Windows Sharepoint Services 3.0 (Part II) Instalasi New Themes

Setelah by default kita install WSS 3.0 tampilan dari site yang standard tentunya akan seperti ini :

thFresh

Setelah melihat tampilan ini yang anda cetuskan pertama kali, apakah tidak ada bentuk tampilan lainnya yang lebih menarik ? Salah satu kelebihan WSS ini adalah kita bisa merubah tampilan themes dari website kita sesuai dengan yang kita inginkan. Microsoft baru saja merelease 10 new themes baru yang bisa kita pergunakan secara gratis …..

Release dari Microsoft yang resmi adalah seperti yang ada dalam link berikut ini :

http://download.microsoft.com/download/0/D/C/0DC6B6E9-2F37-4589-8234-AD36402F38E6/TenThemesForSharePoint_VSeWSS.msi

Disini kita harus melakukan deployment dari source-nya menjadi bentuk solution yang dimiliki oleh Visual Studi 2008 dan Sharepoint Extensions ver 1.2 atau 1.3 CTP.

Akan tetapi oleh daniel brown dalam blog-nya http://www.danielbrown.id.au/Lists/Posts/Post.aspx?ID=256 dia meringkas menjadi 1 buah WSP file (Sebuah file instalasi untuk membuat deployment feature di dalam sharepoint). Caranya adalah download zip file-nya kemudian diekstrak dan dijalankan file install.cmd.

Setelah selesai semestinya di dalam sharepoint central administration –> Operation Management –> Solution Management akan terlihat seperti ini.

image

akan tetapi kalau status-nya masih deploying kita perlu cancel proses-nya dan jalankan deploy secara manual. Setelah itu kita lihat hasilnya dalam Manage Farm Feature kemudian lakukan proses activate di semua theme yang tersedia.

image

Sampai disini tahapan belum selesai karena kita harus lakukan perubahan secara manual di dalam file : C:\Program Files\Common Files\microsoft shared\Web Server Extensions\12\TEMPLATE\LAYOUTS\1033\spthemes.xml

Selipkan text berikut 
    
<Templates>
        <TemplateID>Sporting</TemplateID>
        <DisplayName>Sporting</DisplayName>
        <Description>Sporting1</Description>
        <Thumbnail>images/SampleSiteThemes/thSporting.gif</Thumbnail>
        <Preview>images/SampleSiteThemes/thSporting.gif</Preview>
</Templates>

diantara </Templates> dan </SPThemes> untuk 1 themes yang ingin ditampilkan. Lihat hasilnya didalam Site Settings – > Look and Feel –> Site Theme kemudian pilih Sporting tekan Apply maka akan terlihat hasil theme yang sudah konfigurasi Seperti ini :

image

Kalaun ingin melihat bentuk yang lainnya silakan lihat pilihan gambar berikut.

thConstruction thContoso

thEvents thTeam

Posted by sony | 1 comment(s)

Windows Sharepoint Services 3.0 (Part 1)

Di tulisan pertama saya menulis tentang perbedaan WSS dan MOSS 2007, dalam tulisan berikut-nya kita lebih detail masuk berbicara tentang Sharepoint Technology. Jika anda belum mengetahui cara instalasi WSS , bisa melihat salah satu-nya adalah tulisan Choirul Amri disini : http://choirulamri.org/archives/330 

Jika kita ingin melakukan instalasi di Windows Server 2003 / 2008 silakan download di sini : http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyId=EF93E453-75F1-45DF-8C6F-4565E8549C2A&displaylang=en

Berikut adalah tampilan dari Windows Sharepoint Services.

image

Jangan lupa juga untuk download juga secara gratis aplikasi yang sangat berguna yaitu Sharepoint Designer 2007, yang dahulu-nya adalah Front Page. Download disini : http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyID=baa3ad86-bfc1-4bd4-9812-d9e710d44f42&displaylang=en

Berikut tampilan dari Sharepoint Designer.

wss

Selain itu untuk melakukan beberapa konfigurasi awal dari WSS terdapat aplikasi untuk melakukan konfigurasi dari sebuah infrastruktur yaitu disebut Sharepoint Central Admin. Berikut tampilan dari Sharepoint Central Admin.

wss2

Jadi kesimpulan dari tulisan saya ini adalah aplikasi apa saja yang masuk dalam sebuah server berbasis sharepoint.

Posted by sony | 1 comment(s)

Windows Sharepoint Technology

Sharepoint sudah menjadi kata kunci yang sering didengar saat ini, terlebih untuk kalangan korporasi yang banyak menggunakan fitur kolaborasi yang dimiliki oleh Sharepoint. Akan tetapi masih banyak orang yang belum mengetahui perbedaan dari kedua versi dari sharepoint sendiri, yaitu Windows Sharepoint Services 3.0 (WSS) dan juga Microsoft Office Sharepoint 2007 (MOSS 2007). Di dalam tulisan ini saya akan bahas perbedaan yang mendasar dari kedua produk tersebut.

Didalam gambar berikut terlihat bahwa fitur WSS hanya menempati 1/6 bagian dari fitur yang dimiliki oleh MOSS 2007. Beberapa fitur di WSS adalah sebagai berikut : Docs/tasks/calendars, blogs, wikis, e-mail integration, project management “lite”, Outlook integration, offline docs/lists.

image

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sedangkan di dalam MOSS 2007 terdapat fungsi-fungsi yang lebih detail seperti gambar dibawah ini

image

Kita lihat sangat jauh ternyata perbedaan fitur yang dimiliki oleh MOSS 2007 dibandingkan dengan WSS. Akan tetapi jika menurut anda dengan fitur yang dimiliki oleh WSS sudah cukup mewakili kebutuhan anda maka itu adalah pilihan yang tepat mengingat harga lisensi yang cukup mahal untuk MOSS 2007, sedangkan untuk WSS bundled dengan CAL-nya Windows Server 2003.

Sebagai kesimpulan MOSS 2007 mempunyai fitur-fitur sebagai berikut :

  1. Collaboration (Basic feature yang dimiliki oleh WSS)
  2. Portal : Enterprise Portal Template , Site Directory, Mysite dsb.
  3. Search : Pencarian dokumen
  4. Content Management : termasuk di dalamnya workflow
  5. Business Forms : dipakai utk LOB (Line Of Business) application (InfoPath)
  6. Business Intelligence : Eksekutif Reporting, KPI, Dashboard dsb.

Sekian itu dulu tulisan pertama tentang Sharepoint Technology.

Posted by sony | with no comments

Pengantar penggunaan MS Project 2007 dan Enterprise Project Management

Salah satu fitur yang menarik terkait dengan implementasi Project Management adalah ilmu yang terkait dengan Enterprise Project Management atau biasa dikenal sebagai EPM. Tujuan dari Enterprise Project Management adalah bagaimana kita mengelola multiple project di sebuah organisasi yang terkait dengan resources, biaya dan scheduling yang menjadi inti dari EPM. Sebuah organisasi yang biasanya mempunyai multiple project adalah perusahaan yang bergerak di industri Oil, Gas  dan tambang serta Telekomunikasi dan masih banyak industri yang lainnya, bahkan di government. Ketika kita dihadapkan pada situasi kebutuhan seorang PM terhadap penguasaan Project management tentu terkait dengan tools atau alat yang dibutuhkan.

Umumnya alat ini berupa software yang dapat mendukung pengelolaaan schedule, resources serta biaya sekaligus. Artinya tools ini berupa software yang dapat dimanfaatkan untuk mengelola segala aspek yang terkait dengan pengelolaan project. Microsoft mempunyai aplikasi yang sudah ada produknya sejak tahun 1995 yaitu Microsoft Office Project. Software ini mempunyai 2 versi yatu Office Project Standard Edition dan Profesional Edition. Untuk meng-handle project yang sifatnya offline atau personal kita bisa menggunakan Project Standard Edition sedang untuk handling project yang sifat-nya enterprise harus menggunakan versi Project Profesional Edition.

Berikut tabel perbandingan MS Project dari Berbagai Versi :

Office Project 2007 edition comparison

KEY: clip_image001= Feature Included

Availability

Features and Benefits

Office Project Standard 2007

Office Project Professional 2007 (connected to Office Project Server 2007)

Office Project Web Access 2007

Stand-alone desktop usage1

clip_image001[1]

clip_image001[2]

 

Sold in retail channel2

clip_image001[3]

clip_image001[4]

 

Available in 23 languages

clip_image001[5]

clip_image001<img src=" title="clip_image001Devil" style="border-right-width:0px;display:inline;border-top-width:0px;border-bottom-width:0px;border-left-width:0px;" width="13" border="0" height="13" />

clip_image001[7]

Requires Office Project Server 2007

 

clip_image001<img src=" title="clip_image001Music" style="border-right-width:0px;display:inline;border-top-width:0px;border-bottom-width:0px;border-left-width:0px;" width="13" border="0" height="13" />

clip_image001[9]

clip_image002 Top of Page

Capabilities

Features and Benefits

Office Project Standard 2007

Office Project Professional 2007 (connected to Office Project Server 2007)

Office Project Web Access 2007

Project management

clip_image001[10]

clip_image001[11]

clip_image001[12]

Create and edit all aspects of a project

clip_image001[13]

clip_image001[14]

 

Project Guide

clip_image001[15]

clip_image001[16]

 

Project templates

clip_image001[17]

clip_image001[18]

 

Gantt view of project(s)

clip_image001[19]

clip_image001[20]

clip_image001[21]

Task creation and delegation

clip_image001[22]

clip_image001[23]

clip_image001[24]

Calendar view of project(s)

clip_image001[25]

clip_image001[26]

 

Network Diagram view of project(s)

clip_image001[27]

clip_image001[28]

 

Multiple-Level Undo

clip_image001[29]

clip_image001[30]

 

Task Drivers

clip_image001[31]

clip_image001[32]

 

Visual Change Highlighting

clip_image001[33]

clip_image001[34]

 

Cube Building Service for custom OLAP reports

   

clip_image001[35]

Create Proposals and Activity Plans

   

clip_image001[36]

Track all projects and programs in a single Project Center view

   

clip_image001[37]

Resource management

clip_image001[38]

clip_image001[39]

clip_image001[40]

Resource with multiple level skill attributes

 

clip_image001[41]

clip_image001[42]

Build team from enterprise

 

clip_image001[43]

clip_image001[44]

Collaboration with shared enterprise resource pool and availability

 

clip_image001[45]

clip_image001[46]

Timesheets

   

clip_image001[47]

Team collaboration

 

clip_image001[48]

clip_image001[49]

Uses Microsoft Windows SharePoint Services 3.03

 

clip_image001[50]

clip_image001[51]

Track issues, risks, and documents 3

 

clip_image001[52]

clip_image001[53]

Automatically creates a project workspace

 

clip_image001[54]

 

Import project task lists from Microsoft Office SharePoint Server 2007/p>

 

clip_image001[55]

Programmability and management

     

Customization with Microsoft Visual Basic for Applications

clip_image001[56]

clip_image001[57]

 

Customization with Project Server Interface API

 

clip_image001[58]

clip_image001[59]

Capabilities based on user’s authorization

   

clip_image001[60]

Administration of Office Project Server 2007

   

clip_image001[61]

clip_image002[1] Top of Page/a>Integration

Features and Benefits

Office Project Standard 2007

Office Project Professional 2007 (connected to Office Project Server 2007)

Office Project Web Access 2007

OOffice Online Help and templates

clip_image001[62]

clip_image001[63]

 

Automated e-mail notification

clip_image001[64]

clip_image001[65]

clip_image001[66]

Visual Reports to Microsoft Office Excel 2007 and Microsoft Office Visio Professional 2007

clip_image001[67]

clip_image001[68]

 

Copy Picture to Office Wizard: Microsoft Office Excel 2007, Office Word 2007, and Office PowerPoint 2007

clip_image001[69]

clip_image001[70]

 

Microsoft Office Outlook 2007 integration to its calendar and To-Do Bar

clip_image001[71]

clip_image001[72]

 

XML save, load, and support

clip_image001[73]

clip_image001[74]

 

Leverages Microsoft SQL Server

 

clip_image001[75]

clip_image001[76]

 

 

Itu informasi-informasi tentang fitur-fitur aplikasi Project 2007. Di tulisan berikutnya saya akan membuat tulisan terkait dengan penggunaan Project Profesional 2007.

Posted by sony | with no comments
Filed under:

Windows Communication Foundation Sample Project (VB)

Tulisan sebelumnya saya sudah membahas tentang overview dan sejarah teknologi WCF. Dikesempatan ini saya akan memberikan informasi bagaimana programming model di WCF. Setelah saya pelajari konsep WCF berdasarkan buku-buku yang ada saya akan menjelaskan 3 bagian yang harus kita pelajari :

  1. Services : tempat kita membuat services apa saja yang akan kita publish atau kita ekspos keluar
  2. Host : tempat dimana services yang akan kita buat di host untuk mendapatkan Address alamat serta port yang di protocol mana kita akan publish dan dipergunakan oleh client, dan juga menentukan binding tipe mana yang boleh digunakan disisi client.
  3. Client : teknologi di sisi client yang akan menggunakan services ini.

Pertama yang akan dibahas adalah membuat services.

Services

Untuk memahami pembuatan services, kita harus menentukan dahulu metode, properti dan event mana saja yang akan kita publish keluar. Untuk  contoh pertama kita akan membuat sebuah metode sederhana untuk perhitungan matematika.

Metode-metode yang akan kita publish keluar adalah :

- Penambahan (nilai1,nilai2) return integer

- Pengurangan (nilai1,nilai2) return integer

- Perkalian (nilai1,nilai2) return integer

- Pembagian (nilai1,nilai2) return integer

 

1 Tahap pertama buat sebuah project WCF Services dengan menggunakan template yang sudah disiapkan oleh Visual Studio 2008. Saya menggunakan Visual Basic sebagai bahasa-nya.
image
2 Hapus iService1.vb dan Service1.vb file ini otomatis muncul bersamaan ketika project baru dibuat
3 Buat sebuah folder Contracts yang nantinya akan dipakai untuk menyimpan interface
4 Di dalam folder contracts tambahkan item baru Class kemudian beri nama iMath.vb
5 Buat coding sebagai di dalam iMath.vb berikut :
 
 
Namespace Test1.Exchange.Contracts
    <ServiceContract()> _
    Public Interface iMath
 
        <OperationContract()> _
        Function penambahan(ByVal nilai1 As Integer, ByVal nilai2 As Integer) As Integer
 
        <OperationContract()> _
        Function pengurangan(ByVal nilai1 As Integer, ByVal nilai2 As Integer) As Integer
 
        <OperationContract()> _
        Function perkalian(ByVal nilai1 As Integer, ByVal nilai2 As Integer) As Integer
 
        <OperationContract()> _
        Function pembagian(ByVal nilai1 As Integer, ByVal nilai2 As Integer) As Integer
 
    End Interface
End Namespace
6 Dari root-nya project folder tambahkan sebuah class Item diberi nama Math.vb kemudian ketik coding dibawah ini :

Imports System.ServiceModel
Imports MathService.Test1.Exchange.Contracts
Namespace Test1.Exchange
    <ServiceBehavior(InstanceContextMode:=InstanceContextMode.Single)> _
    Public Class Math
        Implements iMath
        Public Function pembagian(ByVal nilai1 As Integer, ByVal nilai2 As Integer) _ 
            As Integer Implements Contracts.iMath.pembagian
            Return nilai1 / nilai2
        End Function
 
        Public Function penambahan(ByVal nilai1 As Integer, ByVal nilai2 As Integer) _ 
            As Integer Implements Contracts.iMath.penambahan
            Return nilai1 + nilai2
        End Function
 
        Public Function pengurangan(ByVal nilai1 As Integer, ByVal nilai2 As Integer) _ 
            As Integer Implements Contracts.iMath.pengurangan
            Return nilai1 - nilai2
        End Function
 
        Public Function perkalian(ByVal nilai1 As Integer, ByVal nilai2 As Integer) _ 
            As Integer Implements Contracts.iMath.perkalian
            Return nilai1 * nilai2
        End Function
    End Class
 
End Namespace
7 Sampai tahap ini coba di compile dan dicek apakah masih ada error, kalau tidak ada kita masuk ke dalam tahap selanjutnya yaitu membungkus menjadi sebuah host.

Kita sudah selesai membuat Services-nya dari WCF Project yang akan kita lanjutkan. Di dalam services ini kita harus mempersiapkan sebuah contract dari services yang akan kita buat. Simple-nya adalah buat interface dari semua metode, properti dan event yang akan kita tampilkan ke luar dan dipanggil dari client.

Host

1 tambahkan sebuah project Console Application dari solution dengan cara File –> Add New Project
2 Beri nama MathConsoleHost
3 Kemudian ganti isi module1.vb dengan coding berikut :
 
Imports System.ServiceModel
Imports MathService.Test1.Exchange
Imports MathService.Test1.Exchange.Contracts
Namespace Test1.Exchange.Hosts
    Module Module1
 
        Sub Main()
            'Bikin EndPoint URI ( Uniform Resource Identifier)
            'A = Address
            Dim address As Uri = New Uri("http://localhost:8888/Test1/Exchange")
            'B = Binding
            Dim svcType As Type = GetType(Math)
            Dim binding As BasicHttpBinding = New BasicHttpBinding()
            Dim host As ServiceHost = New ServiceHost(svcType)
 
            'tambahkan endpoint / address kedalam host
            host.AddServiceEndpoint(GetType(iMath), binding, address)
            host.Open()
 
            Console.WriteLine("Service Math Started : Press Return to exit")
            Console.ReadLine()
 
        End Sub
 
    End Module
 
End Namespace
4 Compile dan coba jalankan host ini dengan cara dari solution explorer – klik kanan project MathConsoleHost –> debug –> start new instance tunggu sebentar hingga muncul dialog console berikut :
  image
  Sampai tahapan ini kita sudah membuat host services kita yang berjalan dengan menggunakan basicHttpBinding  atau sama dengan membuat web service menggunakan protocol http.Next step-nya adalah ngetes dari client menggunakan console application juga
   

 

Client

1 Step-nya sama dengan pembuatan host akan tetapi module1.vb-nya diganti dengan coding sebagai berikut :
 
Imports System.ServiceModel
Imports System.ServiceModel.Activation
Imports System.ServiceModel.Channels
Imports System.Runtime.Serialization
Namespace Test1.Exchange.Clients
    <ServiceContract()> _
    Public Interface iMath
 
        '' TODO: Add your service operations here
        <OperationContract()> _
        Function penambahan(ByVal nilai1 As Integer, ByVal nilai2 As Integer) As Integer
 
        <OperationContract()> _
        Function pengurangan(ByVal nilai1 As Integer, ByVal nilai2 As Integer) As Integer
 
        <OperationContract()> _
        Function perkalian(ByVal nilai1 As Integer, ByVal nilai2 As Integer) As Integer
 
        <OperationContract()> _
        Function pembagian(ByVal nilai1 As Integer, ByVal nilai2 As Integer) As Integer
 
    End Interface
    Module Module1
 
        Sub Main()
            ' proses memulai ABC of Services sampai proxy object'
            Dim address As EndpointAddress = New EndpointAddress("http://localhost:8888/Test1/Exchange")
            Dim binding As BasicHttpBinding = New BasicHttpBinding()
            Dim channelFactory As IChannelFactory(Of iMath) = _
                New ChannelFactory(Of iMath)(binding)
 
            Dim proxy As iMath = channelFactory.CreateChannel(address)
 
            'proses akses service class-nya Math
            Dim hasilPenambahan As Integer
            hasilPenambahan = proxy.penambahan(3, 4)
            Console.WriteLine("Hasil Penambahan 3 + 4 = {0}", hasilPenambahan)
 
            Dim hasilPengurangan As Integer
            hasilPengurangan = proxy.pengurangan(6, 2)
            Console.WriteLine("Hasil Pengurangan 6 + 2 = {0}", hasilPengurangan)
 
            Dim hasilPerkalian As Integer
            hasilPerkalian = proxy.perkalian(5, 2)
            Console.WriteLine("Hasil Perkalian 5 x 2 = {0}", hasilPerkalian)
 
            Dim hasilPembagian As Integer
            hasilPembagian = proxy.pembagian(10, 2)
            Console.WriteLine("Hasil Pembagian 10 : 2 = {0}", hasilPembagian)
 
            Console.ReadLine()
 
        End Sub
 
    End Module
End Namespace
2 Test dengan cara yang sama seperti Host project sebelumnya sehingga nanti akan muncul nilai dan hasil-nya seperti ini :
  image
  sampai disini kita sudah selesai melakukan test ke sebuah WCF sample project yang sudah kita buat tadi. Selamat mencoba.
Posted by sony | 3 comment(s)
Filed under:

Windows Communication Foundation Based on SOA Perception

Saat ini terminologi SOA (Service Oriented Architecture) sudah menjadi buah bibir banyak kalangan terutama para pemain di industri yang terkait dengan lingkungan Enterprise. Memang topik ini cukup advanced untuk dipelajari oleh karena itu dibutuhkan pemahaman terlebih dahulu tentang SOA sendiri.

5 tahun terakhir ini Web Services sudah banyak dipakai oleh industri terutama oleh pengguna di kalangan enterprise. Web Services pada jaman itu sudah menjadi bentuk SOA yang paling generic dikarenakan kemampuan dia untuk dipakai oleh berbagai macan client runtime termasuk diantaranya adalah java based application , PHP, phyton dsb. Kemudian penyedia Web Services-nya pun semakin banyak tidak hanya dari Microsoft Based tapi juga dari PHP, Java Enterprise, Oracle, BEA dan masih banyak yang lainnya.

SOA sebenarnya terdiri dari 3 komponen utama :

  1. Service Provider : sebuah node di network yang mempunyai jasa layanan services yang dapat digunakan oleh Service Consumer.
  2. Service Consumer : aplikasi yang sudah support SOAP Messages yang dapat mengkonsumsi Services Provider.
  3. Service Broker : makelar di dunia SOA yang tugas-nya sebagai tempat bagi siapapun untuk mencari services-services yang ada di sebuah network, mirip-mirip kayak fungsi-nya DNS / Google.

 

Sejarah SOA

SOA tidak bisa lepas keterkaitannya dengan sejarah distributed application sejak jaman VB 6 sampai .NET 2.0. Kalian tentu pernah tahu apa yang dimaksud COM (Component Object Model) , COM + (versi-nya COM yang disimpan dalam Component Services) dan .NET Remoting. Tidak ketinggalan Web Services versi .NET 1.1 hingga 2.0. Beberapa kelemahan dari beberapa teknologi yang tadi saya sebutkan adalah sebagai berikut :

  • COM / COM + : Walaupun banyak aplikasi yang masih support teknologi ini, tetapi kelemahannya adalah client-nya harus menggunakan Windows Operating System terutama yang sudah support RPC (Remote Procedure Call)
  • .NET Remoting : kurang populer karena antara host dan client harus menggunakan teknologi .NET. Kemudian untuk membungkus transportation layer-nya harus menggunakan proses coding yang sangat rumit.
  • Web Services : harus selalu menggunakan http protocol untuk distribusi-nya walaupun untuk client-nya bisa menggunakan teknologi manapun yang support SOAP.

 

Sebelum Visual Studio 2008 release, VS 2005 sudah mempunyai add in tools tersendiri untuk membuat SOA ini tentunya dengan menggunakan .NET Framework 3.0. add inn tools ini dapat di download di sini.

 

Apa Keunggulan WCF 

Pertanyaan berikut-nya apa yang membuat WCF menarik dibandingkan dengan pendahulu-nya ? tentunya jawaban pertanyaan ini adalah untuk kekurangan-kekurangan ini teknologi sebelumnya. Jadi secara umum WCF mencoba merangkum apa yang kekurangan-kekurangan di teknologi sebelumnya, tetapi sifatnya bukan menimpa teknologi sebelumnya malah melakukan extend dari teknologi sebelumnya.

 

Cukup dulu pengantar-nya tentang WCF di sesi berikut-nya saya akan membuat simple project dengan teknologi WCF dan SOA.

Posted by sony | with no comments
Filed under:

Laporan penyelenggaraan Office Collaboration Seminar on Univ Mercu Buana

Kemarin tanggal 2 april 2009, MUGI di undang menjadi pembicara di sebuah acara Technology Update yang dilaksanakan di Univ. Mercu Buana jl. Meruya Selatan. Kebetulan saya sendiri yang membawakan materi-nya terkait dengan MS Office Collaboration. Di Acara ini saya memberikan sedikit presentasi dan demo-demo yang terkait dengan penggunaan Collaboration tools di beberapa MS product seperti Groove 2007, Office Communication Server 2007 dan MOSS 2007 juga WSS 3.0. Ditekankan disini adalah bagaimana office 2007 dapat dipergunakan untuk pembuatan proses Paperless office contohnya dengan virtual workspace dan juga tentang Workflow proses. Disamping itu saya juga menyampaikan tentang apa itu MUGI dan bagaimana proses pembentukan MUGI di kampus-kampus.

Berikut foto2 selama kegiatan berlangsung, oh ya yang hadir di acara tersebut kurang lebih sekitar 300 orang.

mugi1 mugi2

mugi3

mugi4

mugi5

Posted by sony | 3 comment(s)

Office Collaboration Seminar on Universitas Mercu Buana Jakarta

Hari ini di Universitas Mercu Buana Jakarta akan ada seminar Technology Update yang salah satu pembicara-nya adalah saya sendiri membawakan materi Office Collaboration.

Brosur UMB_res75

Posted by sony | 2 comment(s)

Microsoft SQL Server 2008 Data Mining Add-Ins for Office 2007

Data Mining merupakan sebuah cara dimana kita bisa menemukan pola data (Data Pattern) yang tersembunyi dari sebuah data. Hasil dari pola data tersebut nantinya akan di coba  untuk mencari informasi dari data yang akan kita gali untuk mendapatkan jawaban secara cepat. Contoh yang paling gampang dari penggambaran data mining adalah tentang sebuah hasil survey tentang kecenderungan orang untuk membeli sepeda.

Data Field sample-nya seperti ini :

image

Ada sebuah kolom / field paling kanan yang menjelaskan tentang beli atau tidak-nya sepeda untuk beberapa data attribute yang diambil survey-nya. Survey ini akan kita pakai untuk mencari data pattern dari pembelian sepeda berdasarkan attribut2 yang ada seperti Status kawin,kelamin, pendapatan, jumlah anak dan lain-lain.

Untuk mulai mempelajari-nya terlebih dahulu kita download dari sini :

http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyId=896A493A-2502-4795-94AE-E00632BA6DE7&displaylang=en

requirement-nya spt ini :

System Requirements
  • Supported Operating Systems: Windows Server 2003 Service Pack 2; Windows Server 2008; Windows Vista Service Pack 1; Windows XP Service Pack 3
  • Microsoft .NET Framework 2.0.
  • If installing the Table Analysis Tools or Data Mining Client for Excel, Microsoft Office 2007 with .NET Programmability Support.
    Supported editions of Office 2007 include:
    • Professional
    • Professional Plus
    • Ultimate
    • Enterprise
  • If installing the Data Mining Templates for Visio, Microsoft Viso Professional 2007 with .NET Programmability Support.
  • 40 MB of available hard disk space.
  • Note: The Data Mining Add-ins require a connection to one of the following versions of SQL Server 2008 Analysis Services:
    • Enterprise
    • Standard

Setelah download selesai kita lakukan instalasi :

Hingga selesai dan buka Microsoft Excel akan muncul sebuah menu ribbon baru spt ini :

image

dan link baru dari start program seperti ini :

image

Beberapa yang harus dipastikan jalan terlebih dahulu adalah :

  1. Engine SQL 2005 / 2008 Analysis Services dalam keadaan running
  2. Setting Enable Data Mining Session di SQL 2008 Management Studio dari bagian server properties untuk Analysis Services
  3. Kemudian setting connection dari menu Data Mining Excel 2007 untuk manage connection baru ke SQL Analysis Service-nya. 
     image

Untuk percobaan pertama kali ini mari kita gunakan sample data yang sudah disiapkan berbarengan dengan instalasi add-ins-nya : tampilan awalnya akan seperti ini

image

Sampe sini dulu yah, di topik berikut-nya saya akan lebih detail membuat report-nya.

Posted by sony | 5 comment(s)
Filed under:

Pivot Table with Office Web Component 11.0

Beberapa orang sering menanyakan ke saya kenapa di Office 2007 penggunaan Office Web Component sudah dihilangkan. Ada beberapa alasan politis terkait dengan itu. Sebelum kita mulai, apa yang dimaksud dengan Office Web Component (OWC) ?.

Office Web Component adalah sebuah komponen berbasiskan Active X yang biasa dipakai oleh pengguna office sebelum 2007 untuk digunakan sebagai tools yang bisa menampilkan Pivot Table / Pivot Chart di dalam aplikasi berbasiskan web atau windows application.

Kemudian beberapa pengembangan selanjutnya dari OWC ini bisa sampai menampilkan pivot table / pivot chart dengan adanya Web Part untuk WSS 2.0 atau dulu orang menggunakan Balance Scorecard dengan MOSA (Microsoft Office Solution Accelerator). Nah seiring dengan perkembangan business intelligence di lingkungan software microsoft seperti Balance Scorecard Manager 2005, Reporting Service dan Performance Point 2007 maka fungsi OWC mulai digantikan oleh software-software tadi.

Ternyata microsoft belum mematikan 100 % OWC (good news utk para pengguna). Microsoft masih terus menyediakan link download untuk OWC ini yang dapat di unduh di :

http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyId=7287252C-402E-4F72-97A5-E0FD290D4B76&displaylang=en

dan juga ada Service Pack-nya utk Office 2007 System :

http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?familyid=C815DFFA-D5F3-4B71-BF46-13721BD44682&displaylang=en

Untuk masalah license jika hanya sebagai viewer saja tidak diperlukan license Office 2003 / 2007. Tetapi jika menggunakan fitur Interactive mode perlu license Office-nya.

Untuk mencoba-nya saya menggunakan Office Sharepoint Designer 2007 sebagai tools menampilkan Office Web Component ini.

Berikut Step by Stepnya :

  1. Buat sebuah HTML Page baru di Sharepoint Designer 2007.
  2. Dari menu Insert –> arahkan ke Web Component image
  3. kemudian akan muncul dialog seperti ini :
  4. Pilih Advanced Controls di component type
  5. Setelah itu di pane sebelah kanan pilih Active X Control klik Next
  6. Kemudian pilih Office Pivot Table 11.0 dari daftar insert Web Component kemudian Finish.
  7. Tampilan dari Web Kita sudah muncul seperti ini :image
  8. Kemudian klik Click Here to connect to data
  9. Buat new connection ke database yang akan di akses oleh kita bisa menggunakan OLAP database / SQL / Access / dsb.
  10. Save HTML-nya di sebuah folder
  11. Kemudian panggil dari Internet Explorer
  12. Aktifkan Active X di Internet Explorer anda kemudian panggil file htm-nya. image
  13. tampilan akan seperti ini : 
  14. Pilih field-field measure di bgn total dan field lainnya di tempat yg di column atau row columnya.
  15. kemudian hasilnya akan seperti ini :image

Ditulisan berikut-nya bagaimana menampilkan OWC ini dalam pengembangan aplikasi berbasis ASP.NET

Posted by sony | 2 comment(s)

Laporan Kegiatan MUGI : Microsoft Update Technology @ UIKA Bogor

Hallo teman-teman....(^_^) MUGI di seluruh Indonesia ini ada report  acara MUGI Priangan di UIKA (Universitas Ibn Khaldun Bogor) yang telah di selenggarakan pada tanggal 27 Desember 2008 dengan jumlah peserta 255 orang, acara ini bekerja sama dengan EO AB PROMOSINDO, WALI KOTA BOGOR, INDOSAT, GIGABYTE dan COMPUTING. Sekali lagi kami dari pihak panitia mengucapkan terima kasih atas partispasi dan dukungannya sehingga acara ini berjalan dengan lancar.

tak lupa kami sampaikan banyak terima kasih kepada Microsoft Indonesia dan MUGI Nasional yang telah banyak membantu dan mensupport dalam acara ini. berikut liputannya:

 

clip_image002

Ini MC nya yang lagi PD hehehehe(^_^) Cayo Semangat

clip_image002<img src=" src="http://mugi.or.id/cfs-file.ashx/__key/CommunityServer.Blogs.Components.WeblogFiles/sony/clip_5F00_image002_5B00_6_5D005F00_thumb.jpg" width="332" height="247" />

Ini Pak Kodarsyah (Ketua MUGI Priangan)

clip_image002[10]

pak Tutang materi Super Komputing

clip_image002[13]

Peserta seminar yang membeludak

clip_image002[15]

Rully membawakan WPF dan Silverlight walaupun lagi muriang

clip_image002[19]

Hendra Eka Putra : SQL 2008 Overview

 

clip_image002[21]

David Yakobus : SAM (Software Asset Management)

 

clip_image002[23]

Hiburan Team Nasyid

 

clip_image002[25]

Ajie (humas Mugi), Sony , Oke

 

clip_image002[27]

clip_image002[29]

clip_image002[31]

 

clip_image002[33]

Pembagian Plakat

clip_image002[35]

Tim Sukses Acara MUGI ini..

 

Semoga terus berkarya.

Posted by sony | 1 comment(s)

Penggunaan WWF di ASP.NET

Ternyata penggunaan workflow di dalam ASP.NET jauh berbeda dengan penggunaan workflow dalam windows based application,tadi-nya saya pikir konsep-nya sama saja ternyata tidak semudah dalam windows based application. Setelah melihat-lihat beberapa dokumentasi dari MSDN dan dari beberapa buku akhirnya ketemu juga beberapa hal yang mendasari perbedaan itu, yang paling penting adalah penempatan object Workflow Runtime-nya. Apakah mau disimpan ke dalam application variable atau mau disimpan ke dalam sebuah class host tersendiri yang berada dalam satu web based application tempat host dari workflow tersebut berada.

Hasil penelusuran saya akan dituangkan dalam tulisan berikut ini. Saat ini ada 2 cara untuk menggunakan WWF di dalam ASP.NET :

  1. Mempublish workflow menjadi web services.
  2. Membuat workflow dengan cara biasa

Saya akan membahas cara yang kedua saat ini. Dimulai dengan membuat new website baru dengan menggunakan Visual Studio 2008. Kemudian tambahkan 1 project Sequential Workflow baru dengan menggunakan VB / C# sebagai language-nya. Untuk memudahkan pemahaman saya akan gunakan perhitungan matematika biasa.

VS 2008 Solution explorer akan terlihat seperti ini :

gbr1

Buka Worflow Editor kemudian tambahkan 1 buah Code Activity kedalam workflow, double click code activity. Didalam code view kita tambahkan 3 buah property.

 

    1 using System;

    2 using System.ComponentModel;

    3 using System.ComponentModel.Design;

    4 using System.Collections;

    5 using System.Drawing;

    6 using System.Linq;

    7 using System.Workflow.ComponentModel.Compiler;

    8 using System.Workflow.ComponentModel.Serialization;

    9 using System.Workflow.ComponentModel;

   10 using System.Workflow.ComponentModel.Design;

   11 using System.Workflow.Runtime;

   12 using System.Workflow.Activities;

   13 using System.Workflow.Activities.Rules;

   14 

   15 

   16 namespace WFMath

   17 {

   18     public sealed partial class Workflow1 : SequentialWorkflowActivity

   19     {

   20         private Double m_nilai1;

   21         private Double m_nilai2;

   22         private Double m_hasil;

   23 

   24         public Workflow1()

   25         {

   26             InitializeComponent();

   27         }

   28 

   29         public Double nilai1 {

   30             get {return m_nilai1;}

   31             set {m_nilai1 = value;}

   32         }

   33 

   34         public Double nilai2{

   35             get {return m_nilai2;}

   36             set {m_nilai2 = value;}

   37         }

   38 

   39         public Double hasil {

   40             get { return m_hasil; }

   41             set { m_hasil = value; }

   42         }       

   43 

   44         private void codeActivity1_ExecuteCode(object sender, EventArgs e)

   45         {

   46             m_hasil = m_nilai1 + m_nilai2;

   47             Console.WriteLine("Workflow tereksekusi");

   48             Console.WriteLine(m_hasil.ToString());

   49             Console.WriteLine("Workflow selesai");

   50         }

   51     }

   52 

   53 }

 

Kemudian modifikasi web.config untuk mempersiapkan penggunaan library yang akan dipakai.

1. Sisipkan baris dibawah didalam <ConfigSections>

<section name="WorkflowRuntime" type="System.Workflow.Runtime.Configuration.WorkflowRuntimeSection,System.Workflow.Runtime, Version=3.0.00000.0, Culture=neutral,PublicKeyToken=31bf3856ad364e35" />

2.  Setelah close tag </ConfigSections> sisipkan runtime dibawah.

   <WorkflowRuntime Name="WorkflowServiceContainer">

      <Services>

      <add type="System.Workflow.Runtime.Hosting.ManualWorkflowSchedulerService,System.Workflow.Runtime, Version=3.0.0.0,Culture=neutral,PublicKeyToken=31bf3856ad364e35"/>

      <add type="System.Workflow.Runtime.Hosting.DefaultWorkflowCommitWorkBatchService,System.Workflow.Runtime, Version=3.0.0.0, Culture=neutral,PublicKeyToken=31bf3856ad364e35"/>

      </Services>

   </WorkflowRuntime>

3.  Di dalam assemblies section sisipkan ini :

<add assembly="System.Workflow.Runtime, Version=3.0.0.0,Culture=neutral, PublicKeyToken=31BF3856AD364E35"/>

<add assembly="System.Workflow.ComponentModel, Version=3.0.0.0,Culture=neutral, PublicKeyToken=31BF3856AD364E35"/>

<add assembly="System.Workflow.Activities, Version=3.0.0.0,Culture=neutral, PublicKeyToken=31BF3856AD364E35"/>           

Kemudian didalam global.asax Simpan object workflow runtime pada saat application start berjalan dan stop workflow runtime pada saat application on end.

   41     void Application_Start(object sender, EventArgs e)

   42     {

   43         // Code that runs on application startup

   44         System.Workflow.Runtime.WorkflowRuntime workflowRuntime =

   45         new System.Workflow.Runtime.WorkflowRuntime("WorkflowRuntime");

   46         //start the workflow runtime

   47         workflowRuntime.StartRuntime();

   48         //save the runtime for use by individual pages

   49         Application["WorkflowRuntime"] = workflowRuntime;       

   50 

   51     }

   52 

   53     void Application_End(object sender, EventArgs e)

   54     {

   55         //  Code that runs on application shutdown

   56         System.Workflow.Runtime.WorkflowRuntime workflowRuntime =

                   Application["WorkflowRuntime"] as System.Workflow.Runtime.WorkflowRuntime;

   57         workflowRuntime.StopRuntime();

   58     }

 

Di defaut aspx buat tampilan seperti ini :

gbr2

beri id utk masing textbox : txtnilai1,txtnilai2 dan txthasil

kemudian di bagian click button double click masuk ke event click

   17     protected void Button1_Click(object sender, EventArgs e)

   18     {

   19         WorkflowRuntime workflowRuntime = Application["WorkflowRuntime"] as WorkflowRuntime;

   20         //retrieve the scheduler that is used to execute workflows

   21         ManualWorkflowSchedulerService scheduler =

   22         workflowRuntime.GetService(typeof(ManualWorkflowSchedulerService)) as ManualWorkflowSchedulerService;

   23 

   24         workflowRuntime.WorkflowCompleted += new EventHandler<WorkflowCompletedEventArgs>(workflowRuntime_WorkflowCompleted);

   25         Double iNilai1;

   26         Double iNilai2;

   27         Double.TryParse(txtnilai1.Text, out iNilai1);

   28         Double.TryParse(txtNilai2.Text, out iNilai2);

   29 

   30         Dictionary<String, Object> wfArguments = new Dictionary<string, object>();

   31         wfArguments.Add("nilai1", iNilai1);

   32         wfArguments.Add("nilai2", iNilai2);

   33 

   34         WorkflowInstance instance = workflowRuntime.CreateWorkflow(typeof(WFMath.Workflow1), wfArguments);

   35         instance.Start();

   36 

   37         scheduler.RunWorkflow(instance.InstanceId);

   38     }

   39 

   40     private void workflowRuntime_WorkflowCompleted(object sender, WorkflowCompletedEventArgs e)

   41     {

   42         if (e.OutputParameters.ContainsKey("hasil"))

   43         {

   44             Double dHasil = (Double)e.OutputParameters["hasil"];

   45             txtHasil.Text = dHasil.ToString();

   46         }

   47     }

 

Selesai semua-nya kemudian di test dari page defaut.aspx

gb3

hasil-nya akan keluar seperti ini, dimana proses perhitungannya dilakukan didalam WWF bukan di dalam coding-nya.

Posted by sony | 1 comment(s)
Filed under: ,

MUGI hadir di USNI

USNI (Universitas Satya Negara Indonesia) yang berlokasi di Arteri Pondok Indah Jakarta bekerja sama dengan MUGI Regional Jadetabek mengadakan Seminar mengenai Microsoft Technology Update dan salah satu perusahaan komputer yang ada saat ini di Jakarta. Terima kasih juga kepada AB Promosindo selaku Event Organizer yang sudah mengundang kami di seminar ini. Dari MUGI sendiri hadir pembicara David Jacobus seorang technical trainer freelance yang sangat menguasai teknologi client operating system semua product Microsoft.

 

Seminar USNI 27 Nov 2008_back right

Seminar USNI 27 Nov 2008_mugi (1)

Seminar USNI 27 Nov 2008_registrasi (1)

Seminar USNI 27 Nov 2008_registrasi (2)

Ayo terus berkarya para ponggawa MUGI terutama di regional yang lain.

Posted by sony | with no comments
Filed under: ,

Blog Competition 2008

blog_2008

Untuk lebih menggiatkan kegiatan online. Pengurus MUGI-Nasional menyelenggarakan Blog Competition
Segera posting artikel-artikel anda disini. Kegiatan ini bersifat umum untuk Profesional, Mahasiswa , Praktisi IT.

Sebisa mungkin artikel yang anda buat disini tentang IT secara umum.
Ayo segera posting artikel-artikel anda disini.

Posted by sony | 3 comment(s)
More Posts Next page »