Pembuatan Aplikasi Penjualan Sederhana – Bagian 5

Memperbaiki Hubungan (Relationship) Antara Tabel DetilPenjualan dan Tabel Barang

Tinggal satu tabel lagi yang harus diperbaiki, kali ini adalah tabel Barang. Iniperlu dilakukan, karena ada tiga kolom yang mempunyai nama sama pada tiga tabel, yaitu kolom ID.

Agar tidak memusingkan, maka ada baiknya jika namanya kita rubah agar berbeda sedikit. Untuk itu mari kita lakukan langkah berikut ini.

  1. Atur agar tiga tabel saling berjajar seperti gambar berikut ini

clip_image002

  1. Sekarang kita akan menghubungkan Tabel Barang dan Tabel DetilPenjualan, caranya tetap pada mode Relationship, kali ini arahkan mouse ke tabel DetilPenjualan, klik kanan, muncul pop-up menu dan pilih Table Design

clip_image004

  1. Maka jendela untuk melakukan editing pada tabel DetilPenjualan terbuka, dan klik pada kolom Nama. Caranya klik pada kolom abu-abu yang ada disisi kiri (lihat pada gambar)

clip_image007

  1. Arahkan ke menubar, pilih Insert – Rows, kita harus menambahkan sebuah kolom baru di tabel DetilPenjualan.

clip_image009

  1. Hasilnya akan ada sebuah kolom baru seperti nampak pada gambar dibawah ini.

clip_image011

  1. klik pada Data Type, dan pilih Lookup Wizard

clip_image013

  1. Jendela Lookup Wizard muncul dan pilih pilihan I want the lookup column to look up the values in a table or query. Kemudian klik Next

clip_image015

  1. Langkah kedua dari Lookup Wizard kita diminta untuk memilih tabel yang akan dijadikan sumber data. Tentu pilih tabel Barang, karena kita memang ingin menghubungkan antara tabel Barang dan tabel DetilPenjualan bukan?

clip_image017

  1. Sekarang kita harus memilih kolom mana saja yang akan digunakan. Pilih kolom IDBarang, Nama, dan Harga. Klik Next

clip_image019

  1. Jendela berikutnya menanyakan kita apakah akan mengurutkdan data, tidak perlu, klik lagi tombol Next
  2. Sekali lagi wizard menanyakan apakah ada yang perlu disembunyikan? Biasanya kolom IDBarang yang merupakan Primary Key, tidak perlu dipedulikan, klik Next
  1. Langkah terakhir, beri nama pada kolom yang baru kita buat dengan nama IDBarang, dan klik tombol Finish.

clip_image021

  1. Jika ada jendela mennyatakan bahwa tabel harus disimpan dahulu sebelum relationship bisa dibuat tentu klik Yes

clip_image023

  1. Tutup semua jendela yang ada, kemudian buka lagi jendela Relationhsip. Caranya, dari menu bar, pilih Tools – Relationship. Hasil akhirnya harus nampak bahwa tabel DetilPenjualan terhubung dengan tabel Barang (lihat garis penghubungnya).

clip_image025

  1. Sekarang kita harus melakukan hal yang sama persis ketika menghubungkan tabel Penjualan dengan tabel DetilPenjualan. Klik pada garis yang menghubungkan tabel Penjualan dan DetilPenjualan. Jika berhasil, garisnya akan menjadi tebal
  1. Klik satu kali lagi agar jendela Edit Relationship muncul
  1. Perhatikan bahwa pada sisi sebelah kiri adalah berasal dari Tabel Barang, dimana kolom IDBarang dipilih, serta bagian kanan berasal dari tabel DetilPenjualan dimana kolom IDBarang menjadi pasangannya (jangan sampai bingung ya)

Beri tanda pada Enforce Referential Integrity dan Cascade Update Related Fields, kemudian klik OK

clip_image027

  1. Hasil akhirnya, akan terbentuk relationship one to many seperti dibawah ini

clip_image029

Selesailah sudah kita mempersiapkan tabel dan relationship yang kita butuhkan. Berikutnya kita akan mempersiapkan Query yang akan digunakan.


Posted Dec 26 2009, 03:42 PM by Airlangga Bhumintara Amitaba

Comments

Elang wrote Pembuatan Aplikasi Penjualan Sederhana – Bagian 6
on 12-26-2009 15:51
kresex21 wrote re: Pembuatan Aplikasi Penjualan Sederhana – Bagian 5
on 12-26-2009 17:54

Sip it's good. .. ..  .. ???

 

Makasih.......

masykur wrote Training di akhir tahun 2009
on 12-28-2009 12:16

Mugi Lamongan Di akhir tahun telah mengadakan training Web Application Development with ASP.Net Dan Ms