Ide Dasar
Sekarang kita coba bahas ide dasar dari Market Basket Analysis, Coba anda bayangka
n kalau anda jalan-jalan ke Supermarket misalnya Superindo (dulunya Gelael, tempat belanja favorite saya di *** dulu hehehe), perhatikan orang yg belanja dengan menggunakan trolley, perhatikan trolley tersebut, trolley itu berisi berbagai macam produk seperti (misalnya) pulpy orange, Nestle Purelife, pisang, pembersih jendela, deterjen dan lain-lain.
Satu keranjang ini menginformasikan kita tentang apa saja yang dibeli konsumen pada satu waktu, oke lah pada akhirnya mereka menuju kasir dan membayarnya, tampaknya tidak ada satu hal yg istimewa disini, tapi dari sisi supermarket tersebut sebenarnya telah memperoleh sebuah daftar lengkap pembelian yang dilakukan oleh semua pelanggannya, nah daftar lengkap pembelian ini memiliki sebuah bagian penting dari bisnis ritel seperti: barang apa saja yg dibeli oleh konsumen, disini konsumen pun membeli serangkaian produk yg berbeda, dengan quantity yang berbeda, dan dalam kerangka waktu yang berbeda ***.
Market Basket Analysis menggunakan infromasi tentang apa saja yang dibeli oleh konsumen untuk menghasilkan sebuah wawasan tentang siapa sebenarnya para konsumen kita dan mengapa mereka melakukan pembelian tertentu.
Market Basket Analysis memberikan informasi baru tentang barang dagangan mana yang cenderung untuk dibeli bersama sama, dan mana yang paling cocok untuk dimasukkan ke promosi, nah ketika informasi baru ini didapat, informasi baru ini bisa langsung ditindak lanjuti, misalnya:
...