Create New Site in Sharepoint 2010 (membuat site baru di Sharepoint 2010)

Pada tulisan sebelumnya saya menginformasikan bagaimana cara-nya melakukan Instalasi Sharepoint 2010 di Windows 7 64 bit dan SQL 2005 64 bit. Saat ini kita akan mulai melakukan pembuatan sebuah Site baru. Beberapa konsep yang harus diperhatikan dalam pemahaman hierarchy sharepoint 2010 adalah sebagai berikut :

  1. Level paling tinggi dalam sharepoint adalah web application, didalam web application kita bisa menentukan port yang akan dipakai dalam proses pembuatannya, by default port yang digunakan adalah 80.
  2. Di dalam Sharepoint 2010 diperkenalkan sebuah konsep baru yaitu Tenant, tenant ini merupakan sebuah upaya mengembangkan sharepoint agar bisa lebih scalable dan mempunyai otonomi yang tinggi utk setiap tenant mengontrol web.config-nya masing-masing.

image

 

 

 

  1.  

 

 

 

 

Di atas adalah WA (Web Application), kemudian Tenant1 dan tenant2 itu adalah masing-masing tenant yang bisa terdiri dari beberapa Site Collection, sisanya sama seperti Sharepoint 2007.

Dalam tutorial kali ini saya akan meng-ilustrasikan bagaimana membuat Application Baru kemudian site collection.

1. Membuat Web Application baru , klik manage web applications
  image
2. image
  Klik tombol new di sebelah kiri atas dari tampilan di atas.
3. Setelah tombol klik ditekan maka akan muncul sebuah Ajax Form Dialog yang harus di isi untuk melengkapi pembuatan web application baru, terus scroll kebawah hingga kita meyakinkan bahwa semua kolom sudah terisi dengan benar.
image
4. Selama kita tidak melakukan perubahan isi port yang akif, berarti kondisi normal form ini sudah bisa dilewati secara default. Tekan tombol OK dibagian bawah dari form tersebut untuk mempercepat proses registrasi-nya. Tunggu beberapa saat hingga muncul form sebagai berikut :
  image
5. Klik tombol pembuatan site collection tunggu beberapa saat hingga muncul dialog ajax seperti ini :
image
6. Muncul dalam manage application list semua map.
image
7. Terakhir klik dalam list Sharepoint – 80
8. Sebagai hasil akhir akan terllihat sebuah dialog khas propan.
Posted by sony | with no comments

Install Sharepoint 2010 on Windows 7 x64 and SQL 2005 x64

Beberapa blog dan reference yang terkait dengan instalasi sharepoint 2010 di Windows 7 bisa dilihat dalam beberapa blog berikut :

Akan tetapi kalau kita melakukan instalasi di mesin Windows 7 yang belum terdaftar ke domain maka perlu dilakukan secara manual utk membuat configuration database-nya.

Kita bisa menggunakan Sharepoint Command Shell dengan perintah sebagai berikut pada saat kita ingin melakukan provisioning terhadap database content sebuah site sharepoint 2010.

1.    Masuk ke Start Button –> All Programs –> Microsoft Sharepoint 2010 products –> Sharepoint 2010 command Shell

2.    Masukkan perintah sebagai berikut : New-SpConfigurationDatabase

       - setelah itu masukkan lagi : DatabaseName : namadbcontent
      
- Nama server : namaserver        
       - Masukkan user local dengan format sbb : namakomputer\spsaccount
      
- Passphrase : password utk masuk ke server farm

Kemudian lanjutkan proses provisioning seperti biasa :

image
      

hingga selesai proses instalasi-nya kalau selesai maka kita bisa meng-akses Sharepoint Central Admin dengan tidak ada masalah.

image

Posted by sony | with no comments

Overview Sharepoint 2010

image

Seperti pendahulu-nya Sharepoint 2010 secara umum mempunyai kemampuan yang hampir sama dengan pendahulu-nya atau Sharepoint 2007. Akan tetapi dalam versi sekarang ini banyak fitur-fitur baru yang ditambahkan sebagai kekuatan utama dibandingkan dengan versi sebelumnya.

Dari diagram diatas  perkembangan sharepoint 2010 ini dibagi menjadi beberapa bagian :

1. Sharepoint Sites :

  • Rich User Experiences :
    • Memudahkan user dalam mengubah branding sebuah site, termasuk didalamnya adalah theming dan Branding.
    • Office Ribbon UI, penggunaan ribbon UI sama seperti yang biasa kita pakai di Office 2007.
    • Rich Offline Exprerience : menggunakan Sharepoint Workspace
  • Anywhere access :
    • Mobile based interaction : memudahkan update isi dan kolaborasi dengan menggunakan Mobile Based Application
    • Read Write web Access : dengan menggunakan Office Web Application
    • Cross – Browser support : Bisa menggunakan Browser apa saja.
  • Single Platform :
    • Collaboration across Intranet , Extranet and Internet : Bisa kolaborasi melewati Intranet, Extranet dan Internet
    • Improved Interoperability : Interoperability dengan bentuk yang standard.
    • Kompatibilitas dengan Web Ver. 2.0

2. Sharepoint Communities :

  • Informal Knowledge :
    • Promote sharing with easy social authoring :
    • Easily navigate resources with pervasive tagging
    • Find better answers faster via user feedback
  • Social Connections :
    • Connecting users through enhanced profiles
    • Staying up-to-date using news feeds and alerts
    • Make expertise discovery easy across the enterprise
  • Participation Anywhere :
    • Work with peers whether online or offline
    • Collaborate on the go through the mobile UI
    • Enrich existing applications with social context

3.  Sharepoint Content :

  • User Centric
    • Intuitive interaction with content through Office
    • Fast discovery using content metadata and tagging
    • Rapid creation and publishing of web content
  • Flexibility and Compliance
    • Pervasive records management and legal holds
    • Enterprise-wide taxonomies and folksonomies
    • Cross-farm policies and rules for all content types
  • Management Efficiency
    • Metadata and tagging managed by same services
    • Less storage and bandwidth for Office & binary content
    • Interoperability framework to link legacy repositories

4.  Sharepoint Search :

  • Better Answers and Fasters :
    • Improved relevance based on usage and history
    • Rich results-navigators for shorter search time
    • Support for 400+ content types and 85 languages
  • Knowledge Amplification :
    • Phonetic and multi-lingual for global relevance
    • Social connections driven by interests and expertise
    • Secure access to content, whether internal or external
  • Enterprise Deployment :
    • Improved scale to meet any demand volume
    • Deployment-specific tuning for best results
    • Search-driven applications to enrich platform

5.  Sharepoint Insights :

  • Data Interaction
    • Advanced analysis with Excel Services
    • Richer data visualization and easy sharing
    • Incorporation of LOB data in data analysis
  • Decision Making
    • Powerful Self-Service capabilities and visualizations
    • Compelling dashboards to drive business results
    • Rich reports with access to millions of rows
  • Organization Effectiveness
    • Drive accountability and alignment with scorecards
    • Identify issues and opportunities with real-time access
    • Improved API for richer extensibility and development

6.   Sharepoint Composites :

  • User – Driven Solutions :
    • Enhanced toolset for end-user solutions
    • Process automation and data validation with Forms
    • Visio services integration for data visualization
  • Data Connectivity :
    • Business Connectivity Services for LOB data exchange
    • LOB data in Outlook, Word & Workspace without code
    • SharePoint data exposed through web services & APIs
  • Solution Deployment :
    • Sandboxed Solutions for self-service and fast installation
    • Platform stability with resource quota-management
    • Standards support for integration and accessibility

Ini bagian dari tulisan pertama tentang Sharepoint 2010, selanjutnya kita masuk beberapa perubahan spesifik antara versi Sharepoint 2007 ke versi sekarang.

Posted by sony | with no comments

Kopi Darat MUGI Jadetabek (Microsoft Technology Update)

Tanggal 27 Januari 2010

MS Auditorium BEJ Lantai 18.

 

mugi_event

Posted by sony | with no comments

Windows Sharepoint Services 3.0 (Part II) Instalasi New Themes

Setelah by default kita install WSS 3.0 tampilan dari site yang standard tentunya akan seperti ini :

thFresh

Setelah melihat tampilan ini yang anda cetuskan pertama kali, apakah tidak ada bentuk tampilan lainnya yang lebih menarik ? Salah satu kelebihan WSS ini adalah kita bisa merubah tampilan themes dari website kita sesuai dengan yang kita inginkan. Microsoft baru saja merelease 10 new themes baru yang bisa kita pergunakan secara gratis …..

Release dari Microsoft yang resmi adalah seperti yang ada dalam link berikut ini :

http://download.microsoft.com/download/0/D/C/0DC6B6E9-2F37-4589-8234-AD36402F38E6/TenThemesForSharePoint_VSeWSS.msi

Disini kita harus melakukan deployment dari source-nya menjadi bentuk solution yang dimiliki oleh Visual Studi 2008 dan Sharepoint Extensions ver 1.2 atau 1.3 CTP.

Akan tetapi oleh daniel brown dalam blog-nya http://www.danielbrown.id.au/Lists/Posts/Post.aspx?ID=256 dia meringkas menjadi 1 buah WSP file (Sebuah file instalasi untuk membuat deployment feature di dalam sharepoint). Caranya adalah download zip file-nya kemudian diekstrak dan dijalankan file install.cmd.

Setelah selesai semestinya di dalam sharepoint central administration –> Operation Management –> Solution Management akan terlihat seperti ini.

image

akan tetapi kalau status-nya masih deploying kita perlu cancel proses-nya dan jalankan deploy secara manual. Setelah itu kita lihat hasilnya dalam Manage Farm Feature kemudian lakukan proses activate di semua theme yang tersedia.

image

Sampai disini tahapan belum selesai karena kita harus lakukan perubahan secara manual di dalam file : C:\Program Files\Common Files\microsoft shared\Web Server Extensions\12\TEMPLATE\LAYOUTS\1033\spthemes.xml

Selipkan text berikut 
    
<Templates>
        <TemplateID>Sporting</TemplateID>
        <DisplayName>Sporting</DisplayName>
        <Description>Sporting1</Description>
        <Thumbnail>images/SampleSiteThemes/thSporting.gif</Thumbnail>
        <Preview>images/SampleSiteThemes/thSporting.gif</Preview>
</Templates>

diantara </Templates> dan </SPThemes> untuk 1 themes yang ingin ditampilkan. Lihat hasilnya didalam Site Settings – > Look and Feel –> Site Theme kemudian pilih Sporting tekan Apply maka akan terlihat hasil theme yang sudah konfigurasi Seperti ini :

image

Kalaun ingin melihat bentuk yang lainnya silakan lihat pilihan gambar berikut.

thConstruction thContoso

thEvents thTeam

Posted by sony | 1 comment(s)

Windows Sharepoint Services 3.0 (Part 1)

Di tulisan pertama saya menulis tentang perbedaan WSS dan MOSS 2007, dalam tulisan berikut-nya kita lebih detail masuk berbicara tentang Sharepoint Technology. Jika anda belum mengetahui cara instalasi WSS , bisa melihat salah satu-nya adalah tulisan Choirul Amri disini : http://choirulamri.org/archives/330 

Jika kita ingin melakukan instalasi di Windows Server 2003 / 2008 silakan download di sini : http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyId=EF93E453-75F1-45DF-8C6F-4565E8549C2A&displaylang=en

Berikut adalah tampilan dari Windows Sharepoint Services.

image

Jangan lupa juga untuk download juga secara gratis aplikasi yang sangat berguna yaitu Sharepoint Designer 2007, yang dahulu-nya adalah Front Page. Download disini : http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyID=baa3ad86-bfc1-4bd4-9812-d9e710d44f42&displaylang=en

Berikut tampilan dari Sharepoint Designer.

wss

Selain itu untuk melakukan beberapa konfigurasi awal dari WSS terdapat aplikasi untuk melakukan konfigurasi dari sebuah infrastruktur yaitu disebut Sharepoint Central Admin. Berikut tampilan dari Sharepoint Central Admin.

wss2

Jadi kesimpulan dari tulisan saya ini adalah aplikasi apa saja yang masuk dalam sebuah server berbasis sharepoint.

Posted by sony | 1 comment(s)

Windows Sharepoint Technology

Sharepoint sudah menjadi kata kunci yang sering didengar saat ini, terlebih untuk kalangan korporasi yang banyak menggunakan fitur kolaborasi yang dimiliki oleh Sharepoint. Akan tetapi masih banyak orang yang belum mengetahui perbedaan dari kedua versi dari sharepoint sendiri, yaitu Windows Sharepoint Services 3.0 (WSS) dan juga Microsoft Office Sharepoint 2007 (MOSS 2007). Di dalam tulisan ini saya akan bahas perbedaan yang mendasar dari kedua produk tersebut.

Didalam gambar berikut terlihat bahwa fitur WSS hanya menempati 1/6 bagian dari fitur yang dimiliki oleh MOSS 2007. Beberapa fitur di WSS adalah sebagai berikut : Docs/tasks/calendars, blogs, wikis, e-mail integration, project management “lite”, Outlook integration, offline docs/lists.

image

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sedangkan di dalam MOSS 2007 terdapat fungsi-fungsi yang lebih detail seperti gambar dibawah ini

image

Kita lihat sangat jauh ternyata perbedaan fitur yang dimiliki oleh MOSS 2007 dibandingkan dengan WSS. Akan tetapi jika menurut anda dengan fitur yang dimiliki oleh WSS sudah cukup mewakili kebutuhan anda maka itu adalah pilihan yang tepat mengingat harga lisensi yang cukup mahal untuk MOSS 2007, sedangkan untuk WSS bundled dengan CAL-nya Windows Server 2003.

Sebagai kesimpulan MOSS 2007 mempunyai fitur-fitur sebagai berikut :

  1. Collaboration (Basic feature yang dimiliki oleh WSS)
  2. Portal : Enterprise Portal Template , Site Directory, Mysite dsb.
  3. Search : Pencarian dokumen
  4. Content Management : termasuk di dalamnya workflow
  5. Business Forms : dipakai utk LOB (Line Of Business) application (InfoPath)
  6. Business Intelligence : Eksekutif Reporting, KPI, Dashboard dsb.

Sekian itu dulu tulisan pertama tentang Sharepoint Technology.

Posted by sony | with no comments

Pengantar penggunaan MS Project 2007 dan Enterprise Project Management

Salah satu fitur yang menarik terkait dengan implementasi Project Management adalah ilmu yang terkait dengan Enterprise Project Management atau biasa dikenal sebagai EPM. Tujuan dari Enterprise Project Management adalah bagaimana kita mengelola multiple project di sebuah organisasi yang terkait dengan resources, biaya dan scheduling yang menjadi inti dari EPM. Sebuah organisasi yang biasanya mempunyai multiple project adalah perusahaan yang bergerak di industri Oil, Gas  dan tambang serta Telekomunikasi dan masih banyak industri yang lainnya, bahkan di government. Ketika kita dihadapkan pada situasi kebutuhan seorang PM terhadap penguasaan Project management tentu terkait dengan tools atau alat yang dibutuhkan.

Umumnya alat ini berupa software yang dapat mendukung pengelolaaan schedule, resources serta biaya sekaligus. Artinya tools ini berupa software yang dapat dimanfaatkan untuk mengelola segala aspek yang terkait dengan pengelolaan project. Microsoft mempunyai aplikasi yang sudah ada produknya sejak tahun 1995 yaitu Microsoft Office Project. Software ini mempunyai 2 versi yatu Office Project Standard Edition dan Profesional Edition. Untuk meng-handle project yang sifatnya offline atau personal kita bisa menggunakan Project Standard Edition sedang untuk handling project yang sifat-nya enterprise harus menggunakan versi Project Profesional Edition.

Berikut tabel perbandingan MS Project dari Berbagai Versi :

Office Project 2007 edition comparison

KEY: clip_image001= Feature Included

Availability

Features and Benefits

Office Project Standard 2007

Office Project Professional 2007 (connected to Office Project Server 2007)

Office Project Web Access 2007

Stand-alone desktop usage1

clip_image001[1]

clip_image001[2]

 

Sold in retail channel2

clip_image001[3]

clip_image001[4]

 

Available in 23 languages

clip_image001[5]

clip_image001<img src=" title="clip_image001Devil" style="border-right-width:0px;display:inline;border-top-width:0px;border-bottom-width:0px;border-left-width:0px;" width="13" border="0" height="13" />

clip_image001[7]

Requires Office Project Server 2007

 

clip_image001<img src=" title="clip_image001Music" style="border-right-width:0px;display:inline;border-top-width:0px;border-bottom-width:0px;border-left-width:0px;" width="13" border="0" height="13" />

clip_image001[9]

clip_image002 Top of Page

Capabilities

Features and Benefits

Office Project Standard 2007

Office Project Professional 2007 (connected to Office Project Server 2007)

Office Project Web Access 2007

Project management

clip_image001[10]

clip_image001[11]

clip_image001[12]

Create and edit all aspects of a project

clip_image001[13]

clip_image001[14]

 

Project Guide

clip_image001[15]

clip_image001[16]

 

Project templates

clip_image001[17]

clip_image001[18]

 

Gantt view of project(s)

clip_image001[19]

clip_image001[20]

clip_image001[21]

Task creation and delegation

clip_image001[22]

clip_image001[23]

clip_image001[24]

Calendar view of project(s)

clip_image001[25]

clip_image001[26]

 

Network Diagram view of project(s)

clip_image001[27]

clip_image001[28]

 

Multiple-Level Undo

clip_image001[29]

clip_image001[30]

 

Task Drivers

clip_image001[31]

clip_image001[32]

 

Visual Change Highlighting

clip_image001[33]

clip_image001[34]

 

Cube Building Service for custom OLAP reports

   

clip_image001[35]

Create Proposals and Activity Plans

   

clip_image001[36]

Track all projects and programs in a single Project Center view

   

clip_image001[37]

Resource management

clip_image001[38]

clip_image001[39]

clip_image001[40]

Resource with multiple level skill attributes

 

clip_image001[41]

clip_image001[42]

Build team from enterprise

 

clip_image001[43]

clip_image001[44]

Collaboration with shared enterprise resource pool and availability

 

clip_image001[45]

clip_image001[46]

Timesheets

   

clip_image001[47]

Team collaboration

 

clip_image001[48]

clip_image001[49]

Uses Microsoft Windows SharePoint Services 3.03

 

clip_image001[50]

clip_image001[51]

Track issues, risks, and documents 3

 

clip_image001[52]

clip_image001[53]

Automatically creates a project workspace

 

clip_image001[54]

 

Import project task lists from Microsoft Office SharePoint Server 2007/p>

 

clip_image001[55]

Programmability and management

     

Customization with Microsoft Visual Basic for Applications

clip_image001[56]

clip_image001[57]

 

Customization with Project Server Interface API

 

clip_image001[58]

clip_image001[59]

Capabilities based on user’s authorization

   

clip_image001[60]

Administration of Office Project Server 2007

   

clip_image001[61]

clip_image002[1] Top of Page/a>Integration

Features and Benefits

Office Project Standard 2007

Office Project Professional 2007 (connected to Office Project Server 2007)

Office Project Web Access 2007

OOffice Online Help and templates

clip_image001[62]

clip_image001[63]

 

Automated e-mail notification

clip_image001[64]

clip_image001[65]

clip_image001[66]

Visual Reports to Microsoft Office Excel 2007 and Microsoft Office Visio Professional 2007

clip_image001[67]

clip_image001[68]

 

Copy Picture to Office Wizard: Microsoft Office Excel 2007, Office Word 2007, and Office PowerPoint 2007

clip_image001[69]

clip_image001[70]

 

Microsoft Office Outlook 2007 integration to its calendar and To-Do Bar

clip_image001[71]

clip_image001[72]

 

XML save, load, and support

clip_image001[73]

clip_image001[74]

 

Leverages Microsoft SQL Server

 

clip_image001[75]

clip_image001[76]

 

 

Itu informasi-informasi tentang fitur-fitur aplikasi Project 2007. Di tulisan berikutnya saya akan membuat tulisan terkait dengan penggunaan Project Profesional 2007.

Posted by sony | with no comments
Filed under:

Windows Communication Foundation Sample Project (VB)

Tulisan sebelumnya saya sudah membahas tentang overview dan sejarah teknologi WCF. Dikesempatan ini saya akan memberikan informasi bagaimana programming model di WCF. Setelah saya pelajari konsep WCF berdasarkan buku-buku yang ada saya akan menjelaskan 3 bagian yang harus kita pelajari :

  1. Services : tempat kita membuat services apa saja yang akan kita publish atau kita ekspos keluar
  2. Host : tempat dimana services yang akan kita buat di host untuk mendapatkan Address alamat serta port yang di protocol mana kita akan publish dan dipergunakan oleh client, dan juga menentukan binding tipe mana yang boleh digunakan disisi client.
  3. Client : teknologi di sisi client yang akan menggunakan services ini.

Pertama yang akan dibahas adalah membuat services.

Services

Untuk memahami pembuatan services, kita harus menentukan dahulu metode, properti dan event mana saja yang akan kita publish keluar. Untuk  contoh pertama kita akan membuat sebuah metode sederhana untuk perhitungan matematika.

Metode-metode yang akan kita publish keluar adalah :

- Penambahan (nilai1,nilai2) return integer

- Pengurangan (nilai1,nilai2) return integer

- Perkalian (nilai1,nilai2) return integer

- Pembagian (nilai1,nilai2) return integer

 

1 Tahap pertama buat sebuah project WCF Services dengan menggunakan template yang sudah disiapkan oleh Visual Studio 2008. Saya menggunakan Visual Basic sebagai bahasa-nya.
image
2 Hapus iService1.vb dan Service1.vb file ini otomatis muncul bersamaan ketika project baru dibuat
3 Buat sebuah folder Contracts yang nantinya akan dipakai untuk menyimpan interface
4 Di dalam folder contracts tambahkan item baru Class kemudian beri nama iMath.vb
5 Buat coding sebagai di dalam iMath.vb berikut :
 
 
Namespace Test1.Exchange.Contracts
    <ServiceContract()> _
    Public Interface iMath
 
        <OperationContract()> _
        Function penambahan(ByVal nilai1 As Integer, ByVal nilai2 As Integer) As Integer
 
        <OperationContract()> _
        Function pengurangan(ByVal nilai1 As Integer, ByVal nilai2 As Integer) As Integer
 
        <OperationContract()> _
        Function perkalian(ByVal nilai1 As Integer, ByVal nilai2 As Integer) As Integer
 
        <OperationContract()> _
        Function pembagian(ByVal nilai1 As Integer, ByVal nilai2 As Integer) As Integer
 
    End Interface
End Namespace
6 Dari root-nya project folder tambahkan sebuah class Item diberi nama Math.vb kemudian ketik coding dibawah ini :

Imports System.ServiceModel
Imports MathService.Test1.Exchange.Contracts
Namespace Test1.Exchange
    <ServiceBehavior(InstanceContextMode:=InstanceContextMode.Single)> _
    Public Class Math
        Implements iMath
        Public Function pembagian(ByVal nilai1 As Integer, ByVal nilai2 As Integer) _ 
            As Integer Implements Contracts.iMath.pembagian
            Return nilai1 / nilai2
        End Function
 
        Public Function penambahan(ByVal nilai1 As Integer, ByVal nilai2 As Integer) _ 
            As Integer Implements Contracts.iMath.penambahan
            Return nilai1 + nilai2
        End Function
 
        Public Function pengurangan(ByVal nilai1 As Integer, ByVal nilai2 As Integer) _ 
            As Integer Implements Contracts.iMath.pengurangan
            Return nilai1 - nilai2
        End Function
 
        Public Function perkalian(ByVal nilai1 As Integer, ByVal nilai2 As Integer) _ 
            As Integer Implements Contracts.iMath.perkalian
            Return nilai1 * nilai2
        End Function
    End Class
 
End Namespace
7 Sampai tahap ini coba di compile dan dicek apakah masih ada error, kalau tidak ada kita masuk ke dalam tahap selanjutnya yaitu membungkus menjadi sebuah host.

Kita sudah selesai membuat Services-nya dari WCF Project yang akan kita lanjutkan. Di dalam services ini kita harus mempersiapkan sebuah contract dari services yang akan kita buat. Simple-nya adalah buat interface dari semua metode, properti dan event yang akan kita tampilkan ke luar dan dipanggil dari client.

Host

1 tambahkan sebuah project Console Application dari solution dengan cara File –> Add New Project
2 Beri nama MathConsoleHost
3 Kemudian ganti isi module1.vb dengan coding berikut :
 
Imports System.ServiceModel
Imports MathService.Test1.Exchange
Imports MathService.Test1.Exchange.Contracts
Namespace Test1.Exchange.Hosts
    Module Module1
 
        Sub Main()
            'Bikin EndPoint URI ( Uniform Resource Identifier)
            'A = Address
            Dim address As Uri = New Uri("http://localhost:8888/Test1/Exchange")
            'B = Binding
            Dim svcType As Type = GetType(Math)
            Dim binding As BasicHttpBinding = New BasicHttpBinding()
            Dim host As ServiceHost = New ServiceHost(svcType)
 
            'tambahkan endpoint / address kedalam host
            host.AddServiceEndpoint(GetType(iMath), binding, address)
            host.Open()
 
            Console.WriteLine("Service Math Started : Press Return to exit")
            Console.ReadLine()
 
        End Sub
 
    End Module
 
End Namespace
4 Compile dan coba jalankan host ini dengan cara dari solution explorer – klik kanan project MathConsoleHost –> debug –> start new instance tunggu sebentar hingga muncul dialog console berikut :
  image
  Sampai tahapan ini kita sudah membuat host services kita yang berjalan dengan menggunakan basicHttpBinding  atau sama dengan membuat web service menggunakan protocol http.Next step-nya adalah ngetes dari client menggunakan console application juga
   

 

Client

1 Step-nya sama dengan pembuatan host akan tetapi module1.vb-nya diganti dengan coding sebagai berikut :
 
Imports System.ServiceModel
Imports System.ServiceModel.Activation
Imports System.ServiceModel.Channels
Imports System.Runtime.Serialization
Namespace Test1.Exchange.Clients
    <ServiceContract()> _
    Public Interface iMath
 
        '' TODO: Add your service operations here
        <OperationContract()> _
        Function penambahan(ByVal nilai1 As Integer, ByVal nilai2 As Integer) As Integer
 
        <OperationContract()> _
        Function pengurangan(ByVal nilai1 As Integer, ByVal nilai2 As Integer) As Integer
 
        <OperationContract()> _
        Function perkalian(ByVal nilai1 As Integer, ByVal nilai2 As Integer) As Integer
 
        <OperationContract()> _
        Function pembagian(ByVal nilai1 As Integer, ByVal nilai2 As Integer) As Integer
 
    End Interface
    Module Module1
 
        Sub Main()
            ' proses memulai ABC of Services sampai proxy object'
            Dim address As EndpointAddress = New EndpointAddress("http://localhost:8888/Test1/Exchange")
            Dim binding As BasicHttpBinding = New BasicHttpBinding()
            Dim channelFactory As IChannelFactory(Of iMath) = _
                New ChannelFactory(Of iMath)(binding)
 
            Dim proxy As iMath = channelFactory.CreateChannel(address)
 
            'proses akses service class-nya Math
            Dim hasilPenambahan As Integer
            hasilPenambahan = proxy.penambahan(3, 4)
            Console.WriteLine("Hasil Penambahan 3 + 4 = {0}", hasilPenambahan)
 
            Dim hasilPengurangan As Integer
            hasilPengurangan = proxy.pengurangan(6, 2)
            Console.WriteLine("Hasil Pengurangan 6 + 2 = {0}", hasilPengurangan)
 
            Dim hasilPerkalian As Integer
            hasilPerkalian = proxy.perkalian(5, 2)
            Console.WriteLine("Hasil Perkalian 5 x 2 = {0}", hasilPerkalian)
 
            Dim hasilPembagian As Integer
            hasilPembagian = proxy.pembagian(10, 2)
            Console.WriteLine("Hasil Pembagian 10 : 2 = {0}", hasilPembagian)
 
            Console.ReadLine()
 
        End Sub
 
    End Module
End Namespace
2 Test dengan cara yang sama seperti Host project sebelumnya sehingga nanti akan muncul nilai dan hasil-nya seperti ini :
  image
  sampai disini kita sudah selesai melakukan test ke sebuah WCF sample project yang sudah kita buat tadi. Selamat mencoba.
Posted by sony | 3 comment(s)
Filed under:

Windows Communication Foundation Based on SOA Perception

Saat ini terminologi SOA (Service Oriented Architecture) sudah menjadi buah bibir banyak kalangan terutama para pemain di industri yang terkait dengan lingkungan Enterprise. Memang topik ini cukup advanced untuk dipelajari oleh karena itu dibutuhkan pemahaman terlebih dahulu tentang SOA sendiri.

5 tahun terakhir ini Web Services sudah banyak dipakai oleh industri terutama oleh pengguna di kalangan enterprise. Web Services pada jaman itu sudah menjadi bentuk SOA yang paling generic dikarenakan kemampuan dia untuk dipakai oleh berbagai macan client runtime termasuk diantaranya adalah java based application , PHP, phyton dsb. Kemudian penyedia Web Services-nya pun semakin banyak tidak hanya dari Microsoft Based tapi juga dari PHP, Java Enterprise, Oracle, BEA dan masih banyak yang lainnya.

SOA sebenarnya terdiri dari 3 komponen utama :

  1. Service Provider : sebuah node di network yang mempunyai jasa layanan services yang dapat digunakan oleh Service Consumer.
  2. Service Consumer : aplikasi yang sudah support SOAP Messages yang dapat mengkonsumsi Services Provider.
  3. Service Broker : makelar di dunia SOA yang tugas-nya sebagai tempat bagi siapapun untuk mencari services-services yang ada di sebuah network, mirip-mirip kayak fungsi-nya DNS / Google.

 

Sejarah SOA

SOA tidak bisa lepas keterkaitannya dengan sejarah distributed application sejak jaman VB 6 sampai .NET 2.0. Kalian tentu pernah tahu apa yang dimaksud COM (Component Object Model) , COM + (versi-nya COM yang disimpan dalam Component Services) dan .NET Remoting. Tidak ketinggalan Web Services versi .NET 1.1 hingga 2.0. Beberapa kelemahan dari beberapa teknologi yang tadi saya sebutkan adalah sebagai berikut :

  • COM / COM + : Walaupun banyak aplikasi yang masih support teknologi ini, tetapi kelemahannya adalah client-nya harus menggunakan Windows Operating System terutama yang sudah support RPC (Remote Procedure Call)
  • .NET Remoting : kurang populer karena antara host dan client harus menggunakan teknologi .NET. Kemudian untuk membungkus transportation layer-nya harus menggunakan proses coding yang sangat rumit.
  • Web Services : harus selalu menggunakan http protocol untuk distribusi-nya walaupun untuk client-nya bisa menggunakan teknologi manapun yang support SOAP.

 

Sebelum Visual Studio 2008 release, VS 2005 sudah mempunyai add in tools tersendiri untuk membuat SOA ini tentunya dengan menggunakan .NET Framework 3.0. add inn tools ini dapat di download di sini.

 

Apa Keunggulan WCF 

Pertanyaan berikut-nya apa yang membuat WCF menarik dibandingkan dengan pendahulu-nya ? tentunya jawaban pertanyaan ini adalah untuk kekurangan-kekurangan ini teknologi sebelumnya. Jadi secara umum WCF mencoba merangkum apa yang kekurangan-kekurangan di teknologi sebelumnya, tetapi sifatnya bukan menimpa teknologi sebelumnya malah melakukan extend dari teknologi sebelumnya.

 

Cukup dulu pengantar-nya tentang WCF di sesi berikut-nya saya akan membuat simple project dengan teknologi WCF dan SOA.

Posted by sony | with no comments
Filed under:

Laporan penyelenggaraan Office Collaboration Seminar on Univ Mercu Buana

Kemarin tanggal 2 april 2009, MUGI di undang menjadi pembicara di sebuah acara Technology Update yang dilaksanakan di Univ. Mercu Buana jl. Meruya Selatan. Kebetulan saya sendiri yang membawakan materi-nya terkait dengan MS Office Collaboration. Di Acara ini saya memberikan sedikit presentasi dan demo-demo yang terkait dengan penggunaan Collaboration tools di beberapa MS product seperti Groove 2007, Office Communication Server 2007 dan MOSS 2007 juga WSS 3.0. Ditekankan disini adalah bagaimana office 2007 dapat dipergunakan untuk pembuatan proses Paperless office contohnya dengan virtual workspace dan juga tentang Workflow proses. Disamping itu saya juga menyampaikan tentang apa itu MUGI dan bagaimana proses pembentukan MUGI di kampus-kampus.

Berikut foto2 selama kegiatan berlangsung, oh ya yang hadir di acara tersebut kurang lebih sekitar 300 orang.

mugi1 mugi2

mugi3

mugi4

mugi5

Posted by sony | 3 comment(s)

Office Collaboration Seminar on Universitas Mercu Buana Jakarta

Hari ini di Universitas Mercu Buana Jakarta akan ada seminar Technology Update yang salah satu pembicara-nya adalah saya sendiri membawakan materi Office Collaboration.

Brosur UMB_res75

Posted by sony | 2 comment(s)

Microsoft SQL Server 2008 Data Mining Add-Ins for Office 2007

Data Mining merupakan sebuah cara dimana kita bisa menemukan pola data (Data Pattern) yang tersembunyi dari sebuah data. Hasil dari pola data tersebut nantinya akan di coba  untuk mencari informasi dari data yang akan kita gali untuk mendapatkan jawaban secara cepat. Contoh yang paling gampang dari penggambaran data mining adalah tentang sebuah hasil survey tentang kecenderungan orang untuk membeli sepeda.

Data Field sample-nya seperti ini :

image

Ada sebuah kolom / field paling kanan yang menjelaskan tentang beli atau tidak-nya sepeda untuk beberapa data attribute yang diambil survey-nya. Survey ini akan kita pakai untuk mencari data pattern dari pembelian sepeda berdasarkan attribut2 yang ada seperti Status kawin,kelamin, pendapatan, jumlah anak dan lain-lain.

Untuk mulai mempelajari-nya terlebih dahulu kita download dari sini :

http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyId=896A493A-2502-4795-94AE-E00632BA6DE7&displaylang=en

requirement-nya spt ini :

System Requirements
  • Supported Operating Systems: Windows Server 2003 Service Pack 2; Windows Server 2008; Windows Vista Service Pack 1; Windows XP Service Pack 3
  • Microsoft .NET Framework 2.0.
  • If installing the Table Analysis Tools or Data Mining Client for Excel, Microsoft Office 2007 with .NET Programmability Support.
    Supported editions of Office 2007 include:
    • Professional
    • Professional Plus
    • Ultimate
    • Enterprise
  • If installing the Data Mining Templates for Visio, Microsoft Viso Professional 2007 with .NET Programmability Support.
  • 40 MB of available hard disk space.
  • Note: The Data Mining Add-ins require a connection to one of the following versions of SQL Server 2008 Analysis Services:
    • Enterprise
    • Standard

Setelah download selesai kita lakukan instalasi :

Hingga selesai dan buka Microsoft Excel akan muncul sebuah menu ribbon baru spt ini :

image

dan link baru dari start program seperti ini :

image

Beberapa yang harus dipastikan jalan terlebih dahulu adalah :

  1. Engine SQL 2005 / 2008 Analysis Services dalam keadaan running
  2. Setting Enable Data Mining Session di SQL 2008 Management Studio dari bagian server properties untuk Analysis Services
  3. Kemudian setting connection dari menu Data Mining Excel 2007 untuk manage connection baru ke SQL Analysis Service-nya. 
     image

Untuk percobaan pertama kali ini mari kita gunakan sample data yang sudah disiapkan berbarengan dengan instalasi add-ins-nya : tampilan awalnya akan seperti ini

image

Sampe sini dulu yah, di topik berikut-nya saya akan lebih detail membuat report-nya.

Posted by sony | 5 comment(s)
Filed under:

Pivot Table with Office Web Component 11.0

Beberapa orang sering menanyakan ke saya kenapa di Office 2007 penggunaan Office Web Component sudah dihilangkan. Ada beberapa alasan politis terkait dengan itu. Sebelum kita mulai, apa yang dimaksud dengan Office Web Component (OWC) ?.

Office Web Component adalah sebuah komponen berbasiskan Active X yang biasa dipakai oleh pengguna office sebelum 2007 untuk digunakan sebagai tools yang bisa menampilkan Pivot Table / Pivot Chart di dalam aplikasi berbasiskan web atau windows application.

Kemudian beberapa pengembangan selanjutnya dari OWC ini bisa sampai menampilkan pivot table / pivot chart dengan adanya Web Part untuk WSS 2.0 atau dulu orang menggunakan Balance Scorecard dengan MOSA (Microsoft Office Solution Accelerator). Nah seiring dengan perkembangan business intelligence di lingkungan software microsoft seperti Balance Scorecard Manager 2005, Reporting Service dan Performance Point 2007 maka fungsi OWC mulai digantikan oleh software-software tadi.

Ternyata microsoft belum mematikan 100 % OWC (good news utk para pengguna). Microsoft masih terus menyediakan link download untuk OWC ini yang dapat di unduh di :

http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyId=7287252C-402E-4F72-97A5-E0FD290D4B76&displaylang=en

dan juga ada Service Pack-nya utk Office 2007 System :

http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?familyid=C815DFFA-D5F3-4B71-BF46-13721BD44682&displaylang=en

Untuk masalah license jika hanya sebagai viewer saja tidak diperlukan license Office 2003 / 2007. Tetapi jika menggunakan fitur Interactive mode perlu license Office-nya.

Untuk mencoba-nya saya menggunakan Office Sharepoint Designer 2007 sebagai tools menampilkan Office Web Component ini.

Berikut Step by Stepnya :

  1. Buat sebuah HTML Page baru di Sharepoint Designer 2007.
  2. Dari menu Insert –> arahkan ke Web Component image
  3. kemudian akan muncul dialog seperti ini :
  4. Pilih Advanced Controls di component type
  5. Setelah itu di pane sebelah kanan pilih Active X Control klik Next
  6. Kemudian pilih Office Pivot Table 11.0 dari daftar insert Web Component kemudian Finish.
  7. Tampilan dari Web Kita sudah muncul seperti ini :image
  8. Kemudian klik Click Here to connect to data
  9. Buat new connection ke database yang akan di akses oleh kita bisa menggunakan OLAP database / SQL / Access / dsb.
  10. Save HTML-nya di sebuah folder
  11. Kemudian panggil dari Internet Explorer
  12. Aktifkan Active X di Internet Explorer anda kemudian panggil file htm-nya. image
  13. tampilan akan seperti ini : 
  14. Pilih field-field measure di bgn total dan field lainnya di tempat yg di column atau row columnya.
  15. kemudian hasilnya akan seperti ini :image

Ditulisan berikut-nya bagaimana menampilkan OWC ini dalam pengembangan aplikasi berbasis ASP.NET

Posted by sony | 2 comment(s)
More Posts Next page »