Sudah Kenalkah Anda dengan Fitur Keamanan Windows 7?

Ya, pertanyaan semacam ini menjadi ‘wajib’ hukumnya bagi saya yang seringkali menginstall berbagai macam aplikasi. Hal tersebut pun membuat saya harus berhati-hati dalam memilih edisi yang tepat dalam menginstall ‘sang induk’ komputer kita (baca: OS, :P).

Kali ini, saya akan membahas lebih dalam mengenai Windows 7, OS keluaran terbaru dari Microsoft Corp. ini begitu laris manis di pasaran. Antar-muka OS ciamik yang ditawarkan serta fitur-fitur yang cukup advanced untuk digunakan dan diatur memang menggiurkan para pengguna komputer seperti saya.

Windows 7 memiliki 6 edisi yang mungkin beberapa diantaranya sudah sering didengar di telinga kita. Untuk itu, mari kita bahas satu demi per satu kelebihan serta kekurangan dari tiap edisi tersebut:

image image Sumber: Windows 7, The Definitive Guide. O’ Reilly (2009)

Nah, setelah kita mengetahui beberapa fitur-fitur tersebut, maka ada baiknya jika kita menelaah satu per satu fitur baru dari Windows 7 terutama yang berkaitan dengan aspek keamanan (security).

Sebagaimana kita ketahui, saat ini virus-virus lokal Indonesia maupun virus-virus asal luar negeri begitu merajalela melalui media penyimpanan data, seperti flash disk, HD Eksternal, serta tak lupa *** sang biang permasalahan dan sumber virus: Internet.

Begitu rentannya komputer kita terhadap serangan virus-virus tersebut, tentu saja membuat kita harus menyadari aspek keamanan komputer kita, terutama yang berkaitan dengan data.

Berulang kali saya diminta bantuan teman saya untuk membersihkan komputernya dari virus-virus komputer maupun ditanya apakah memungkinkan untuk melakukan restore data jika data yang ada sudah terlanjur raib/hilang akibat virus maupun akibat terjadinya Bad Sector pada HDD.

Dan seperti kata pepatah: “Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati”, maka ada baiknya kita mengenali fitur-fitur baru Windows 7 yang dapat menawarkan keamanan data kita dengan lebih baik. Untuk itu, saya akan membagi postingan yang berkaitan dengan hal tersebut menjadi 4 bagian.

Ok, cukup pengantar dari saya terkait keamanan data, mari kita telaah satu per satu perbaikan fitur keamanan yang dimiliki oleh Windows 7:

1. Complete PC Backup

Anda tentu mengetahui maksud dari fitur ini bukan? Semenjak OS Windows XP, fitur ini telah tersedia bagi para pengguna komputer demi terjaganya data-data yang kita miliki dari kemungkinan hilangnya data.

Lah, lantas apa yang baru di fitur backup pada Windows 7 ini?

Pertama-tama, Windows 7 memiliki kehebatan dalam mengidentifikasi dan mengorganisir jaringan komputer kita. Nah, di Windows 7, jika komputer kita terhubung ke sebuah jaringan komputer (baik di rumah, kantor, dsb), maka kita bisa melakukan apa yang disebut ‘Backup to Network Drive’.

Di Windows OS edisi-edisi sebelumnya kita hanya bisa melakukan backup semacam ini pada media penyimpanan data yang terpasang di komputer kita –baik melalui koneksi SATA maupun USB.

Di Windows 7, semua HDD yang dapat diakses oleh komputer kita (baik yang terpasang di komputer kita sendiri seperti HDD, harddisk eksternal, USB, dsb maupun yang terdapat di jaringan).

image

Fitur ini tentu saja sangat berguna bagi kita, apalagi bagi yang memiliki media penyimpanan dahsyat seperti Windows Home Server *ngiler ngebayanginnya, hehe..*

imageIlustrasi Windows Home Server

Yah, intinya, kita bisa mentargetkan lokasi backup data dari komputer kita ke segala bentuk media penyimpanan yang terdapat di jaringan komputer kita. Dengan fitur ini, Anda dapat membackup data dari notebook Anda langsung menuju ke komputer Anda yang tentunya memiliki kapasitas penyimpanan yang lebih besar (seperti yang saya lakukan) asalkan notebook dan komputer Anda terhubung melalui jaringan. Asyik bukan? :)

Kedua, fitur yang sangat berguna dan baru di Windows 7 adalah fitur ‘Include/exclude specifi backup folders’. Fitur ini memungkinkan kita untuk memilih folder mana saja yang perlu untuk dibackup ke media penyimpanan kita.

imageBisa pilih-pilih dulu apa yang mau dibackup. :)

Fitur-fitur ini tentu saja memudahkan kita dalam mengontrol konten dan aktivitas backup data. Jika fitur ini digabungkan dengan fitur multipe backup yang dijadwalkan, maka kita dapat mengatur tugas backup tersebut untuk ‘mengamankan’ data-data pada folder tertentu di jam-jam atau hari-hari tertentu.

Ketiga, fitur yang cukup berguna adalah backup system komputer kita atau dengan kata lain: membuat ‘System Repair Disc’.

Bagi Anda (dan saya) yang belum mampu membeli program-program semacam Acronis, Norton GoBack, dsb untuk membackup system komputer kita untuk direstore secara cepat di suatu waktu, maka pilihan fitur ini tentu bisa menjadi paket pilihan ekonomis dari Windows 7. (jadi berasa lagi promosi)

Sebagaimana kita ketahui, System Restore yang dimiliki oleh Windows OS kurang begitu memuaskan. Tapi dengan pembuatan System Restore Disc yang dapat dijalankan melalui booting menu, hal ini dapat menjadi salah satu solusi yang cukup baik dalam mengamankan sistem komputer kita.

Seusai kita melengkapi OS kita dengan berbagai aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan, maka kita cukup memilih satu titik waktu dimana komputer kita dirasa cukup baik untuk direstore kembali. Untuk itu, kita cukup membuat System Repair Disc, maka kita dapat kembali ke titik tersebut sewaktu-waktu melalui booting menu tanpa harus menginstall ulang Windows sepenuhnya.

Sebagai catatan kecil, Windows OS sebelumnya seperti Windows Vista membutuhkan instalasi media untuk menjalankan system repair. Di sisi lain, di Windows 7, kita dapat menjalankan repair disc yang telah dibuat secara bootable. :D

Terakhir, harus sesering apakah Anda mem-backup data Anda? Well, itu tentu saja terserah pada Anda. Semakin sering Anda membackup data, tentu saja keamanan data Anda semakin terjamin (apalagi jika Anda memiliki beberapa media penyimpanan backup data Anda).

Tetapi, jika Anda tergolong pengguna awam, maka Anda dapat menyerahkan pertanyaan tersebut kepada mbah Windows. Anda cukup membuka Action Center (cukup mengetikkan keyword ‘Action Center’ pada bagian Search) dan melihat status backup data Anda.

imageSebagaimana dapat Anda lihat, saya pun belum membackup data saya.. lol 

Nah, sekian dulu edisi postingan pertama ini. Untuk catatan tambahan: Fitur Complete PC Backup seperti Backup to Network Drive hanya bisa didapatkan di edisi Windows 7 Professional hingga Ultimate.

Tapi, siapa tahu dengan postingan ini, Anda akan mempertimbangkan untuk mengupgrade edisi Windows 7 Anda ke edisi Professional, Enterprise atau Ultimate? :)

 

salam,

 

Rangga Praduwiratna

Microsoft Student Partner Indonesia


Posted Jan 07 2010, 12:57 AM by Rangga Praduwiratna

Comments

rangga.praduwiratna wrote Antivirus dan Antispyware untuk Windows 7
on 01-07-2010 20:00

Melanjutkan postingan sebelumnya mengenai fitur-fitur keamanan baru di Windows 7 , kali ini saya akan