v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}
Normal
0
false
false
false
false
EN-US
X-NONE
X-NONE
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
Pengantar
Ketika kita
membuat sebuah halaman web, entah itu ber-extensi .php ataupun .html, .htm, dan
sebagainya, muncul pertanyaan. Apakah semua web browser bisa menampilkan layout
yang sama? Tentu saja tidak, terkadang ketika membuka dengan Internet Explorer
versi 7 dibandingkan dengan Mozzilla Firefox ada beberapa perbedaan. Hal
tersebut dikarenakan perubahan-perubahan yang terjadi pada standarisasi tag
(X)HTML sangat drastis sehingga sulit untuk menentukan tag yang mana sudah
tidak valid dan tag mana yang masih valid. Untuk itu didirikan sebuah
organisasi yang mengatur tentang standarisasi juga memvalidasi sebuah halaman
web. Informasi lebih lanjut kunjungi http://www.w3c.org.
W3C juga menyediakan alat validasi
(http://validator.w3c.org). Ada banyak
macam yang disediakan untuk proses ini, ada tipe validasi berdasarkan tag XHTML
1.0, untuk Mobile-View, dsb. Ketika dokumen anda dinyatakan valid oleh W3C,
dokumen anda akan diambil sebagian tag-nya kemudian akan dipasangkan dengan
icon dibawah ini :

Figure SEQ Figure \* ARABIC 1 : W3C Valid
Anda kemudian bisa meng-copy-nya ke blog atapun halaman web
anda untuk memberitahu kepada pengunjung bahwa anda telah lulus validasi W3C.
Cara Menggunakan Validator W3C
Pertama-tama
siapkan halaman web anda yang ingin divalidasi, kemudian pastikan
komputer/laptop anda ada koneksi internetnya. Buka browser anda dan ketikan di
Address bar : http://validator.W3C.org
tetapi jika dokumen yang ingin di cek sudah tercampur dengan CSS Layouting
(baik embedded, In-Line atau dengan Link) sebaiknya gunakan mesin validasi CSS,
yaitu ketikan saja pada Address bar browser anda : http://jigsaw.w3.org/css-validator.
Kemudian anda akan langsung melihat halaman validasinya. Pada halaman tersebut
tersedia 3 pilihan yaitu : "Validate by URL", "Validate by File Upload" dan
"Validate by Direct Input".
Secara default kita langsung
diarahkan ke page "Validate By URL" yang mana kita bisa memvalidasi dengan cara
Direct Link.

Figure SEQ Figure \* ARABIC 2 : Validator W3C
Validate by URL
Pilihan pertama yaitu "Validate by
URL" berarti kita memvalidasi halaman dengan cara mengetikkan URL halaman web
yang sudah ada. Contoh : kita ingin megecek valid atau tidak halaman web
www2.ukdw.ac.id. Untuk itu langsung saja diketikkan di textbox yang tersedia http://www2.ukdw.ac.id kemudian klik tombol
Check. Hasilnya akan keluar setelah beberapa saat.

Figure SEQ Figure \* ARABIC 3 : Validasi dengan URL
Untuk pengecekan yang lebih
spesifik, misalnya menentukan apakah dokumen kita sudah memenuhi standar XHTML
Strict 1.0 atau belum, karena secara default validator akan mengecek header
dari halaman web untuk menentukan aturannya. Klik pada Spoiler "More Options".

Figure SEQ Figure \* ARABIC 4 : Memilih Tipe Dokumen
Kemudian klik pada combo box
"Document Type", setelah itu akan muncul daftar-daftar tipe dokumen, pilihlah
yang sesuai dengan tipe dokumen yang dibuat.

Figure SEQ Figure \* ARABIC 5 : Tipe Dokumen
Validate by File Upload
Pilihan kedua yaitu "Validate by
File Upload" yang mana kita harus meng-upload file yang ingin kita cek. Untuk
mengupload file langsung saja klik pada tombol Browse kemudian pilih file yang
ingin anda cek dari drive anda.

Figure SEQ Figure \* ARABIC 6 : Validasi dengan Upload File
Setelah memilih File yang ingin di
Upload langsung saja klik pada tombol Check untuk langsung mengecek valid atau
tidak file yang anda buat.
Setelah dicek, mesin validasi akan
memberitahu anda apakah file yang anda Upload benar-benar sudah mengikuti
aturan standar W3C atau belum. Jika belum maka mesin validasi akan memberitahu
anda letak kesalahan anda dimana juga pembenarannya seperti apa (terkadang
detailnya tidak tepat, untuk itu perlu di cerna lagi hasil error detailnya).
Untuk melihat penjelasan lebih detail tentang kesalahan-kesalahannya klik
"Validation Output".

Figure SEQ Figure \* ARABIC 7 : Kesalahan pada Dokumen

Figure SEQ Figure \* ARABIC 8 : Error Detail
Validation by Direct Input
Di halaman ini, mesin validasi akan
langsung mengecek kesalahan yang ada pada textarea yang telah disediakan. Untuk
itu kita langsung saja menuliskan kode HTML yang ingin di validasi. Kemudian
klik tombol Check.

Figure SEQ Figure \* ARABIC 9 : Validasi dengan Inputan
Langsung
Dokumen Valid
Setelah
anda menggunakan mesin validasi di W3C, dan ternyata dokumen anda lulus. Anda
akan diberi tag HTML untuk menampilkan icon bahwa dokumen ini telah lulus
validasi W3C. Tag ini bisa anda pasang ke halaman blog ataupun website anda
untuk memberitahu kepada pengunjung bahwa penulisan dan pembuatan halaman web
anda telah lulus validasi W3C.
Figure SEQ Figure \* ARABIC 10 : Dokumen yang Valid
NB : ada dua pilihan untuk mesin validasi, untuk dokumen
tanpa CSS Layouting gunakan validator.W3C.org, sedangkan untuk dokumen yang
menggunakan CSS Layouting gunakan jigsaw.W3C.org/css-validator.
Posted
Dec 06 2009, 03:05 PM
by
Arvid Theodorus