Pengenalan Test Driven Development

Test Driven Development (TDD) bagi saya merupakan sebuah metodologi mengembangkan baris program dengan berlandaskan Test sebagai kunci utama dalam proses pengembangan tersebut. Mengapa TDD menjadi penting? Buat saya pribadi adalah dengan menjadikan Test sebagai acuan, kita dapat mereduksi kesalahan-kesalahan dalam mengembangkan sebuah program aplikasi, membantu kita dalam melakukan refactoring, dan masih banyak manfaat lainnya.

Pada dasarnya, setiap kali kita membuat sebuah program ada tiga proses yang harus kita perhatikan dan pasti kita lakukan: Input – Process – Output. Jadi pada dasarnya setelah kita mengembangkan aplikasi, kita akan melakukan test dengan cara memasukan data-data yang dibutuhkan, lalu melakukan test terhadap fungsi yang kita buat, dan mencocokan hasil output-nya apakah sesuai ekspektasi kita atau tidak.

Pada TDD pun kita melakukan hal tersebut. Bedanya kita melakukannya dengan menggunakan baris program. Tahapan-nya pun dibagi menjadi tiga bagian: Red – Green – Refactor. Untuk mempermudah penjelasannya, kita akan membuat sebuah program penambahan sederhana untuk menjelaskan tahapan-tahapan TDD.

Buatlah 2 buat project dengan nama TDD, dan TDD.Test. Pada project TDD.Test kita akan merefrensikan project TDD dan jangan lupa untuk menambahkan Micorsoft.VisualStudio.QualityTools.UnitTestFramework (dll ini adalah dll Test default Micorsoft. Anda bisa mengganti-nya dengan xunit, nunit, dsb).

Continue reading “Pengenalan Test Driven Development”