Membuat Custom Activity Workflow Untuk Sharepoint Designer 2010

Saat ini untuk membuat sebuah workflow di sharepoint 2010 tools yang paling mudah adalah Sharepoint Designer. Dengan tools ini kita bisa membuat code-less workflow process yang sederhana maupun kompleks tergantung kebutuhan. Akan tetapi dibalik kemudahan-nya tersisa beberapa kekurangan yang tidak bisa di penuhi oleh standard instalasi sharepoint designer 2010. Beberapa contoh kelemahannya adalah akses ke data luar baik itu menggunakan web services dari luar atau database dari luar sharepoint.

Contoh tampilan workflow process sharepoint designer  :

 

Secara logical diagram hubungan antara sharepoint 2010 dengan workflow process bisa dilihat dalam gambar di bawah :
Kondisi sebelum dibuat custom activity :


image

Kondisi sesudah dibuat custom activity (CA) :
image

 

Kesimpulannya dengan menggunakan Custom Activity kita bisa melakukan ekstensifikasi terhadap semua business process diluar sharepoint yang ingin di integrate dengan workflow di dalam sharepoint.

Business Case :

  1. Dalam sebuah workflow process ingin ditambahkan sebuah activity untuk melakukan pembuatan sebuah site baru dengan parameter yang kita bisa rubah sendiri nilai-nya dan dapat dimanfaatkan oleh semua proses pembuatan workflow di dalam sebuah site.
  2. Hasil dari pembuatan CA ini ingin menambahkan sebuah action / activity baru yang secara umum dapat digunakan oleh semua Workflow untuk sharepoint.
    Ini contoh hasil tampilan yang diharapkan :
    image
  3. Saya mendapatkan referensi hasil dari orang lain dengan informasi di blog-nya :
    http://yuriburger.net/2011/02/21/custom-sharepoint-designer-activity/

Menggunakan Sharepoint Diagnostic Tool untuk monitoring sharepoint Farm

Dalam tulisan ini saya mencoba menjelaskan sebuah tools sederhana dan gratis dari microsoft untuk melakukan monitoring terhadap sharepoint 2010 farm yang kita gunakan. Tools ini cukup memberikan informasi berharga untuk para administrator sharepoint.

Dua hal mendasar yang bisa kita gunakan untuk melakukan monitoring sharepoint ini adalah :

  1. Availability : disini kita bisa melihat berapa persen availability dari sharepoint farm.
  2. Latency Percentiles : disini kita bisa melihat berapa jeda waktu antara request dari user terhadap sharepoint
    image

Untuk download tools ini bisa mengakses link berikut : http://www.microsoft.com/en-us/download/details.aspx?id=20022. Ada 2 cara untuk mengakses tools ini yang pertama adalah :

  1. Running aplikasi ini di tempat yang sama dengan sharepoint form. Untuk cara ini tidak terlalu susah konfigurasi-nya. Install aplikasi arahkan ke server-nya kemudian langsung jalankan.
  2. Running aplikasi di tempat yang berbeda (remote installation). Untuk cara ini kita harus refer link technet ini :
    http://technet.microsoft.com/en-us/library/hh144782.aspx. Aktifkan power shell di server yang akan di remote kemudian di client, kemudian jalankan script- script powershell yang terdapat dalam link sebelumnya.

Beberapa informasi yang bisa di dapat dari tools ini adalah :
image

Posted by sony | with no comments

Seminar Microsoft Technology Update I MUGI Mataram

Alhamdulillah pelaksanaan acara Microsoft Technology Update sebagai acara kegiatan resmi MUGI Mataram telah selesai dilaksanakan kemarin hari Sabtu tanggal 30 Juni 2012. Lokasi kegiatan acara bisa dilihat di bagian yang dilingkari di peta berikut :
image

Kegiatan ini dimulai tepat jam 9 pagi dibuka oleh MC

IMG_8163 IMG_8164
Sambutan dari ketua Panitia Acara Sambutan dari Ketua Yayasan dan Ketua MUGI Mataram

Berikut para pembicara seminar :

IMG_8198

IMG_8241

IMG_8266

IMG_8289_edit

IMG_8295_edit

Dikhi Wayhudi Aras

Junaidi

Sandy Kurniawan

Sony Setiawan

Rahmat Karyawan

SDLC

ASP.NET + Web Matrix

SQL Reporting 2012

Sharepoint 2010

Infopath 2010

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Semoga materi yang disampaikan dapat bermanfaat buat para peserta pameran yang kurang lebih berkisar antara 150 – 200 peserta. Sampai jumpa di acara berikut-nya MUGI Mataram.

 

IMG_8309

Foto bersama para pembicara dan sebagian panita acara, yang telah membantu terlaksananya seminar ini.

Installation Sharepoint 2010 with SQL Server 2012 Standard

Sehubungan sudah release-nya SQL Server 2012 all edition, saya ingin memberikan informasi bagaimana kita ingin membuat instalasi Sharepoint 2010 dengan menggunakan database baru ini dengan menggunakan OS development Windows 7 SP 1 x64. 

Langkah-langkah-nya adalah sbb :

  1. Install semua pre requiste installer-nya seperti yang dilakukan disini
  2. Install SQL Server 2012 standard edition, disini instalasi-nya cukup lama lebih lama dari instalasi SQL Server 2008 R2 standard edition.
  3. Install Sharepoint 2010 ent edition
  4. Download Sharepoint 2010 SP1 disini
  5. Install SP1
  6. Kemudian jalankan Sharepoint Products Configuration tools :
    image
  7. Pastikan koneksi ke Domain terhubung dengan baik
  8. Gunakan service account untuk membuat farm.
  9. Ikuti semua langkah standard dan akhirnya berhasil membuat sebuah site.
    image
  10. Jika ada kesulitan silakan comment.

Create Custom solution to Redirect page to another URL in Sharepoint 2010

Terkadang dalam sharepoint portal 2010 site yang sudah kita buat masih menggunakan http://<namaserver>. Kemudian setelah kita terapkan Alternate Access Mapping kita bisa rubah dengan menggunakan nama baru yang dibentuk dari DNS dan host header di IIS serta menambahkan ke dalam AAM agar user bisa mengakses menggunakan nama yang lebih gampang diingat.

image
Akan tetapi dengan cara seperti ini kemungkinan user untuk akses melalui namaserver masih terbuka. Oleh karena itu kita memerlukan sebuah solusi yang bisa diterapkan di page mana saja yang ingin kita redirect ke tempat lain.

  1. Buka visual studio 2010, buat project baru menggunakan template Empty Sharepoint Project, beri nama testRedirect
    image
  2. Pilih Farm Solution, karena sandboxed solution tidak bisa melakukan redirect, klik finish
    image
  3. Pilih Add New Item dari Project yang baru dibuat
    image
  4. Ketikan baris berikut :
  5. Code Snippet
    1. public class Redirect : WebPart
    2. {
    3. protected override void CreateChildControls()
    4. [Personalizable(), WebBrowsable]
    5. public string urlFromRedirect { get; set; }
    6. [Personalizable(), WebBrowsable]
    7. public string urlToRedirect {get;set;}
    8. protected override void CreateChildControls()
    9. {
    10. string sUrl = getUrlInformation();
    11. if (sUrl == urlFromRedirect)
    12. {
    13. SPUtility.Redirect(urlToRedirect, SPRedirectFlags.Static, HttpContext.Current);
    14. }
    15. }
    16. private string getUrlInformation()
    17. {
    18. string url1 = "";
    19. url1 = Page.Request.Url.ToString();
    20. return url1;
    21. }
  6. Di kompile dan dijadikan package untuk di disimpan di dalam sharepoint dengan menggunakan perintah SP-AddSolution dari PowerShell Command.
  7. Setelah di masukkan ke dalam sharepoint masukan ke page yang akan di redirect :
    image
  8. Edit Webpart yang sudah masuk dengan memasukkan 2 properti yang dibutuhkan :
    image
  9. Save dan kemudian aktifkan solusi ini, ketika url yang dipanggil sesuai yang ada dalam properti urlfromredirect maka akan di redirect ke urltoredirect.
  10. Selamat mencoba.


 


     
Posted by sony | with no comments

Export list / document library to another sharepoint site

Terkadang kita ingin memindahkan sebuah list / document library sharepoint 2010 ke site / site collection lain karena sudah ada isinya dan ter implementasi dengan baik. Akan tetapi karena data-nya maka kalau dikerjakan secara manual akan sangat menyita waktu. Oleh karena itu saya akan coba menampilkan bagaimana cara-nya melakukan proses export list ke sharepoint

  1. Akses  ke sharepoint central admin , Klik backup and restore
    image
  2. Pilih Export a site or list
    image
  3. Pilih site collection dan list yang akan di backup :
    image
  4. Isi filename dengan menggunakan share folder tertentu, mis : \\server1\backup\export1.cmp
  5. Terakhir klik button Start Export
  6. Tunggu hingga proses backup selesai
  7. Setelah selesai cek di target folder backup-nya apakah muncul file hasil export.
  8. Untuk melakukan proses import-nya gunakan perintah Import-SPWeb dari Sharepoint Admin Command power Shell
    image
  9. Proses selesai
Posted by sony | with no comments

Resolving PowerPivot Installation in Sharepoint 2010

Pernahkah anda mengalami kesulitan dalam instalasi powerpivot for sharepoint 2010 seperti ini :
image

Sehingga efek-nya setiap kali ingin membuat sebuah services application di sharepoint 2010 yang terkait dengan powerpivot akan mendapatkan error yaitu object reference not set. Setelah mempelajari dari beberapa referensi akhirnya saya menemukan cara yang cukup tricky dari link ini :

1.  http://powerpivotgeek.com/2010/06/14/installation-failure-could-not-load-file-or-assembly-microsoft-analysisservices-sharepoint-integration-dll/

2.  http://powerpivotgeek.com/2010/06/14/uninstalling-powerpivot-does-what-arg/

 

Yang saya lakukan adalah seperti ini :

  1. Uninstall Powerpivot dari instalasi di sharepoint
    caranya umumnya dari control panel –> uninstalling –> pilih sql server 2008 x64
  2. Restart machine
  3. Lihat link no. 2 untuk membersihkan proses uninstalling powerpivot.
  4. Restart / reboot machine
  5. Buat sebuah file setup100.exe.config file berisi
    <?xml version="1.0" encoding="utf-8" ?>
    <configuration>
    <runtime>
    <disableCachingBindingFailures enabled="1" />
    </runtime>
    </configuration>
  6. Simpan dalam %ProgramFiles%\Microsoft SQL Server\100\Setup Bootstrap\SQLServer2008R2\x64
  7. Install kembali powerpivot maka proses selesai.
Posted by sony | with no comments
Filed under:

Entering Resource Pool for Project Server 2010

Project Server 2010 merupakan sebuah tools yang dapat digunakan oleh sebuah organisasi yang besar dalam project manajemen. Salah satu fitur yang ada adalah penggunaan resource yang di ambil dari active directory untuk menentukan level of user yang akan menggunakan tools ini. Akan tetapi jika kita menggunakan langsung project server 2010 dalam menambahkan resources dari active directory ke dalam project server akan sangat membutuhkan waktu yang lama. Oleh karena itu dalam kesempatan kali ini saya mencoba sharring pengalaman menggunakan Project Professional 2010 untuk melakukan penambahan enterprise resource pool.

  1. Konfigurasi project profesional 2010 agar bisa terkoneksi dengan project server 2010
    image
  2. Dari menu Resources di MS project professional 2010 arahkan ke menu resource
    image
  3. Cari dari address book kemudian masukkan ke dalam list user-user yang akan dijadikan enterprise resource pool.
Posted by sony | with no comments

Powerpivot for sharepoint Installation

Powerpivot merupakan sebuah tools yang sudah diperkenalkan sejak tahun 2010, dimana fungsi dari tools ini adalah memberikan pengalaman pada user untuk melakukan proses pembuatan report dengan menggunakan fitur analysis services dari SQL Server 2008 R2. Powerpivot saat ini bisa dipakai di 2 produk yaitu Excel 2010 dan Sharepoint 2010. Pada kesempatan kali ini saya akan menyajikan petunjuk instalasi powerpivot di Sharepoint 2010.

  1. Di server yang terinstall sharepoint 2010, jalankan installer sql 2008R2, pilih new installation or add features.
    image
  2. Ikuti langkah-langkah instalasi-nya hingga muncul tampilan seperti ini , klik next :
    image
  3. Pilih New Installation or add shared feature di dalam tampilan berikut :
    image
  4. Ikuti langkah-langkah-nya secara default hingga muncul tampilan seperti ini , pilih SQL Server PowerPivot for Sharepoint
    image
    pilih new server dalam combo box, kemudian klik next
  5. Sampai proses ini proses instalasi selesai pada tahapan selanjut-nya dilanjutkan dengan melakukan konfigurasi di sharepoint 2010-nya.
Posted by sony | with no comments
Filed under:

Using msgbox server control for developing sharepoint 2010 webpart

Didalam pengembangan sharepoint webpart hal yang kecil artinya tapi cukup memberikan pengaruh yang besar adalah penerapan message box / alert dalam form webpart yang akan kita buat. Bagi kalangan developer sharepoint 2010 itu cukup mengganggu dalam kenyamanan coding. Umumnya para developer menggunakan client scripting yang di inject ke dalam webpart form.

Setelah saya cari cara yang paling baik dalam penerapannya entah itu menggunakan client scripting manapun, akhirnya pilihan saya adalah menggunakan sebuah server control yang di share oleh teman kita dari china yaitu Ning Liao, Liang yang seperti yang bisa kalian lihat di sini : http://www.codeproject.com/KB/webforms/NingLiangSimpleControl.aspx di sini tersedia source server control yang dibuat masih menggunakan asp.net 1.1. Akan tetapi dengan sedikit modifikasi akhirnya komponen ini bisa saya jadikan component yang siap untuk dipasang di webpart manapun.

Berikut step by step-nya :

  1. Download source-nya dari : Download source of msgBox server control - 7 Kb
  2. Extract file zip-nya kemudian buka dari VS studio 2008 / VS 2010, biarkan proses konversi-nya berjalan.
  3. Tambahan key file *.snk dari project properties, tujuannya adalah untuk di daftarkan menjadi sebuah assembly yang bisa disimpan ke dalam GAC (Global Assemby Cache).
    image
  4. Setelah itu di build ulang oleh visual studio dengan mode release.
  5. Untuk menambahkan kedalam c:\windows\assembly saya sarankan gunakan tools gacutil yang terdapat dalam visual studio 2010 tools command prompt.image
  6. Setelah proses berhasil, selanjutnya kita coba membuat visual webpart dengan visual studio 2010.
  7. Buka visual studio 2010, buat proyek baru menggunakan template visual webpart.
  8. Dari bagian toolbox-nya visual studio 2010 tambahkan assembly msgBox, browse ke lokasi di : C:\Windows\assembly\GAC_MSIL\msgBox
    image
  9. Tambahkan 1 msgbox control kedalam body message manapun di webpart form kita, contoh-nya akan seperti ini :
    image
  10. Berikut-nya adalah kita modifikasi code dibelakang-nya, yang pertama harus dilakukan adalah menambahkan beberapa baris di dalam page_load dari webpart, seperti ini :
  11. Code Snippet – HTML ascx code
    1. <%@ Assembly Name="$SharePoint.Project.AssemblyFullName$" %>
    2. <%@ Assembly Name="Microsoft.Web.CommandUI, Version=14.0.0.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=71e9bce111e9429c" %>
    3. <%@ Register Tagprefix="SharePoint" Namespace="Microsoft.SharePoint.WebControls" Assembly="Microsoft.SharePoint, Version=14.0.0.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=71e9bce111e9429c" %>
    4. <%@ Register Tagprefix="Utilities" Namespace="Microsoft.SharePoint.Utilities" Assembly="Microsoft.SharePoint, Version=14.0.0.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=71e9bce111e9429c" %>
    5. <%@ Register Tagprefix="asp" Namespace="System.Web.UI" Assembly="System.Web.Extensions, Version=3.5.0.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=31bf3856ad364e35" %>
    6. <%@ Import Namespace="Microsoft.SharePoint" %>
    7. <%@ Register Tagprefix="WebPartPages" Namespace="Microsoft.SharePoint.WebPartPages" Assembly="Microsoft.SharePoint, Version=14.0.0.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=71e9bce111e9429c" %>
    8. <%@ Control Language="C#" AutoEventWireup="true" CodeBehind="testMsgBoxUserControl.ascx.cs" Inherits="testMsgBox.testMsgBox.testMsgBoxUserControl" %>
    9. <%@ Register assembly="msgBox, Version=1.0.4192.19499, Culture=neutral, PublicKeyToken=d7d8884f1b19ea9e" namespace="BunnyBear" tagprefix="cc1" %>
    10.  
    11. <cc1:msgBox ID="msgBox1" runat="server" />
    12. <p>
    13.     <asp:Button ID="Button1" runat="server" onclick="Button1_Click" Text="Button" />
    14.     <asp:TextBox ID="TextBox1" runat="server" style="margin-bottom: 0px"></asp:TextBox>
    15. </p>


    Code Snippet
    1. using System;
    2. using System.Web.UI;
    3. using System.Web.UI.WebControls;
    4. using System.Web.UI.WebControls.WebParts;
    5. using System.Web.UI.HtmlControls;
    6. using BunnyBear;
    7.  
    8.  
    9. namespace testMsgBox.testMsgBox
    10. {
    11.     public partial class testMsgBoxUserControl : UserControl
    12.     {
    13.         protected void Page_Load(object sender, EventArgs e)
    14.         {
    15.             //PLEASE COPY THE FOLLOWING CODE TO YOUR Page_Load() WHEN USING THE SERVER CONTROL in your page
    16.             if (IsPostBack)
    17.             {
    18.                 if (Request.Form["hid_f"] == "1")
    19.                 {
    20.                     Request.Form["hid_f"].Replace("1", "0");   //Reset the hidden field back to original value "0"
    21.  
    22.                     //Here put your continuing processing code after user confirm
    23.                     msgBox1.alert("hello " + TextBox1.Text);
    24.                 }
    25.            
    26.             }
    27.             //END OF CODE TO BE COPIED
    28.  
    29.         }
    30.  
    31.         protected void Button1_Click(object sender, EventArgs e)
    32.         {
    33.             if (TextBox1.Text == null || TextBox1.Text == "")
    34.                 msgBox1.alert("Please input something in the text box.");
    35.             else
    36.                 msgBox1.confirm("Hello " + TextBox1.Text + "! do you want to continue?", "hid_f");
    37.  
    38.         }
    39.     }
    40. }
  12. Setelah selesai, compile dan deploy kembali ke dalam sharepoint dan di test

Selamat mencoba.

Prepare Development Environment to create Sharepoint project in Visual Studio 2010

Pengembangan proyek sharepoint 2010 saat ini sudah semakin gampang, terutama dari sisi pembuatan webpart atau obyek-obyek lain yang ingin diterapkan. Kendala yang paling susah adalah mempersiapkan development environment di lingkungan developer tetapi dengan tidak melakukan instalasi sharepoint di komputer-nya developer. Untuk mengatasi-nya perlu di akali dengan cara seperti ini :

  1. Melakukan perubahan registry di pc-nya developer untuk mengelabui vs 2010 pada saat membuat project baru sharepoint.
  2. Menambahkan beberapa class library sharepoint di pc developer agar tidak bermasalah pada saat melakukan kompilasi.
  3. Membuat project di pc developer kemudian di build dan package
  4. Copy file pdb dan wsp dari hasil build dan package ke sebuah sharing folder  di server.
  5. Install file wsp dengan menggunakan Power Shell Command
  6. Deploy solution file di sebuah site.
  7. Activate feature di site collection.
  8. aBuat page-nya kemudian tanamkan webpart yang sudah dibuat ke dalam page tersebut dan jalankan.

Berikut step by step-nya :

  1. Export regiter dari server sharepoint berlokasi :
    [HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Shared Tools\Web Server Extensions\14.0] menjadi sebuah file reg.
    image
  2. copy file reg diatas ke pc-nya developer, kemudian jalankan file tersebut, pastikan pada saat menjalankan file reg tersebut dari user login yang mempunyai hak local administrator.
  3. Kemudian copy juga satu folder di : C:\Program Files\Common Files\Microsoft Shared\Web Server Extensions\14\ISAPI dari sharepoint server ke pc-developer.
    image
  4. Buat project baru dari visual studio 2010 di pc developer dengan memilih sharepoint project templates.
  5. Pilih misalnya visual web part sebagai project templates, maka akan terbuka project seperti biasanya. Akan tetapi di bagian project references akan terlihat class library Microsoft.Sharepoint dan Microsoft.Sharepoint.Security tidak dikenal library-nya. Oleh karena itu perlu ditambahkan library yang tadi sudah di kopi kan ke lokasi di pc developer secara manual.
    clip_image002
  6. Setelah selesai membuat kondisi seperti ini maka persiapan development sudah selesai, selanjutnya tinggal melakukan compile dan deployment ke server sharepoint.
  7. Coba buat tampilan web part seperti ini :
    clip_image002[5]
  8. Dan coding di belakang-nya seperti ini :
    clip_image002[7]
  9. Setelah selesai build dan package dengan menggunakan tools seperti dibawah ini :
    image
  10. Hasilnya akan membentuk file dll, pdb dan juga wsp file, ambil file pdb dan wsp dari folder bin \ debug yang ada di folder project kita. File ber ekstension pdb di kopi dan disimpan di c:\windows\assembly server sharepoint yang akan kita deploy. Setelah itu file ber-ekstension wsp akan di simpan di folder mana saja dalam server sharepoint-nya.
  11. Jalankan sharepoint 2010 management shell untuk melakukan instalasi wsp file ke dalam server.
    image
  12. Kalau berhasil proses instalasi wsp-nya maka masuk ke dalam sharepoint central admin di bagian System Settings – manage farm solutions.
    image
  13. Pilih file wsp yang baru di install kemudian di bagian atas ada tombol deploy, pilih yang default setelah itu tunggu sampai tulisan status-nya berubah menjadi deployed.
  14. Jika sudah selesai untuk mengaktifkannya masuk ke site settings kemudian pilih manage site collection features, aktifkan feature yang sudah di deployed tadi selanjutnya webpart sudah bisa digunakan.

Extend Visual Web Part Sharepoint 2010

Jika anda menemukan kondisi dimana sharepoint 2010 dijadikan sebagai development platform dan membutuhkan proses pengembangan aplikasi yang intensif serta berulang-ulang pada saat memanggil sebuah function / module tertentu entah itu object dari sharepoint 2010 maupun yang lain. Maka diperlukan sebuah standard pengembangan yang akan di ikuti oleh semua programmer di sebuah organisasi. Salah satu cara yang dapat memudahkan proses kerja adalah membuat sebuah class turunan dari UserControl-nya System.web.ui yang bertujuan untuk mengambil fungsi-fungsi yang terus berulang di pengembangan web part sehingga tidak harus selalu di buat code-nya.

Konsep yang akan digunakan dalam pengembangan Visual Web Part Sharepoint 2010 ini adalah :

  1. Mengembangkan Class Library yang di turunkan dari System.Web.UI.WebControl.UserControl
  2. Menambahkan beberapa reference yang penting ke dalam class baru yang penting seperti koneksi ke database, sharepoint, WCF library dsb.
  3. Membuat standard method yang akan secara general digunakan di semua aplikasi yang menggunakan web part.
  4. Build class library dengan menambahkan code signing ke dalam-nya.
  5. Simpan hasil build-nya ke dalam windows assembly tempat server sharepoint itu berada.
  6. Selanjutnya bisa digunakan dalam pengembangan web part di sharepoint.

Step by Step-nya seperti ini :

  1. Buka Visual Studio 2010 , kemudian buat project baru dengan menggunakan template Class Library
    image
  2. Beri nama class dan solusi-nya , klik OK
  3. Rename class yang default dari template :
    image
  4. Tambahkan baris code berikut sebagai sample :
  5. using System;
    using System.Collections.Generic;
    using System.Linq;
    using System.Text;
     
    namespace clExtendUserControl
    {     public class TestUC
        {         protected string GetString(string test)         {             return "Hello World";         }     }
    }
  6. Tambahkan code signing security kedalam project kita dari project properties.
    image
  7. Build Project kemudian dll file-nya disimpan di windows assembly
    image
  8. Sampai disini user control yang hasil turunan sudah bisa dipergunakan dalam pengembangan webpart.
  9. Tambahkan project baru bertipe visual web part dari sharepoint 2010 category, klik OK.
    image
  10. Setelah muncul tampilan desainer-nya, coba tambahkan label 1 dan command button kedalam visual web part yang kita buat.
    image
  11. Tambahkan reference user control yang sudah di extend tadi.
    image
  12. Buka coding dari webpart user control yang sudah kita peroleh saat ini
    using System;
    using
    System.Web.UI;
    using
    System.Web.UI.WebControls;
    using
    System.Web.UI.WebControls.WebParts;
    using clExtendUserControl;
  13. Tambahkan namespace di bagian atas dari code, kemudian rubah bagian ini :
        public partial class VisualWebPart1UserControl : UserControl

    menjadi :

        public partial class VisualWebPart1UserControl : TestUC
  14. Button dari web part desainer double click untuk mendapatkan button click event viewernya.
  15.         protected void Button1_Click(object sender, EventArgs e)         {             Label1.Text = this.GetString("Hello");         }
  16. Compile dan deploy ke dalam sharepoint.
  17. Selanjutnya tinggal di test.

Pengembangan lanjutannya fokus pada penambahan feature-feature yang umum dipakai dalam pembuatan web part sehingga programmer yang lain akan bisa menggunakan feature dari web part yang sudah kita buat tanpa perlu coding ulang.

Sumbawa, 19.25

Posted by sony | with no comments

Event Report MUGI for Future Students in ABFII Perbanas

Hari sabtu tanggal 16 April kemarin, MUGI Jadetabek dan MUGI Perbanas mengadakan kegiatan seminar dengan tajuk tema  MUGI for Future Students. Maksudnya adalah bagaimana Komunitas ini  dapat menjadi sumber inspirasi bagi para mahasiswa dan juga insan-insan IT yang ingin mengembangkan ilmu pengetahuannya. Menurut rencana ada 4 pembicara yang akan tampil :

1. Kunto Baiquni (MVP – Setup and Deployment)

2. Agusto Xaverius (MVP – Sharepoint)

3. Abdullah Muhammad (MSP – MUGI UIN)

4. Fandy Pratama  (MUGI Perbanas)

Akan tetapi karena ada problem teknis di lapangan, mbah Kunto mendadak berhalangan datang untung saja ada Bambang F. Indarto dan Rizqi (MUGI Jadetabek) yang bisa mengisi acara. Terima kasih kepada kedua rekan kita yang bersedia dan siap men-deliver materi di acara tersebut.

DPP_0050

Bambang F Indarto (MS Certification)

DPP_0051

Rizqi (Microsoft Desktop Optimization Pack)

 

DPP_0054

Abdullah Muhammad (Windows Phone 7) Demo Bing Maps Application

DPP_0059

Agusto Xaverius (Sharepoint 2010)

 

DPP_0060

Darmawan Suandi (perkenalan new DPE team)

 

DPP_0062

Sony Setiawan (Cloud Computing) – Dadakan menggantikan Kunto Baiquni yang sakit.

DPP_0057

Koordinator Lapangan – Rusdi (Ketua MUGI Jadetabek)

DPP_0052

Suasana Makan Siang

Using SPMetal for retrieving Sharepoint list

SPMetal merupakan sebuah utility yang bisa dimanfaatkan oleh Linq for sharepoint untuk mengambil sebuah item di Sharepoint list.

Skenario :

Tampilan di dalam announcements ketika di klik link-nya akan berwujud tampilan standard, kita ingin membuat tampilan news di dalam sharepoint announcements menjadi bagian dari sebuah application page di dalam sharepoint. Di dalam sample ini saya akan menggunakan sebuah sharepoint site yang sudah ada yaitu http://sony-pc/test

  1. Buat project baru dengan menggunakan template Empty Sharepoint Project. Kemudian pilih farm solution.
    image
  2. Tambahan new item Application page di dalam project.
    image
  3. Di dalam application page yang baru sisipkan di dalam placeHolderMain content place holder yang sebuah literal object.
    image
  4. Masuk ke visual studio command prompt , jalankan perintah SPMetal dengan menggunakan command seperti ini :
    SPMetal /web:http://sony-pc/test  /code:entities.cs
  5. Tambahkan library references Microsoft.Sharepoint.Linq dari “C:\Program Files\Common Files\Microsoft Shared\Web Server Extensions\14\ISAPI” hingga muncul seperti ini :
    image
    image
  6. Di dalam page load event page yang baru sisipkan code seperti ini :
  7. string id = Request.QueryString["id"];

    using (EntitiesDataContext dc = new EntitiesDataContext("http://sony-pc/test"))
    {
        var q = from Announcement in dc.Announcements
                where Announcement.Id == int.Parse(id)
                select new { Announcement.Title, Announcement.Body };

        foreach(var a in q)
        {
            Literal1.Text = a.Body;                   
        }
    }

  8. Build serta deploy page
  9. Kemudian akses dari browser ke page yang baru dengan lokasi :http://sony-pc/Test/_layouts/feature_sp/newspage.aspx?id=3601
  10. ID 3601 merupakan id dari item announcements yang mau di akses.
  11. Maka akan muncul sebuah page dari news yang kita tambahkan seperti ini :
    image
  12. Ketika berubah-ubah master page, tetap tidak akan berubah tampilan dari application page-nya.

 

  • Duplicate List Item to Another sharepoint Site

    Dalam blog saya kali ini mencoba untuk menjawab beberapa pertanyaan dari teman-teman yang terkait dengan melakukan duplikasi item dari sebuah sharpoint list ke list yang terdapat di site url yang berbeda.

    Kondisi awal :

    Ada 2 buah sharepoint team site : contoh : (http://sony-pc dan http://sony-pc/test)
    Di dalam masing-masing team site sudah terdapat list yang mempunyai tipe announcements.

    Tujuan :

    Melakukan duplikasi setiap ada item yang masuk ke dalam annoucements list di http://sony-pc ke announcements lists di http://sony-pc/test 

    Di sharepoint 2010 terdapat sebuah event receiver yang berfungsi untuk menangkap kejadian-kejadian yang berlangsung di sebuah proses di dalam sebuah site. Di dalam kasus ini event receiver yang akan di tangkap adalah kejadian penambahan record baru di list announcements.

    1. Membuat Project baru menggunakan Visual Studio 2010 dengan template type : Event Receiver
      image
    2. Beri nama TestDuplicateItem , klik OK
      image
    3. Pilih Deploy as a farm solution dan masukkan local site yang kita ingin deploy lokasi-nya.
      image
    4. Pilih “an item was added” klik finish
      maka akan muncul tampilan seperti ini di Visual Studio 2010
      image
    5. Tambahkan kedalam sub procedure ItemAdded yang sudah ada sebelumnya coding seperti ini :
    6.            // akses ke sharepoint site
                 if (properties.ListTitle == "Announcements" )
                 {

                     try
                     {
                         SPSite thissite = new SPSite("http://sony-pc");
                         SPSite remoteSite = new SPSite("http://sony-pc/test");
                         SPWeb web1 = remoteSite.OpenWeb("/test");


                         //SPList list1 = thissite.AllWebs[0].Lists[0];
                         SPListItem listItem = properties.ListItem;
                         SPList list2 = web1.Lists[0];

                         SPListItem item2 = list2.Items.Add();
                         item2["Title"] = listItem["Title"];
                         item2["Body"] = listItem["Body"];
                         item2.Update();

                     }
                     catch (Exception ex)
                     {
                         properties.ErrorMessage = ex.Message;
                     }
                 }

    7. Setelah dimasukkan silakan coba proses build dan deploy ke dalam sharepoint.
    8. Silakan dicoba dengan melakukan penambahan data ke dalam sharepoint list annoucements di site yang pertama, semestinya setelah melakukan entry maka akan di duplikasi ke list announcements di http://sony-pc/test
    Posted by sony | 1 comment(s)
    More Posts Next page »