Database mail adalah sebuah fitur yang ada di SQL Server 2008 yang dimana dengan fitur ini kita dapat mengirim email melalui SQL Server 2008. Anda tidak lagi membutuhkan Etended MAPI, namun cukup dengan memiliki account SMTP saja bahkan menggunakan SMTP gratisan juga bisa seperti yang ada di yahoo, gmail atau hotmail.
Namun secara default fitur ini tidak aktif, anda harus melakukan mengaktifkannya. Baiklah mari kita mulai langkah-langkah mengaktifkannya.
langkah pertama adalah dengan membuat database mail account and profiles, hal ini dapat dengan mudah dibuat dengan menggunakan wizard yang telah disediakan. klik kanan pada Database Mail seperti pada gambar dibawah ini


klik Next







selanjutnya adalah kita akan melakukan konfigurasi database mailnya, jalankan T-SQL berikut seperti pada gambar dibawah ini

sekarang kita coba melakukan ujicoba kirim email dari SQL Server



coba kita cek sekarang, apakah email tersebut terkirim dengan baik ? kita dapat mencek nya dengan melakukan T-SQL Berikut :
USE msdb
GO
SELECT *
FROM sysmail_sentitems
GO
saya coba cek ke inbox tujuan, dan ternyata memang berhasil

Ok selamat mencoba dan semoga bermanfaat
seperti kita ketahui bersama bahwa Akses POP3 dan SMTP Gratis pada Hotmail dan Windows Live Mail. dan seperti yang sudah dipaparkan mas Aries ternyata cukup panjang langkah-langkah untuk setting di outlooknya.
tapi kini telah hadir New Windows Live Mail (beta) atau kita singkat WLM-b yang merupakan salah satu paket dari Windows Live Essential.
dengan adanya WLM-b, kita tidak perlu lagi repot untuk setting pop3 dan smtp account hotmail anda. bagaimana cara ? mari kita coba sama-sama.
pertama tentunya kita harus download paket Windows Live Essential Beta nya. setelah selesai diinstall kita buka aplikasi WLM-b.

kemudian klik Sign in. maka akan muncul jendela untuk sign in, isikan dengan accout hotmail milik anda.

setelah itu klik tombol Sign in. maka WLM-b akan memverifikasi proses Sign in anda.

dan langsung anda bisa lihat email hotmail anda

Sangat mudah dan cepat bukan 
hari ini tanggal 26 Juni 2010 MUGI Banjarmasin mendapat kehormatan untuk dapat mengisi acara di acara Seminar Technology Update di kota Banjarmasin yang diadakan oleh mahasiswa POLIBAN Banjarmasin. Sebelumnya juga kami pernah bekerjasama untuk mengadakan event yang sama , namun kali ini kami di undang sebagai pembicara tamu, karena pembicara utamanya adalah dari Sponsor utama. Seminar kali ini bertema Multimedia.

MUGI Banjarmasin memberikan 4 buah materi yang dibawakan oleh 3 orang yaitu :
- Suherman, membawakan materi “Introducing MUGI” dan “Introducing New Windows Live Essential (Beta)”
- M Reza Faisal, membawakan materi mengenai “Expression encoder: transcode,publish & Broadcast” (file presentasi dapat didownload disini)
- Ferry Kurniawan, membawakan materi mengenai “Introducing Microsoft Spatial Technology”
Jumlah peserta yang hadir cukup banyak yaitu sekitar 250 orang, seminar ini diadakan di Aula BAPPEDA Provinsi Kalimantan Selatan.
berikut ini adalah dokumentasi dari acara tersebut :


Peserta tampak depan dan belakang

M Reza Faisal, membawakan materi mengenai “Expression encoder: transcode,publish & Broadcast”

Ferry Kurniawan, membawakan materi mengenai “Introducing Microsoft Spatial Technology”

Suherman, membawakan materi “Introducing MUGI” dan “Introducing New Windows Live Essential (Beta)”
Kemarin tanggal 24 Juni 2010 telah diluncurkan versi terbaru New Windows Live Essential versi beta.

yang dapat didownload disini http://explore.live.com/windows-live-essentials-beta , namun untuk dapat mendownloadnya anda harus login terlebih dahulu menggunakan windows Live ID.
Saat ini belum tersedia file instalasi offline untuk New Windows Live Essential (Beta) ini, anda harus menginstallnya secara online.
inilah New Windows Live Essential (Beta) yang sudah saya coba install di Laptop saya yang menggunakan Windows 7 Ultimate (blog ini pun saya tulis menggunakan Windows Live Writer Beta):

Pada saat instalasi saya agak terkejut karena tidak seperti biasanya saya dapat memilih produk apa aja yang mau diinstall, namun untuk yang beta ini saya tidak dapat memilih produk apa saja yang harus diinstall. hal ini ternyata terjadi karena paket Windows live essential versi sebelumnya sudah terinstall, jadi yang terjadi adalah proses update paket versi sebelumnya
Untuk versi windows XP belum bisa menggunakan windows live essential beta ini, namun dapat menggunakan versi yang lama yang dapat didownload disini http://explore.live.com/windows-live-essentials?os=winxp
ok, selamat menikmati Windows Live Essential (Beta) ini, saya juga baru tahap instalasi saja. Belum Explorasi banyak.
Selamat ber eksplorasi ya 
saat ini telah hadir sebuah tools untuk mendiagnostik SQL Server 2008 atau SQL Server 2008 R2 yaitu Microsoft SQL Server 2008 R2 Best Practise Analyzer (08R2BPA).
tools ini akan membantu seorang Administrator database untuk memeriksa best practise dari Database server yang diasuhnya, tools ini akan membantu seorang admin untuk :
- Gathers information about a Server and a Microsoft SQL Server 2008 or 2008 R2 instance installed on that Server
- Determines if the configurations are set according to the recommended best practices
- Reports on all configurations, indicating settings that differ from recommendations
- Indicates potential problems in the installed instance of SQL Server
- Recommends solutions to potential problems
Tools ini dapat diinstal pada Windows vista keatas dan diperlukan 2 buah requirement yaitu :
- PowerShell versi 2.0
- Microsoft Baseline configuration analyzer V2.0
sedangkan Microsoft SQL Server 2008 R2 Best Practise Analyzer nya sendiri dapat didownload disini http://bit.ly/SS08BPA
untuk dapat menggunakannya, anda harus sebagai System Administrator Role di SQL Server yang anda akan analisa.
apabila telah diinstall 08R2BPA nya, maka proses analisa dapat dilakukan yaitu dengan menjalankan Microsoft Baseline Configuration analyzer 2.0 yang telah terinstall.
select product nya yaitu SQL Server 2008 R2 BPA, kemudian klik tombol start Scan, lalu akan muncul form seperti ini :
apabila hendak menganalisa instance default, masukkan paramater SQL_Server_instance_Name nya MSSQLSERVER , tapi bila bukan instance default, masukkan paramater nama instance nya. kemudian masukkan hal-hal yang akan dianalisa, dalam contoh saya diatas saya hanya akan menganalisa SQL Server Engine dan SQL Server Setup. Setelah itu tekan tombol Start Scan dan scanning akan berlangsung seperti gambar dibawah.
setelah selesai, hasil analisanya akan tampak seperti ini
dan ini contoh hasil analisa di category Configuration
demikian semoga bermanfaat
Pada 21 April 2010 telah diluncurkan edisi terkini dari SQL Server yaitu SQL Server 2008 R2. Tak lupa juga disediakan versi Expressnya.
Berbeda dari versi Express sebelumnya, pada SQL Server 2008 R2 mengalami peningkatan pada pembatasannya yaitu database size dinaikkan dari 4 GB menjadi 10 GB. Dengan naiknya kapasitas ini tentunya akan dapat lebih leluasa untuk membuat aplikasi kecil atau pada development environment.
Berikut ini adalah batasan-batasan yang ada di SQL Server 2008 R2 :
- Numbers of CPUs : 1
- Maximum memory utilized : 1 GB
- Maximum Database Size : 10 GB
- Replication : Subscriber only
- Mirroring : Witness only
- Hypervisor support
disediakan 3 buah edisi SQL Server 2008 R2 Express, berikut ini adalah edisi dan link downloadnya :
- SQL Server 2008 R2 Express with Advanced Services
- SQL Server 2008 R2 Express with Tools
- SQL Server 2008 R2 Express
Berikut adalah system requirement minimum yang dibutuhkan untuk instalasi SQL Server 2008 R2 Express:
- Operating System Windows Server 2003 keatas, Windows XP SP3, Windows Vista SP2
- 1 GB RAM (direkomendasikan 2GB RAM)
- 2.2 GB Free Space HD
- 1 GHz Processor atau yang lebih cepat lagi
- .Net Framework 3.5 SP1
- Windows Powershell 1.0
- Windows Installer 4.5
Sebenarnya teknologi kompresi untuk backup di SQL Server sudah lama ada, namun hanya bisa ditemukan di software-software third party.
Namun kini, fitur tersebut sudah dapat ditemukan di SQL Server 2008 tanpa perlu merogoh kocek lagi untuk bisa memiliki fitur Backup Compression.
Manfaat fitur Backup Compression ini adalah sesuai namanya mengkompresi file backup yang terbuat sehingga ukuran filenya akan lebih kecil dibanding dengan saat melakukan backup tanpa kompresi. Backup Compression bukan saja menghemat space backup storage, namun juga dapat menghemat waktu backup yang terjadi.
untuk lebih jelas lagi mari kita lakukan demo Backup dengan Compression dan tanpa Compression.
Pertama saya akan lakukan backup tanpa Compression dengan cara sebagai berikut :
BACKUP DATABASE AdventureWorks
TO DISK = N'C:\Backup\BackupAWTanpaDataCompression.BAK'
WITH NO_COMPRESSION
GO
Hasilnya adalah sebagai berikut :
dari gambar diatas dapat dilihat bahwa Backup tanpa Compression pada database AdventureWorks dilakukan dalam waktu 11.881 seconds dan menggunakan space sebesar 174,169 KB.
Mari kita bandingkan kalo Backup ini dilakukan dengan Backup Compression. dilakukan dengan cara berikut :
BACKUP DATABASE AdventureWorks
TO DISK = N'C:\Backup\BackupAWDgnCompression.BAK'
WITH COMPRESSION
GO
Hasilnya adalah sebagai berikut :
dari gambar diatas dapat dilihat bahwa Backup dengan Compression pada database AdventureWorks dilakukan dalam waktu 6.697 seconds dan menggunakan space sebesar 42,967 KB.
Akhirnya dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan Backup Compression, aktivitas akan menjadi lebih cepat dan juga menghemat backup space.
So, bagi rekan-rekan yang sudah memiliki SQL Server 2008, jangan sia-siakan fitur dahsyat ini.
Akhirnya tercapai juga cita-cita saya untuk dapat menulis ebook tentang SQL Server 2008 Mirroring.
EBook ini berisi panduan untuk implementasi Mirroring di SQL Server 2008 dari mulai persiapan mirroring sampai penggunaan Configure Database Mirroring wizard. Dalam contoh-contoh di EBook ini menggunakan SQL Server 2008 Developer dan menggunakan database AdventureWorks.
Buku ini dapat didownload disini : http://bit.ly/9WndHs
Semoga bermanfaat.
Ketika saya sedang mencoba fitur Magnifier untuk jenis Views Full screen dan Lens dapat bekerja dengan baik. namun pada saat saya menggunakan jenis view Docked, terjadi sesuatu yang saya anggap tidak wajar. tiba-tiba efek aero themes windows 7 menjadi tidak aktif dan muncul error box berikut :
juga pilihan views magnifier untuk fullscreen dan lens tidak dapat digunakan karena terdisable dan tidak dapat diaktifkan.
Saya belum tahu apakah ini terjadi pada semua pc/laptop atau tidak, namun ini terjadi pada laptop saya Acer Extensa 4620 yang menggunakan Mobile Intel 965 Express Chipset Family untuk Displaynya.
setelah saya lakukan reboot atau logoff, aero themes kembali normal, namun pada saat saya mengkatifkan Magnifier kembali, keanehan ditatas kembali muncul, hal ini karena default dari Magnifier views nya adalah Docked.
Karena fitur magnifier ini sering saya gunakan saat presentasi, kejadian ini menjadi penting untuk segera saya perbaiki. dan yang lebih penting lagi, saya harus dapat menggunakan Magnifier views fullscreen atau lens kembali.
saya berinisiatif untuk merubahnya melalui registry Magnifier.
setelah Registry Editor muncul, arahkan ke sini : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\ScreenMagnifier
rubah nila DWORD untuk MagnificationMode menjadi 2 atau 3. Nilai 2 untuk merubah default Magnifier menjadi fullscreen, nilai 3 untuk merubah default Magnifier menjadi Lens. setelah itu tutup Registry Editor karena kita tidak akan menggunakannya lagi.
selanjutnya adalah kita aktifkan kembali Desktop Windows Manager melalui Services Snap-in. dapat dibuka dengan cara mengetikkan services di search box :
pada kelompok programs, pilih services.
pilih Desktop Windows Manager Session Manager dan restart services tersebut.
setelah proses restart selesai maka efek aero themes akan langsung kembali normal dan ketika anda memanggil efek Magnifier (Windows + +) maka views defaultnya akan sesuai dengan setting yang anda masukkan (2 atau 3). sekarang laptop saya kembali dapat menggunakan fitur Magnifier untuk fullscreen dan lens.
Semoga bug ini akan diperbaiki pada Service Pack yang akan muncul entah kapan.
Pada tanggal 8 Mei 2010, MUGI Banjarmasin mendapat kesempatan untuk sharing mengenai Microsoft Technology di SMK 4 Banjarmasin.
Materi seminar kali ini adalah :
- Introducing MUGI oleh Suherman
- Windows 7 Features oleh Suherman
- Visual Studio 2010 : Life Run on Codes, oleh M Reza Faisal
- Introducing Deep Zoom Composer, oleh Lailatur Qadariah
acara ini dihadari oleh siswa-siswa SMK 4 banjarmasin jurusan software engineering. dihadiri sekitar 50 orang siswa dan siswi serta para guru dan kepala sekolah.
Berikut ini adalah beberapa dokumentasi yang ada :




untuk materi Introducing MUGI bisa didownload disini : http://cid-06e371f54b516eab.skydrive.live.com/self.aspx/Public/MUGI%20Banjarmasin/Introducing%20MUGI/mugi%5E_smk4%5E_bjm%5E_E.pptx
Coba-coba iseng mencek hasil pencarian di bing terhadap mugi.or.id. saya coba fokuskan pada pencarian domain. yaitu dengan mengetikkan site:http://mugi.or.id , ternyata dengan perkembangan blog yang sudah banyak hasilnya tidak sebanding dengan jumlah blog yang ada.
didapat hanya 166 result, jumlah ini saya pikir tidak sebanding dengan banyaknya blogs yang bersemayam di server mugi.or.id
kemudian saya coba cek meta tag yang ada di portal mugi, sekedar ingin tahu aja apa ada menambahkan tools SEO untuk Bing. ternyata tidak ada
namun saya perhatikan pada html paling bawah, rupanya sudah didaftarkan kedalam Google Analytics. oleh karena itu hasilnya sangat jauh sekali dengan Bing
menghasilkan sekitar 1900 result. Wow !!! Bing:Google = 166:1900 untuk hasil pencarian portal mugi.or.id
Ada caranya agar sebuah portal ditingkat hasil pencariannya oleh Bing, yaitu dengan mendaftakannya ke http://www.bing.com/webmaster
Login kedalam bing webmaster center, yaitu dengan menekan tombol Sign in to use the tools, gunakan Windows live ID anda. lalu tekan tombol Add Site.
Isilah informasi yang diminta yaitu web address dan email contact. berbeda dengan google analytics, Bing Webmaster tidak menerima subdomain dari sebuah portal, misalkan http://mugi.or.id/blogs/suherman/default.aspx . web adress ini akan ditolak. setelah itu tekan tombol Submit.
untuk mengauthentikasi bahwa portal yang anda daftarkan tersebut adalah benar-benar portal milik anda, Bing Masterweb Center akan meminta anda untuk memasukkan sedikit kode html meta tag kedalam website anda.
copykan code tersebut ke file index atau default page dari portal anda. copykan sebelum tag <body>.
apabila sudah didaftarkan, maka portal anda sudah berada didalam site list.
lalu dengan mengklik hyperlink dari web address yang berada di Site List, maka anda akan dihantarkan ke halaman analisa portal dari index Bing.
setelah itu tunggulah 5 atau 10 hari kemudian, akan ada kemajuan hasil pencarian oleh Bing dari portal anda.
Bila rekan-rekan ingin tahu mengenai google analytics, dapat berkunjung kesini http://mugi.or.id/blogs/suherman/archive/2008/12/02/menganalisa-pengunjung-website-dengan-google-analytics.aspx sebagai awal perkenalan.
Selamat mencoba.
Bagi rekan-rekan yang terbiasa menggunakan SQL Server 2000, merubah struktur data melalui SQL Server Enterprise Manager sangatlah mudah dan tidak ada pesan dari sistem yang membatasinya.
namun tidak di SQL Server 2008, secara default anda tidak dapat merubah struktur sebuah tabel dengan menggunakan SQL Server Management Studio (SSMS). Karena secara default setting ‘prevent changing tables’ itu dalam kondisi on.
Setting tersebut dapat dirubah dengan cara sebagai berikut :
- bukalah SSMS
- masuk ke tab Tools –> options…
- maka akan muncul jendela options. buka tab Designers.
- Lalu uncheck pilihan “Prevent saving changes that require table re-creation”
- Klik tombol OK.
Semoga bermanfaat.
Sepertinya ini adalah hal sepele, namun hal ini sangat berpengaruh terhadap performance dari sebuah query.
Misalkan saya akan meng-eksekusi 2 buah query yang berbeda namun akan menghasilkan recordset yang sama pada tabel Production.TransactionHistory di database AdventureWorks yang sebelumnya saya coba tambahkan sebuah index pada field TransactionDate.
Query 1 (Q1):
select TransactionID,TransactionDate from Production.TransactionHistory
where DATEDIFF(day,TransactionDate,GETDATE())>0
Query 2 (Q2):
select TransactionID,TransactionDate from Production.TransactionHistory
where TransactionDate<GETDATE()
pada Q1 tampak didalam klausa WHERE menggunakan sebuah function DATEDIFF() sebagai salahsatu metoda pemfilteran datanya sedangkan pada Q2 saya tidak menggunakan function apapun.
Berikut ini adalah Execution Plan Result nya untuk Q1 :
dan ini adalah Execution Plan Result dari Q2 :
ternyata, query yang menggunakan Function dalam klausa where akan menerapkan Index Scan yang seperti kita ketahui bersama bahwa sql server akan melakukan scanning data pages mulai dari pages pertama hingga pages terakhir.
Sedangkan Index Seek akan melakukan Scanning data pages pada pages yang terseleksi sehingga proses pencariannya lebih baik dibandingkan dengan Index Scan.
Pada data kecil ini mungkin tidak begitu terasa efeknya, namun akan sangat terasa sekali bila kita bekerja dengan Very Large Database (VLDB)
Kadang pada saat lagi ingin baca-baca blog Microsoft Community yang terdahulu, kita harus buka dulu portal portal komunitasnya, kemudian masuk ke menu Blogs.
Tentunya ini sangat tidak praktis, disamping harus membuka banyak windows, kita juga harus sabar menunggu loading setiap blog yang akan kita baca.
Namun dengan menggunakan Windows Live Mail hal ini tidak perlu lagi terjadi. Karena didalam Windows Live Mail, selain fasilitas untuk surat. ada juga Fasilitas management Feed. Nah dengan memanfaatkan Fitur ini Kita dapat mengakses 4 portal Microsoft Community (MUGI, WSS-ID, SQL Server-Indo, WSS-ID) hanya dengan menggunakan 1 buah antarmuka.
Contoh dibawah ini dipraktekkan dengan menggunakan Windows Live Mail Berbahasa Indonesia.
untuk menambahkan feed kedalam windows live Mail pertama adalah mengklik pilihan Feed agar antarmuka Feed muncul
setelah itu klik tombol ‘Tambahkan Feed’
maka akan muncul dialog box berikut :
isikan URL tersebut dengan alamat Feed dari portal yang hendak diunduh Feed nya.
untuk portal Geeks, berikut alamat Feed Blogs nya : http://geeks.netindonesia.net/blogs/MainFeed.aspx
Untuk Portal MUGI, berikut alamat Feed Blogs nya : http://mugi.or.id/blogs/MainFeed.aspx
Untuk Portal SQL Server-Indo berikut alamat Feed Blogs nya : http://sqlserver-indo.org/blogs/MainFeed.aspx
Untuk Portal WSS-ID berikut alamat Feed Blogs nya : http://wss-id.org/blogs/MainFeed.aspx
Selain dimudahkan untuk membaca blogs Microsoft Community, dengan menggunakan Windows Live Mail juga kita dapat membaca Blogs tersebut secara offline alias tidak perlu terkoneksi dengan internet.
Setiap Blogs yang telah terbaca, tidak akan hilang begitu saja, namun akan tersimpan didalam Windows Live Mail (setting default WLM akan mempertahankan pembaharuan sampai 200 Blogs).
Namun masih ada beberapa kekuarangan untuk hal ini yaitu untuk gambar ada beberapa yang tidak dapat tampil apabila diakses offline. Namun ada beberapa juga yang masih dapat bertahan. saya belum dapat mengetahui sebabnya mengenai hal ini.
OK, selamat membaca Blogs Microsoft Community karya-karya anak bangsa.
Seperti diketahui bahwa di SQL Server 2008 telah support untuk spatial. berikut ini saya coba berikan contoh bagaimana untuk menghitung sebuah luas area polygon.
untuk menghitungnya dapat menggunakan OGC Method STArea().
Berikut ini saya contohkan menghitung sebuah luas PENTAGON.
DECLARE @Pentagon geography
SET @Pentagon = geography::STPolyFromText('POLYGON((
-77.0532238483429 38.870863029297695,
-77.05478297004701 38.87304314667469,
-77.05788016319276 38.872800914712734,
-77.05849170684814 38.870219840133124,
-77.05556273460388 38.8690670969385,
-77.0532238483429 38.870863029297695))',4326)
select @Pentagon,@Pentagon.STArea() luas_area
bila T-SQL diatas dijalankan akan memberikan result berikut :
karena SRID yang digunakan adalah 4326, maka satuan luasnya adalah meter persegi. untuk sample diatas luasnya adalah 136,272.39716506 meter persegi.
dan berikut ini adalah bentuk spatial Resultnya :

More Posts
Next page »