Office Technician

just another office technician weblog

Menyimpan Dokumen Word 2007 sebagai File Audio MP3

icon-word Daisy (Digital Accessible Information SYstem) adalah nama sebuah konsorsium yang bertujuan mulia dengan membantu orang yang memiliki kekurangan penglihatan. Bekerjasama dengan Microsoft, Daisy membuat sebuah Add-Ins untuk aplikasi Microsoft Office Word yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan dokumennya sebagai file audio dengan format MP3 langsung pada aplikasi Word tanpa harus menginstall software 3rd party lainnya.

Add-Ins yang terus dikembangkan ini diberi nama Daisy Translator. Saat posting ini ditulis versinya sudah mencapai versi 2.1.1 dan bisa didownload di situs resminya yaitu:
http://daisy.org/projects/save-as-daisy-microsoft/

Ukuran filenya lumayan besar, yaitu sekitar 30 MB dan ini belum termasuk file komponen pendukungnya yang otomatis didownload saat instalasi berlangsung. Namun ukuran file yang besar ini rasanya wajar mengingat fungsi dari Add-Ins ini yang menyediakan fitur translasi teks to audio sekaligus Lame MP3 Converter untuk mengkonversi file audio yang dihasilkan menjadi format MP3.

Kebutuhan minimum untuk dapat mengunakan Daisy Translator ini adalah sebagai berikut:

  • Microsoft .Net Framework 3.0
  • Microsoft Office 2007 (Microsoft Office 2003/XP sebetulnya bisa juga, hanya sebelumnya harus sudah terpasang Add-Ins Microsoft Office Compatibility pack for Word 2007, hal ini dikarenakan Daisy hanya mengenal format file DOCX)
  • Microsoft 2007 Primary Interop Assemblies (akan didownload dan diinstall secara otomatis saat instalasi)
  • Java runtime 1.5

Cara instalasinya relatif mudah. Setelah file didownload, ekstrak ke sebuah folder lalu jalankan file setupnya. Pastikan sebelumnya bahwa aplikasi Word berada dalam kondisi tertutup.

Pertama kali rutin instalasi akan mendownload komponen Microsoft Office 2007 Primary Interop Assemblies dan dilajutkan dengan menginstall komponen tersebut.

Image1

Setelah komponen diinstall, proses instalasi selanjutnya biasa saja, cukup klik tombol Next beberapa kali hingga instalasi selesai.

Berikutnya jalankan aplikasi Word. Dapat dilihat bahwa sebuah tab baru telah ditambahkan yaitu tab Accessibility yang berisikan serangkaian tombol perintah untuk mengatur konfigurasi Daisy.

image 

Jika kita klik pada Office Button, sebuah menu baru juga telah ditambahkan.

image

Sekarang saatnya testing. Cobalah untuk membuat sebuah dokumen sederhana, misalnya seperti berikut ini.

image

Sebelum mulai menjalankan proses konversi, simpan dulu dokumen tersebut sebagai file dokumen biasa (DOCX). Daisy akan menolak proses konversi jika sebelumnya file belum kita simpan.

Untuk mengkonversi dokumen tersebut, bisa menggunakan 2 cara. Yaitu menggunakan menu Save-As DAISY pada Office Button atau cara yang kedua menggunakan tombol perintah Save-As Daisy pada tab Accesibility. Cara manapun yang digunakan hasilnya tentu saja sama.

Berikutnya muncul kotak dialog yang berisikan beberapa seting untuk lokasi folder penyimpanan hasil konversi, judul hingga MP3 Bitrate.

Image5

Tutup kotak dialog ini dengan menekan tombol Translate dan proses translasi serta konversi akan dijalankan.

Image6

Sebuah kotak dialog akan ditampilkan jika proses telah selesai.

image

Klik tombol OK untuk menutup kotak dialog tersebut.

Sekarang lihat pada folder yang telah kita pilih sebelumnya. Pada folder tersebut terdapat beberapa file. File hasil konversi dokumen kita adalah file Speechgen002 dan file-file lainnya adalah file yang dibutuhkan jika kita kita hendak memutar hasil konversi dengan player khusus untuk Daisy.

image

Hasil konversi ini, jika saya putar dengan Windows Media Player memang masih belum sempurna, masih terdapat beberapa noise atau kata yang terlalu cepat dibacakan, kecuali jika hasil konversi ini diputar dengan player khusus Daisy. Mudah-mudahan versi selanjutnya sudah menyediakan perbaikannya. Lalu dari sisi pengucapan bahasa juga mungkin menjadi kendala, jika dokumen yang kita buat dalam English jelas tidak masalah, namun jika dokumen dalam bahsa Indonesia jelas hasilnya kacau. Pada tab Accesibility sebetulnya sudah ada fasilitas pemilihan bahasa ini, hanya sayangnya saat saya coba ternyata hasilnya tidak ada perubahan karena dokumen tetap dibacakan dalam logat English.

Di Internet kita juga mungkin mendapatkan banyak software player khusus untuk Daisy ini. List player yang cukup lengkap bisa kita lihat pada alamat berikut ini:
http://daisy.org/tools/tools.php?Cat=playback

Kelebihan yang didapatkan dengan menggunakan player khusus tersebut adalah selain Audio, kita juga akan mendapatkan teks yang menyertai audio tersebut, mirip dengan konsep pada video untuk karaoke. File seperti ini lazim disebut dengan Audio Book. Dan jika sebelumnya kita harus menggunakan software khusus untuk membuat Audio Book tersebut, sekarang cukup menggunakan aplikasi Word 2007 saja :-)

Sebagai penutup, imho dibalik semua kekurangan Add-Ins ini, apa yang dilakukan Microsoft dengan mendukung konsorsium Daisy ini tentunya patut kita dukung sepenuhnya.

“The DAISY Consortium envisions a world where people with print disabilities have equal access to information and knowledge without delay or additional expense

Demikian dan mudah-mudahan tulisan singkat ini ada gunanya.