelah dipilih, tentunya kita tinggal merubah format yang kita inginkan :-)
Fasilitas untuk memilih secara vertikal ini juga bisa saja digunakan dalam sebuah dokumen kompleks seperti berikut ini.
Demikian dan mudah-mudahan tips singkat ini ada gunanya.
Ini lagi iseng, mencoba menghubungkan perangkat Windows Mobile dengan Windows 7 Beta. Tadinya berharap di Windows 7 ini sudah ada drivernya secara built-in, namun ternyata belum :-( Mungkin karena masih beta, mudah-mudahan di versi finalnya nanti driver untuk perangkat ini sudah diikut sertakan secara default.
Lantas bagaimana jika kita tetap ingin menghubungkan perangkat Windows Mobile ini ke Windows 7 Beta ? Tentu saja hal pertama yang harus dilakukan adalah mendownload drivernya dulu. Driver yang digunakan yaitu Windows Mobile Device Center Driver yang bisa kita ambil di situs resmi Microsoft, yaitu di:
http://www.microsoft.com/windowsmobile/en-us/help/synchronize/device-center-download.mspx
Saat hendak mendownload, perhatikan baik-baik untuk memilih versi yang benar, apakah 32 bit atau 64 bit. Lalu pada situs tersebut juga kita tidak akan mendapatkan keterangan apapun tentang Windows 7, namun tidak masalah karena kita bisa menggunakan driver untuk Vista.
Setelah proses download selesai, kita akan mendapatkan sebuah file dengan nama DRVUPDATE-X86.EXE (nama file tergantung platform yang dipilih). Jalankan file tersebut seperti biasa hingga kotak dialog proses instalasi akan tampil.
Setelah beberapa saat pada system tray akan muncul informasi bahwa driver telah terinstall dengan sukses.
Selanjutnya adalah kotak dialog License Agreement yang tentunya harus kita setujui :D
Tunggu lagi beberapa saat hingga Windows Mobile Device Center akan terbuka dengan status Connected.
Cek juga di Windows Explorer untuk memastikan bahwa perangkat mobile kita sudah bisa di-explore.
Sampai sini kita sudah dapat menggunakan kembali perangkat Windows Mobile kita bersama dengan Windows 7 Beta.
Demikian dan mudah-mudahan tulisan iseng dan singkat ini ada gunanya :-)
Catatan:
- Versi Windows 7 yang digunakan: Windows 7 Beta build 7000 edisi 32 bit.
- Versi Windows Mobile yang digunakan: Windows Mobile 6.1.
- Perangkat yang digunakan: HTC Tytn II.
Menjelang pulang kantor, seorang rekan menanyakan tentang kenapa tampilan aplikasi Microsoft Office 2007 di laptop saya bisa berwarna hitam ? Sebetulnya ini pertanyaan sederhana dengan jawaban yang sangat sederhana juga, dan karena terlalu sederhana inilah yang membuat sebagian besar pengguna Office 2007 tidak menyadari bahwa sebetulnya aplikasi Office 2007 ini memiliki fasilitas Color Scheme yang bisa kita rubah dengan sangat mudah. Sayangnya Color Scheme yang disediakan hanya ada 3 warna, yaitu Blue, Silver dan Black. Mudah-mudahan pada versi Office selanjutnya jumlah warna ini akan ditambah lagi.
Seperti yang sudah saya sebutkan, bahwa cara mengganti Color Scheme ini sangat mudah. Tinggal klik Office Button yang ada di sudut kiri atas aplikasi Office 2007 lalu pilih tombol Word Options. Untuk aplikasi lainnya sama saja, misalnya untuk Excel maka yang kita tekan adalah tombol Excel Options, untuk PowerPoint tombol yang kita tekan adalah PowerPoint Options, dan demikian seterusnya.
Pada kotak dialog yang tampil, secara default akan terbuka tab Popular. Pada tab ini, di sebelah kanan, perhatikan bagian Color scheme. Disini kita tinggal memilih warna yang kita inginkan, yaitu Blue, Silver atau Black :-)
Contoh tampilan untuk Color Scheme tersebut adalah sebagai berikut.
Blue
Silver
Black
Demikian dan mudah-mudahan tulisan singkat ini ada gunanya :-)
Saat mengajar materi Word 2007, seringkali saya harus membuat beberapa contoh kalimat untuk mempertegas materi yang sedang dibawakan. Untungnya pada Word 2007 terdapat fasilitas untuk itu. Contoh kalimat tersebut sengaja saya sebut Dummy Teks karena kalau kita baca sebetulnya memang tidak ada artinya :-)
Cara Pertama
Ketikan teks berikut ini dibagian dokumen yang ingin kita sisipkan Dummy Teks tersebut.
=lorem()
Tekan Enter dan contoh hasilnya sebagai berikut ini:
Rangkaian Dummy Teks tersebut biasanya kita temukan pada contoh template website yang banyak beredar di jagad Internet.
Cara Kedua
Sama dengan cara pertama, hanya yang kita ketikan adalah teks berikut ini.
=rand()
Tekan Enter dan hasilnya sebagai berikut:
Dummy Teks yang ini lebih bagus karena kalimatnya lebih bisa dimengerti dibandingkan dengan Dummy Teks pada cara pertama :-)
Cara Ketiga
Masih sama juga caranya dengan cara sebelumnya, teks yang kita ketikan adalah:
=rand.old()
Tekan Enter dan hasilnya sebagi berikut:
Dummy teks yang ini biasanya digunakan sebagai contoh kalimat pada saat pemilihan Font di sistem operasi Windows.
Variasi
Pada ketiga cara tersebut, kita dapat menambahkan jumlah paragraf serta jumlah baris kalimat pada tiap paragraf sesuai kebutuhan, yaitu dengan menambahkan p,l didalam tanda kurung yang terdapat diakhir perintah. Jadi teks yang kita ketikan menjadi =lorem(p,l) atau =rand(p,l) atau =rand.old(p,l).
Nilai p dan l ini tentunya kita ganti dengan angka berapapun, sesuai yang kita inginkan. Sebagai contoh, jika kita mengetikkan =rand(3,5) maka Word akan menyisipkan teks sebanyak 3 paragraf dimana masing-masing paragraf terdiri dari 5 baris kalimat.
Lain-lain
Secara default fasilitas ini sudah aktif. Jika ternyata setelah kita ketikan cara-cara diatas ternyata tidak terjadi apapun, penyebabnya kemungkinan adalah fitur Replace text as you type berada dalam kondisi non-aktif. Untuk mengaktifkannya, caranya sebagai berikut:
- Klik Office Button yang ada di sudut kiri atas bidang aplikasi Word.
- Pilih Word Options --> Proofing --> AutoCorrect Options.
- Pilih tab AutoCorrect.
- Aktifkan fitur Replace text as you tipe dengan memberi tanda centang disebelahnya.
Untuk mengetahui lebih lengkap tentang fasilitas Dummy Teks ini, bisa dibaca langsung pada situs resmi Microsoft di:
http://support.microsoft.com/kb/212251
Demikian dan mudah-mudahan tulisan singkat ini ada gunanya.
Sesuai dengan yang dijanjikan, Windows 7 memang banyak menawarkan kustomisasi, dan salah satunya adalah adanya fasilitas untuk mengganti tampilan LogonUI tanpa menggunakan tools lain ataupun melakukan hacking pada file system Windows.
Caranya sangat mudah, pertama-tama tentunya menyiapkan gambar untuk tampilan LogonUI tersebut. Tampilan bisa dibuat dengan software apapun, asalkan formatnya adalah JPG dengan besar file maksimum 256 KB. Dan agar gambar terlihat bagus, sesuaikan dengan resolusi layar yang kita gunakan. Jadi jika resolusi yang kita gunakan adalah 1280x800 maka buat gambar dengan ukuran 1280x800 juga.
Setelah itu kita harus bermain-main dengan registry sejenak.
Masuk ke Registry Editor (Run > Regedit) lalu cari key berikut ini:
HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Authentication\LogonUI\Background
Buat sebuah entri DWORD baru dengan nama: OEMBackground lalu beri nilai 1.
Langkah terakhir adalah menyalin file gambar yang telah kita buat kedalam folder berikut ini:
%windir%\system32\oobe\info\backgrounds\
Jika folder tersebut tidak ditemukan, kita tinggal membuatnya terlebih dahulu. Dengan demikian file gambar yang kita buat tadi tentunya berada didalam folder background.
Dan proses kustomisasi LogonUI kita sudah selesai, berikutnya tinggal kita periksa hasilnya. Cara yang tercepat untuk memeriksanya cukup dengan mengunci desktop Windows kita menggunakan tombol shortcut Windows + L.
Contoh hasilnya seperti berikut ini :D
Sampai sini kita bisa melihat bahwa begitu mudahnya proses yang dilakukan untuk mengganti tampilan LogonUI pada Windows 7. Pada Windows Vista ataupun Windows XP kita pun dapat melakukan hal yang sama, namun untuk itu dibutuhkan tools lain. Dan pada Windows 7 ini kita sama sekali tidak menggunakan tools apapun.
Catatan:
- Proses ini dilakukan pada Windows 7 Beta build 7000 yang beberapa waktu lalu tersedia untuk didownload secara gratis di situs Microsoft.
- Untuk melakukan kustomisasi ini, dibutuhkan hak akses Administrator.
Demikian dan mudah-mudahan ada gunanya.. :-)
Secepat apakah Internet Explorer 8 berlari jika dibandingkan dengan Mozilla Firefox serta Google Chrome ? Silakan menyimak tabel berikut ini. Tabel tersebut adalah hasil uji performance yang dilakukan oleh Microsoft pada Januari 2009 yang lalu. Uji performance ini merupakan perbandingan waktu loading untuk 25 situs terkenal yang diukur dalam satuan detik. Hitungan waktu ini dimulai setelah menekan tombol Go pada masing-masing browser.
Lalu kemana Opera dan Safari ? entahlah, tidak ada alasan yang jelas kenapa Microsoft tidak mengikut sertakan kedua browser tersebut dalam uji performance ini :-)
Hasil lengkap uji performance ini berikut dokumen pelengkapnya dapat di-download di situs resmi Microsoft dalam format PDF atau XPS:
http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?displaylang=en&FamilyID=cd8932f3-b4be-4e0e-a73b-4a373d85146d
Browser mana yang tercepat ? Tentunya ini semua dikembalikan kepada pengguna browser itu sendiri.. :-)
Berita singkat yang saya baca di situs cnet ini cukup mengejutkan sekaligus menggembirakan, karena ternyata Internet Explorer bisa di-uninstall di Windows 7..!!
Menurut berita tersebut, opsi ini terdapat pada Windows 7 build 7048.
Berikut ini screenshot yang saya dapat juga dari situs tersebut.
Internet Explorer 8 memang bagus, canggih dan kaya dengan fitur, namun jika dikembalikan kepada pengguna, belum tentu semuanya ***. Secanggih apapun Internet Explorer toh masih banyak pengguna yang memilih untuk menggunakan browser alternatif lain.
Dan imho, langkah yang dilakukan oleh Microsoft ini sangat tepat untuk tidak memaksa pengguna menggunakan browser mereka. Dan tentunya pengguna akan semakin memilih Windows mengingat jika mereka menggunakan Windows namun mereka tetap bisa memilih browser favorit masing-masing.
Bravo bagi Microsoft untuk terobosan ini :-)
Tulisan berikut ini untuk menjawab pertanyaan seorang teman via japri seputar Word 2007. Pertanyaannya adalah: “Dapatkah kita menuliskan tanggal yang selalu up-to-date pada dokumen Word 2007 ?” Jawabannya tentu saja bisa, yaitu dengan menggunakan fasilitas Field.
Field pada Microsoft Word adalah sebuah objek khusus yang senantiasa dapat kita update atau diperbaharui. Contoh paling dasar dari field ini adalah penomoran halaman. Jika kita menghapus ataupun menambahkan halaman pada dokumen kita maka secara otomatis nomor halamannya akan diperbaharui. Contoh lainnya adalah seperti pertanyaan yang diajukan teman saya, yaitu kita dapat menyisipkan tanggal yang selalu up-to-date saat dokumen dicetak. Dan tentunya masih banyak contoh lainnya lagi.
Berikut ini adalah cara menggunakan Field pada Word 2007.
Menambahkan Field pada Dokumen
Sebagai contoh, pada dokumen berikut ini, kita akan menambahkan field tanggal serta waktu.
- Letakan kursor setelah teks Tanggal : lalu pada ribbon-bar pilih Insert.
- Klik Quick Parts lalu pilih Field.
- Kotak dialog Field akan tampil. Bagian Field names adalah daftar semua field yang bisa kita tambahkan pada dokumen kita dan bagian Field properties adalah pengaturan tambahan untuk field yang kita pilih. Sebagai contoh, pilih Date pada bagian Field names lalu pada bagian Field properties pilih format tanggal yang kita inginkan, misalnya Kamis, 12 Maret 2009.
- Tekan Ok untuk mengakhiri proses lalu perhatikan hasilnya. Secara otomatis telah muncul tanggal hari ini pada dokumen kita.
- Dengan cara yang sama kita bisa menambahkan field waktu. Yaitu dengan memilih Time pada bagian Field names lalu pilih juga formatnya sesuai yang diinginkan.
- Dan contoh hasil akhirnya adalah sebagai berikut.
Lalu apa bedanya dengan diketik biasa ? jelas ada bedanya, coba tutup dokumennya lalu buka lagi 5 menit kemudian, maka kita akan mendapatkan bahwa waktu yang tertera disana akan selalu berubah mengikuti waktu pada saat ini :-) Demikian halnya jika dokumen tersebut kita cetak dengan printer.
Meng-Update Field
Saat kita bekerja dengan dokumen yang mengandung field, perubahan ataupun update pada field tidak akan terlihat karena sifatnya memang tidak realtime. Perubahan akan terlihat jika kita menutup lalu membuka kembali dokumen atau mencetak dokumen tersebut.
Ada banyak cara untuk melihat perubahan pada field saat dokumen terbuka, namun cara yang paling cepat adalah menggunakan tombol F9. Sebagai contoh, untuk field waktu pada contoh sebelumnya, tekan tombol F9, maka kita dapat melihat perubahan waktunya, mengikuti waktu pada saat kita menekan tombol F9 tersebut.
Merubah dan Menghapus Field
Kita dapat merubah field yang telah ada dengan cara yang sangat mudah. Yaitu cukup klik-kanan pada field tersebut, pilih Edit lalu pada kotak dialog Field yang tampil, tinggal pilih kembali Field name serta Field properties yang kita inginkan.
Untuk menghapus field, cukup gunakan saja tombol Delete atau Backspace pada keyboard :-)
Mengunci Field
Adakalanya kita membutuhkan Field untuk tidak berubah. Caranya adalah dengan mengunci field tersebut dengan menggunakan tombol shortcut Ctrl + F11. Sebagai contoh buatlah sebuah field waktu. Lalu blok field tersebut dan tekan tombol shortcut Ctrl + F11. Perhatikan bahwa setelah penguncian ini, kapan pun kita membuka dokumen, maka field waktu tersebut akan senantiasa tetap alias tidak berubah.
Untuk membuka fasilitas penguncian field ini, cukup gunakan tombol shortcut Ctrl + Shift + F11.
Menampilkan Kode Field
Field sebetulnya adalah serangkaian kode khusus, namun yang kita lihat adalah output dari rangkaian kode tersebut. Untuk penggunaan lebih lanjut, adakalanya kita membutuhkan untuk melihat kode tersebut. Bagaimana cara melihatnya ? Cukup gunakan tombol shortcut Alt + F9 dan kita dapat melihat kode yang digunakan pada field tersebut. Untuk menghilangkannya, tekan kembali tombol shortcut Alt + F9.
Konversi Field menjadi Teks Biasa
Jika dibutuhkan, kita juga dapat mengkonversi field secara permanen menjadi teks biasa. Caranya adalah blok field yang akan kita konversikan lalu tekan tombol shortcut Ctrl + Shift + F9. Cek hasil konversi tersebut dengan tombol shortcut Alt + F9, dan kita tidak akan melihat lagi rangkaian kode field karena field tersebut telah berubah menjadi objek teks biasa.
Demikian beberapa operasi dasar untuk menggunakan Field pada Word 2007. Silakan di-eksplore lebih lanjut dan mudah-mudahan tulisan singkat ini ada gunanya.