Global Azure Boot camp 2017 + Free ebook

Cover azure bootcamp

Global Azure Boot Camp merupakan event rutin yang dilaksanakan setiap tahun secara serentak di banyak negara. Dan tahun 2017 ini, dilaksanakan pada 22 April di 252 lokasi seluruh dunia. Di Indonesia sendiri ada 5 kota yang berpartisipasi, yaitu:

  • Bandung
  • Batam
  • Jakarta
  • Purwokerto
  • YogyakartaAzure BootCamp2017

Terimakasih Kepada Pak Aprizon dan MUGI yang telah memberikan kesempatan bagi saya membawakan salah satu sesi pada event Global Azure Boot Camp Jakarta. pada event ini saya membawakan topik “Architect total secure Azure IaaS Environment”. saya lengkapi juga dengan ebook gratis yang berisi info dan panduan lengkap dari apa yang dibahas di sesi saya, silahkan didownload disini atau klik gambar:

Cover azure bootcamp .png

Mohon kritik dan sarannya tentang ebook ini agar saya bisa memberikan karya yang lebih baik lagi

Berikut adalah dokumentasi dari event Global Azure Boot Camp 2017 – Jakarta yang dihadiri kurang lebih 50 orang:

18010701_10212344003770735_2186290471259512951_n18034151_10212344002890713_5470901148985766032_n18056887_10212344002730709_3373076375429185151_n18058011_10212344005370775_6768611114419700731_n

17990686_10212344003130719_4885680384615719401_n18010727_10212344006210796_1255100538321599842_n

Mainstream Support untuk Windows Azure Pack berakhir pada July 2017

Berdasarkan Microsoft product support lifecycle (https://support.microsoft.com/en-us/lifecycle/search), mainstream support untuk Windows azure pack yang running diatas Windows Server 2012 akan berakhir pada 11 july 2017.

End of support berarti setelah tanggal tersebut Microsoft tidak lagi menyediakan automatic fixes, updates, atau online technical assistance. Ini waktunya kita perlu memastikan update yg terinstal dalam PC, dan system yang kita bangun memiliki update dan service pak terakhir. Tanpa security update PC dan system kita akan rentan terhadap virus, spyware dan software berbahaya lainnya yang dapat mencuri informasi Pribadi kita.

WAP Support01

Namun tidak perlu khawatir karna Windows Azure Pack yang berjalan diatas Windows Server 2016 akan disupport sampai Januari 2022, ini berarti perjalan WAP masih sangat panjang kita masih dapat update atau mungkin tambahan fitur baru yang disesuaikan dengan Windows Server 2016.

Perbedaan untuk Mainstream Support dan Extended Support dapat dilihat dari table dibawah:

WAP Support02

What’s New in Hyper-V 2016 – Updated Features

Hyper-V Manager improvements (updated)

  • Mendukung credential alternatif

Sekarang kita bisa menggunakan credential (username, password) yang berbeda untuk terkoneksi secara remote ke Windows Server atau Windows 10 Hyper-V.

  • Mengatur versi sebelumnya

Dengan menggunakan Hyper-V Manager di Windows Server 2016 dan Windows 10, kita bisa mengatur computer atau host yang menggunakan OS Windows Server 2012, 2012 R2, Windows 8, 8.

  • Updated management protocol

Hyper-V manager sekarang berkomunikasi dengan host secara remote menggunakan protokol WS-MAN.

WS2016 Updated Features - Hyper-V Manager

Integration Services delivered through windows update (updated)

Hyper-V integration Service atau sering disebut juga integration components memungkinkan Virtual Machine untuk berkomunikasi dengan Host-nya, contohnya service untuk guest file copy, dan juga time synchronization. Pada Windows Server 2016 Integration Service dan updatenya bisa dikirimkan melalui Windows Update.

More memory and processors for Generation 2 Virtual Machine & Hyper-V Host (updated)

Dimulai dari Gen2 VM versi 8, Virtual Machine mengalami peningkatan kapasitas untuk memory dan virtual processor yang bisa digunakan. Dimana penigkatannya adalah:

  • Memory meningkat 6x lipat
  • Kapasitas logical processor naik hampir 2/3
  • Memory support per VM meningkat 12x lipat
  • Virtual Processor per VM meningkat 3.75x lipat

WS2016 Updated Feature - More Memory & Core

Shared Virtual Hard Disk (updated)

Shared Virtual Hard Disk pertama kali diperkenalkan pada Windows Server 2012 R2, yang fungsinya satu VHD dipakai oleh banyak VM. Fitur ini sangat berguna untuk configurasi cluster, dan di Windows Server 2016 fitur ini disempurnakan dengan penambahan:

  • Host Based Backup dari file-file Shared VHDX
  • Merubah ukuran (dibesarkan dan dikecilkan) VHDX tanpa downtime
  • File-file Shared VHDX disupport fitur Hyper-V replica
  • File-file Shared VHDX sekarang mempunyai disimpan dalam format .vhds

WS2016 Updated Features - Shared VHDX

Storage Quality of Service (QoS) (updated)

Storage QoS diperkenalkan pada Windows Server 2012 R2 Untuk mengatur prioritas performa dari Virtual Machine, namun hanya bisa dikonfigurasi per satu VHD. Pada Windows Server 2016 fitur ini ditingkatkan untuk pengaturan banyak VHD sekaligus menggunakan konsep Scale-Out file server. Peforma storage akan secara otomatis disesuaikan untuk memenuhi policy yang telah diatur.

Virtual Machine configuration file format (updated)

Pada Windows 2016 file konfigurasi VM menggunakan format baru yang membuat konfigurasi pembacaan dan penulisan data makin efisien. Formati ini juga menurunkan kemungkinan data korup bila terjadi kerusakan pada storage. Ekstensi file yang baru adalah:

  • .vmcx untuk file data konfigurasi VM
  • .vmrs untuk file data runtime state

WS2016 Updated Features - VM Configuration File

Virtual Machine configuration version (updated)

Versi Virtual Machine mewakili kompatibilitas konfigurasi VM, saved state, dan file snapshot dengan versi dari Hyper-V. VM dengan versi 5 akan kompatible dengan Windows Server 2012R2 dan juga bisa dijalankan di Win Server 2012 R2 maupun Win Server 2016. Tetapi Versi VM yang ada di Win Server 2016 tidak akan bisa berjalan di Win Server 2012 R2.

Pertimbangan yang perlu dipikirkan untuk versi VM adalah:

  • Setelah melakukan update untuk versi dari VM, kita tidak bisa memindahkan VM tersebut ke Win Server 2012 R2.
  • Konfigurasi VM tidak bisa di-downgrade ke versi sebelumnya.
  • Perintah cmdlet untuk Update-VMVersion akan diblok pada Hyper-V Cluster yang level funesionalnya adalah Win Server 2012 R2.

WS2016 Updated Features - VM Version

Daftar Pustaka:

https://technet.microsoft.com/en-us/windows-server-docs/compute/hyper-v/what-s-new-in-hyper-v-on-windows

http://www.thomasmaurer.ch/2015/05/whats-new-in-windows-server-2016-hyper-v/

http://techgenix.com/hyper-v-windows-server-2016/

http://www.tech-coffee.net/storage-quality-service-windows-server-2016/

What’s New in Hyper-V 2016 – New Features

Scale:

WS2016 New Feature - Scale

Untuk kapasitas Ada peningkatan secara signifikan pada Windows Server 2016 bila dibandingkan Windows Server 2012 R2:

  • Memory meningkat 6x lipat
  • Kapasitas logical processor naik hampir 2/3
  • Memory support per VM meningkat 12x lipat
  • Virtual Processor per VM meningkat 3.75x lipat 

Fitur Baru Windows Server Hyper-V 2016:

Discrete device assignment (new)

Pada Windows Server 2016, VM bisa menggunakan perangkat PCIe pada host secara langsung tanpa melalui platform virtualisasi, yang akan meningkatkan performa VM. Fitur ini bisa digunakan untuk perangkat PCIe berikut:

  • Graphics Adapter
  • NVMe SSD Drives 

Encryption support for the operating system disk in generation 1 virtual machines (new)

Sekarang kita bisa melindungi system disk menggunakan enkripsi drive Bitlocker pada VM gen 1. Fitur baru di Hyper-V, Key Storage akan membuat drive tersendiri untuk menyimpan Key dari drive system Bitlocker. Tidak seperti fitur virtual TPM (Trusted Platform Module) yang hanya ada di VM Gen2, untuk men-dekripsi disknya VM harus menjadi bagian dari guarded fabric atau memiliki private key dari salah satu VM guardian. Key Storage memerlukan VM versi 8. 

Host resource protection (new)

Dengan bantuan fitur ini, VM tidak lagi bisa menggunakan resouce melebihi dari yang sudah ditentukan. VM yang ada akan dimonitor untuk aktifitas yang melebihi batasan, dan bila ada salah satu VM yang memakai resouce melebihi batasnya maka akan dipaksa untuk tetap pada garis batas yang telah ditentukan. Hal ini dilakukan agar VM lain yang ada didalam Host tidak terpengaruh.

Hot add and remove network adapters and memory (new)

Dengan Windows Server Hyper-V 2016, sekarang kita bisa menambahkan atau menghilangkan network adapter, tanpa adanya downtime. Fitur ini bisa dilakukan pada VM gen 2 yang menjalankan OS linux ataupun windows. WS2016 New Feature - Hot add network

Hot add and decrease memory (new)

Pada Windows Server 2012 R2 pada saat VM dalam keadaan hidup kita hanya bisa mengurangi jumlah minimum memory dan menambahkan jumlah maximum memory dari VM yang menggunakan konfigurasi Dynamic Memory.

Tetapi pada Windows Server 2016 kita bisa menambahkan dan mengurangi jumlah memory pada saat vm power on, walaupun menggunakan static memory dan dynamic memory.

WS2016 New Feature - Hot add Memory

Linux Secure Boot (new)

Sekarang Windows Server Hyper-V 2016 mendukung Secure Boot untuk VM Gen2 Linux dengan edisi:

  • Ubuntu 14.04 and later
  • SUSE Linux Enterprise Server 12 and later
  • Red Hat Enterprise Linux 7.0 and later
  • CentOS 7.0 and later

Untuk mengaktifkan Linux Secure boot, sebelum VM boot untuk pertama kali kita harus melakukan konfigurasi Microsoft UEFI Certificate Authority. Ini bisa dilakukan melalui Hyper-V manager atau powershell dengan command:

Set-VMFirmware vmname -SecureBootTemplate MicrosoftUEFICertificateAuthority

WS2016 New Feature - Secure Boot

Nested virtualization (new)

Fitur ini memungkinkan kita untuk membuat VM didalam VM yang ada pada host Hyper-V 2016, sangat berguna untuk skenario development dan testing. Untuk menjalankan fitur ini paling tidak kita membutuhkan:

  • Windows Server 2016 atau windows 10 yang diinstal pada server host
  • Processor dengan Intel VT-x (saat ini nested virtualization hanya tersedia pada processor Intel)

WS2016 New Feature - Nested Virtualization

Networking features (new)

Fitur Networking yang baru meliputi:

  • Remote direct memory access (RDMA) and switch embedded teaming (SET).

Pada windows Server Hyper-V 2016 kita bisa melakukan konfigurasi RDMA pada Network adapter yang terhubung ke Hyper-V virtual switch, terlepas dari digunakanya SET atau tidak. Fitur SET memungkinkan virtual switch dikonfigurasi seperti kemampuan NIC teaming.

  • Virtual machine multi queues (VMMQ).

Meningkatkan throughput VMQ dengan alokasi antrian perangkat secara multiple per VM. Antrian default akan menjadi beberapa antrian untuk beberapa VM, dan trafic akan terbagi diantara antrian tersebut.

  • Quality of service (QoS) for software-defined networks.

Mengatur trafic network yang melewati virtual switch dengan batasan bandwith yang tersedia

Production checkpoints (new)

Pada Windows Server Hyper-V 2016 checkpoint mendukung sepenuhnya skenario produksi, dimana sekarang backup akan dilakukan didalam VM menggunakan VSS (Volume Snapshot Service) bukan fitur saved state seperti pada edisi sebelumnya. Ini berarti untuk merestore check point sama seperti melakukan restore system dari backup. Production Checkpoint akan diaktifkan secara default, tetapi bisa dirubah ke fitur sebelumnya bila dibutuhkan. Perlu menjadi pertimbangan bila menggunakan checkpoint, semakin banyak check point yang dibuat maka akan semakin banyak file .avdx yang ada. WS2016 New Feature - Production Checkpoint

Rolling Hyper-V Cluster upgrade (new)

Dengan fitur baru ini akhirnya kita bisa melakukan upgrade cluster Hyper-V dari Windows Server 2012 R2 ke Windows Server 2016 tanpa downtime dan tanpa tambahan hardware dan ada juga fasilitas tambahan untuk roll-bak dengan secara aman bila diperlukan.

Untuk melakukan upgrade pada edisi sebelumnya, Windows Server 2012 R2 kita harus membuat cluster baru dengan tambahan hardware kemudian melakukan live migration kedalam cluster baru, kemudian cluster lama bisa diupgrade. Bila dibandingkan proses upgrade dengan Windows Server 2016 Hyper-V Cluster akan sangat effisien dan memberikan ketenangan.

Shielded virtual machines (new)

Shielded virtual machine menggunakan beberapa fitur untuk melindungi VM dari malware yang berusaha memodifikasi dan mencuri data dari dalam VM. Dengan Shielded VM data dan kondisi VM dienkripsi, Hyper-V admin tidak bisa melihat output video di Hyper-V manager, VM bisa dibatasi untuk jalan hanya di Host yang dikenali.

Start order priority for clustered virtual machines (new)

Fitur ini memberikan kita control untuk memilih VM mana didalam cluster yang dinyalakan atau restart terlebih dahulu. Ini memudahkan kita untuk mengatur VM dinyalakan sesuai dengan urutan service yang dibutuhkan. Contohnya VM domain controller perlu dinyalakan sebelum VM Exhcnage Server.

Virtualization-based security for generation 2 virtual machines (new)

Fitur keamanan baru untuk VM Gen2 yaitu Device Guard dan Creadential Guard, meningkatkan perlindungan di OS terhadap malware. Virtualization-based security tersedia untuk Gen2 VM mulai dengan versi 8.

Windows Containers (new)

Windows Server 2016 Container memungkinkan banyak aplikasi dijalankan bersamaan sekaligus secara terisolasi didalam satu Computer. Container cepat untuk dibuat dan selain portabel, juga sangat mudah dirubah ukurannya.

Ada dua tipe container yang tersedia yaitu:

  • Windows Server Container, mengisolasi namespace dan proses.
  • Hyper-V Container, menggunakan VM light-weight untuk tiap container

Fitur-fitur penting container adalah:

  • Support website dan aplikasi menggunakan HTTPS
  • Nano Server bisa meng-host Window Server Container maupun Hyper-V Container
  • Kemampuan untuk mengatur data melalui shared folder container
  • Kemampuan untuk membatasi resources container

Windows PowerShell Direct (new)

Fitur baru ini memungkinkan kita untuk menjalankan Command PowerShell didalam VM dari Host. Windows PowerShell Direct berjalan antara host dan VM tanpa diperlukan koneksi atau persyaratan firewall. Windows PowerShell Direct merupakan alternatif yang bisa digunakan Hyper-V admin dalam mengatur konfigurasi VM, selain tools:

  • Remote management tools such as PowerShell or Remote Desktop
  • Hyper-V Virtual Machine Connection (VMConnect)

Daftar Pustaka:

https://technet.microsoft.com/en-us/windows-server-docs/get-started/windows-server-2016

https://technet.microsoft.com/en-us/windows-server-docs/compute/hyper-v/what-s-new-in-hyper-v-on-windows

http://www.thomasmaurer.ch/2015/05/whats-new-in-windows-server-2016-hyper-v/

https://en.wikipedia.org/wiki/Windows_Server_2016

Halo dunia!

Akhirnya bisa bergabung di Microsoft User Group Indonesia. Ini adalah tulisan pertama saya di blog komunitas ini yang secara otomatis di-generate oleh sistem sebagai penyemangat untuk mulai dan terus menulis. Saya berharap dapat berkontribusi lebih dan menebarkan manfaat untuk komunitas ini. Salam kenal semua! 🙂