Filter pada Windows Explorer (Windows 7)
Versi tulisan: 1.0
Windows Explorer. Pengguna windows mana yang belum pernah menggunakan aplikasi satu ini? Secara umum, pengguna windows menggunakan Windows Explorer sebagai aplikasi manajemen file, yakni tempat mengatur berkas-berkas dan dokumen yang tersimpan dalam media penyimpanan yang dimiliki.
Sebagai aplikasi manajemen file, windows explorer mampu melakukan banyak hal, diantaranya memindahkan atau menggandakan berkas dengan mudah, mengurutkan tampilan berkas sesuai dengan kehendak pengguna, dan sebagainya. Namun, walaupun demikian, terkadang pengguna seringkali menyimpan satu data secara berantakan dalam satu folder. Hal ini kerapkali menimbulkan kebingungan ketika akan mencari data yang diinginkan kembali. Hal ini seringkali diperparah dengan kondisi lupanya nama berkas yang ingin dicari. Akhirnya search seringkali menjadi alternatif untuk mempermudah pencarian data yang diinginkan.
Search, sebagai alternatif untuk mempermudah pencarian memiliki beberapa kelemahan, diantaranya 1) memberikan opsi data yang cukup banyak dan seringkali tidak spesifik, & 2) membutuhkan waktu pencarian yang relatif cukup lama. Hal ini tentunya melahirkan keengganan jika data tidak terlalu penting.
Bagi pengguna Windows 7, terdapat alternatif lain selain search, yakni penggunaan filter dalam Windows Explorer. Fitur filter ini dapat dijumpai pada title masing-masing kolom pada mode detailed view. Untuk jelasnya, berikut salah satu contoh penggunaan filter tersebut,
Gambar 1. Kondisi sebelum di-filter
Gambar 2. Pengaktifan filter dengan penekanan segitiga terbalik
Gambar 3. Kondisi setelah difilter
Dapat dilihat pada gambar 3 hasil setelah difilter, tampak bahwa hanya berkas yang bertipe sebagai folder yang ditampakkan pada windows explorer. Tentunya dengan cara ini pencarian satu file yang spesifik dapat dilakukan dengan lebih mudah.