Storage Space Direct – Configuration Part1

Storage Space Direct configuration Topology:

S2D ConfigurationTopology V1.0.png

Storage Space Direct Configuration Steps:
  1. Join Domain – Part1
  2. Install Failover Cluster – Part1
  3. Create Cluster – Part1
  4. Configure Quorum Witness – Part1
  5. Enable Storage Space Direct – Part2
  6. Create Virtual Disk – Part2
  7. Create Volume – Part2
  8. Testing – Part2

1. Join Domain

1. Tahapan awal yang perlu dilakukan sebelum konfigurasi adalah memastikan semua mesin yang digunakan sudah tergabung ke dalam domain. Ini bisa dicek melalui server manager, bila belum tergabung domain kita klik Workgroup

01 JoinDomain01

2. Pada halaman System properties > Computer Name, kita klik Change

01 JoinDomain02

3. Kemudian masukkan nama domain yg dituju dan klik OK

01 JoinDomain03

4. Setelah itu kita akan diminta untuk memasukkan credential, masukkan username dan password yg dibutuhkan, dan klik next

01 JoinDomain04

5. Bila proses join domain berhasil, akan muncul pesan “Welcome”

01 JoinDomain05

6. Setelah itu kita akan diminta restart, klik Restart Now untuk melakukan restart

01 JoinDomain06

7. Setelah restart, kita bisa login ke domain menggunakan username yang sesuai

01 JoinDomain08

2. Install Failover Cluster

1. Langkah selanjutnya yg perlu dilakukan adalah melakukan installasi Failover Cluster, ini bisa dilakukan melalui Server Manager dan klik Add roles and features

03 InstalCluster01

2. Setelah wizard Add Roles and Features muncul, kita klik next pada halaman Before You Begin. Selanjutnya pada halaman Instalation Type kita pilih “Role-based or feature based installation”, dan klik next

03 InstalCluster02

3. Kemudian kita pilih server yang akan diaktifkan fitur Failover Cluster, dan klik next

03 InstalCluster03

4. Pada halaman Server Roles, kita klik next untuk melanjutkan

03 InstalCluster04

5. Selanjutnya kita isi checkbox Failover cluster untuk mengaktifkan fitur tersebut

03 InstalCluster05

6. Secara default akan diaktifkan juga fitur-fitur yang dibutuhkan oleh Failover Cluster, kita klik Add Features untuk melanjutkan proses

03 InstalCluster06

7. Pada halaman Confirmation, cek kembali informasi yang telah dimasukkan sebelumnya kemudian klik Install untuk memulai proses installasi Failover Cluster

03 InstalCluster07

8. Proses installasi akan terlihat seperti gambar berikut

03 InstalCluster08

9. Setelah installasi berhasil, kita klik Close untuk mengakhiri proses

03 InstalCluster09

10. Untuk melakukan konfigurasi Failover Cluter kita menggunakan Failover Cluster Manager, yang bisa diakses melalui Server Manager > Tools

03 InstalCluster10

11. Tampilan Failover Cluster Manager akan terlihat seperti gambar berikut

03 InstalCluster11

3. Create Cluster

1. Setelah Installasi berhasil, kita bisa mulai membuat cluster baru. Ini bisa dilakukan dengan klik kanan pada Failover Cluster Manager, dan klik Create Cluster

04 CreateCluster01

2. Pada halaman Before You Begin di Wizard Create Cluster, kita klik next untuk melanjutkan

04 CreateCluster02

3. Selanjutnya kita pilih server mana saja yang akan digabungkan ke dalam cluster, dan klik Next

04 CreateCluster03

4. Pada halaman Validation Warning, kita pilih “Yes” untuk melakukan validasi dari server yang dipilih sebelumnya. Kemudian klik next untuk membuka wizard Validate a Configuration

04 CreateCluster04

5. Setelah wizard muncul, pada halaman Before You Begin kita klik next untuk melanjutkan

04 CreateCluster05

6. Selanjutnya kita pilih “Run all tests”, dan klik next

04 CreateCluster06

7. Pada halaman Confirmation, cek kembali informasi yang telah dimasukkan kemudian klik next

04 CreateCluster07

8. Proses validasi akan terlihat seperti gambar berikut

04 CreateCluster08

9. Setelah proses validasi berhasil dilakukan, hasilnya akan terlihat seperti gambar berikut

04 CreateCluster09

10. Pada halaman Access Point for Administering Cluster, kita masukkan nama cluster dan IP yang akan digunakan. Kemudian klik next

04 CreateCluster10

11. Selanjutnya di halaman Confirmation kita cek kembali informasi yang telah dimasukkan, dan klik next untuk mulai proses pembuatan cluster

04 CreateCluster11

12. Prosesnya akan terlihat seperti gambar berikut

04 CreateCluster12

13. Setelah Cluster baru berhasil dibuat, kita bisa melihat laporannya pada tombol View Report.

04 CreateCluster13

14. Hasilnya Cluster baru akan muncul pada Failover Cluster Manager di bagian Nodes

04 CreateCluster14

4. Configure Quorum witness

1. Tahapan berikutnya adalah melakukan konfigurasi Cluster Quorum. Konfigurasi ini bisa dilakukan melalui Failover Cluster Manager, klik kanan pada cluster dan pilih More Action > Configure Custer Quorum Settings

04.1 ConfigureQuorum01

2. Setelah Wizard Configure Cluster Quorum muncul, kita klik next untuk melanjutkan

04.1 ConfigureQuorum02

3. Pada Halaman Select Quorum Configuration Option, kita pilih “Select Quorum witness”. Kemudian klik next

04.1 ConfigureQuorum03

4. Selanjutnya kita pilih “Configure a file share witness”, dan klik next

04.1 ConfigureQuorum04

5. Setelah itu pilih server dan shared folder yang akan digunakan

04.1 ConfigureQuorum05

6. Bila alamat file server sudah benar, kita klik next untuk melanjutkan

04.1 ConfigureQuorum06

7. Pada halaman Confirmation, cek kembali informasi yang sudah dimasukkan dan klik next

04.1 ConfigureQuorum07

8. Setelah Cluster Quorum berhasil dikonfigurasi, kita klik finish untuk menutup wizard

04.1 ConfigureQuorum08

Konfigurasi akan dilanjutkan di Storage Space Direct – Configuration Part2

Bila membutuhkan infomasi lebih lanjut mengenai Storage Space Direct, silahkan menghubungi info@Gulver.id atau 081311 268 268

Blog ini juga tersedia di:
http://gulver.id/blog/
http://hyper-v.id
http://mugi.or.id/leonardoirawan/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *